Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Avengers: Age of Ultron (2015)

 

 
Overview
 

Genre: , ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted April 23, 2015 by

 
Full Article
 
 

AvengersAgeOfUltron-Poster

Critics Review: ★★★1/2 (8 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★1/2 (19 reviews)

SYNOPSIS

Ketika Tony Stark mencoba untuk memulai kembali sebuah program penjaga perdamaian yang terhenti, keadaan menjadi kacau dan para pahlawan terkuat Bumi, termasuk Iron Man, Captain America, Thor, The Incredible Hulk, Black Widow, serta Hawkeye dihadapkan pada ujian berbahaya dengan nasib planet ini sebagai taruhannya. Ketika Ultron yang jahat muncul, kini hanya The Avengers saja yang dapat menghentikannya dari pelaksanaan rencana mengerikannya, dan persekutuan-persekutuan baru serta aksi yang tidak terduga membuka jalan untuk sebuah petualangan global.

 

When Tony Stark tries to jumpstart a dormant peacekeeping program, things go awry and Earth’s Mightiest Heroes, including Iron Man, Captain America, Thor, The Incredible Hulk, Black Widow and Hawkeye, are put to the ultimate test as the fate of the planet hangs in the balance. As the villainous Ultron emerges, it is up to The Avengers to stop him from enacting his terrible plans, and soon uneasy alliances and unexpected action pave the way for a global adventure.

General Information

Director: Joss Whedon
Scriptwriter: Joss Whedon
Cast: Robert Downey, Jr., Chris Evans, Chris Hemsworth, James Spader, Scarlett Johansson, Mark Ruffalo, Jeremy Renner
Running Time: 141 minutes
Release Date: 22 April 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

Joss Whedon memang sukses menambah dosis aksi serta kehancuran di sana-sini dalam balutan spesial efek yang tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Yang kemudian menjadi catatan adalah konflik personal para superhero. Hal itu muncul ke permukaan namun tidak bisa fokus dan mampu dikembangkan dengan lancar. Hal ini terasa pada pertengahan cerita yang membuat instalment ke sebelas Marvel Cinematic Universe tersebut terasa begitu sesak dan berjalan lamban. Rating: ★★★1/2

AMANDA AAYUSYA (All Film Magazine)

Bigger, yes. Better, maybe. Tapi siapa yang akan mengeluh diberikan hiburan seru oleh Marvel? Nikmati dengan popcorn, plus tonton Agents of SHIELD di TV untuk adegan tie-in. Musim panasmu lengkap. (taken from print edition #65) Rating: ★★★★

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Seandainya Whedon mau menghilangkan beberapa plot pendukung yang kurang esensial dan memilih untuk mengembangkan konflik utama film dengan lebih tajam, Avengers: Age of Ultron mungkin mampu hadir menyaingi kualitas penceritaan The Avengers – meskipun dengan nada penceritaan yang tetap hadir lebih kelam dan serius. Avengers: Age of Ultron tetap mampu memberikan beberapa momen khas film-film karya Marvel Studios yang akan dapat dinikmati penggemarnya. Namun lebih dari itu, film ini terasa dibebani terlalu banyak konflik yang akhirnya justru membuatnya gagal untuk berkembang dengan penceritaan yang lebih baik. Rating: ★★★

CANDRA ADITYA (Detik)

Satu-satunya yang membuat film ini kurang semenghentak film pertamanya adalah faktor penjahatnya. Dalam rumus film superhero, penjahat yang gila = film yang bagus. ‘The Dark Knight’ mendapatkan kejayaan karena Heath Ledger berhasil menjadikan Joker sebagai karakter antagonis yang tidak hanya membuat si Batman ketakutan tapi juga para penonton menutupi wajah. Dalam film ini, meskipun Ultron digambarkan begitu digdaya, si penjahat terlihat kurang menantang dan kurang berkharisma. Rating: ★★★

FARIZ BUDIMAN (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★★★

RATNA DEWI (JalanTikus.com)

NA. Rating: ★★★★

REINO EZRA ANRETI (Muvila)

Age of Ultron jelas bukan film buruk, mengecewakan pun tidak. Film ini hanya belum sanggup memenuhi ekspektasi yang telanjur sangat tinggi sejak kesuksesan The Avengers pertama dan film-film Marvel lain. Mungkin belum sampai mencengangkan, tapi paling tidak film ini masih bisa menyajikan hiburan sepanjang 2 jam 20 menit yang juga tidak terasa terlalu panjang. Rating: ★★★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

Joss sejujurnya, masih berpijak pada formula klasik menjaga ketegangan dari awal hingga akhir dan setia pada gaya kelakar film-film Marvel pada umumnya. Yang membuat film ini mengasyikkan, efek visual dan permainan tata suara yang membuat kita (kalau bisa) jangan sampai berkedip. Sebagai sebuah hiburan, jilid kedua The Avengers menyuguhkan warna keasyikan berbeda dari jilid terdahulu. Rating: ★★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

ARBAN KHOIRI (Layar Tancep)

Sebagai sebuah film standalone, Avengers: Age of Ultron merupakan sebuah film yang menyenangkan dan sangat menghibur untuk diikuti. Sebagai sebuah bagian dari Marvel Cinematic Universe, film ini adalah kunci penting bagi pengembangan karakter dan kisah di semesta film Marvel. Film ini memang terasa lebih tenang jika dibandingkan film pertamanya. Namun pembawaan tenang itu justru menjadikan film ini film yang lebih baik, lebih besar, dan lebih memuaskan. Rating: ★★★★

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

While others still try to accomplish wonders, Marvel already overcome it. Now they’re in the stage of uprising wonders, and for that, ‘Age of Ultron’ soars! Rating: ★★★★

DIAKSA ADHISTRA (Mokino)

Whedon berhasil (lagi), mix kelam, drama, dan action-nya dapet banget. Hail Scarlet Witch! Rating: ★★★★

DJAY (So-Called Reviewer)

It might be advantageous to me, that I never saw the trailer even once. Avengers 2 is still enjoyable. And for me, it is not fair if you compare between the first movie and this one. This movie has its own entertaining point. Rating: ★★★1/2

DYSAN ISMI AUFAR (Movie Madness)

Ini adalah sebuah film yang dark and gritty yet entertaining dan menurut gue pribadi adalah film layar lebar terbaik dari rangkaian MCU bersama dengan Captain America: The Winter Soldier dan Guardians of the Galaxy. Rating: ★★★★1/4

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

Joss Whedon takes Avengers: Age of Ultron to a whole new direction. It is bigger, better, darker, and more exciting than its predecessor. And finally. There’s some (surprising) human drama that’s totally missing from the 1st Avengers. It may drag the movie a bit for non-fans. Rating: ★★★★★

ERLITA PUTRANTI (It Caught My Eyes)

Age of Ultron did fell a bit short to my expectation because I admittedly expected more of both deeper narrative and action. But for all it’s worth, it were a good fun that calls for a second (and probably third, but not in the cinema) watching. It lay down the foundation for more events in the future – Civil War, Ragnarok, and most importantly Infinity War, with even a little possibility of a connection with Guardians of the Galaxy. While it does not change the fact that it is a body count over narrative kind of movie, it is one that could hold it’s own. Rating: ★★★1/2

HARIS FADLI PASARIBU (Tales from Motion Sickness)

If you love the first, you’ll probably end up loving this too. Alas, there’s not so much to offer. Still the same old tiring formula. Cool action, boring (muddling) drama. There’s some fascinating new characters, yet so underdeveloped they’re barely helpful. Rating: ★★★

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

Ya, ini masih The Avengers yang sama seperti yang kamu lihat 2012 lalu, malah bisa dibilang tidak ada yang benar-benar baru dipresentasi garapan Whedon meski sebenarnya dengan dukungan premis bagus, dan kehadiran lebih banyak sub-plot dan karakter menarik, Age of Ultron punya potensi untuk bisa menyaingi atau mungkin melebihi pendahulunya. Ya, memang sulit melangkahi batasan yang sudah begitu tinggi yang dibuat The Avengers, Age of Ultron mungkin akan sedikit mengecewakan, khususnya buat mereka yang telah memasang ekspektasi setinggi langit sebelumnya. Still, ini adalah sajian superhero dahsyat yang sangat menghibur. Rating: ★★★1/2

JANITRA EZRA (Anak Film)

Age of Ultron adalah sebuah film yang jauh lebih emosional dan kelam dibanding The Avengers. Dengan mengangkat tema utama tentang ketakutan tiap karakternya, Age of Ultron mungkin berhasil memberikan eksplorasi lebih dalam, namun gagal mengikuti kontinuitas runut yang tentunya diharapkan oleh seseorang yang mengikuti 10 film sebelumnya. Rating: ★★★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

NA. Rating: ★★★1/2

LEE CHANDRA (MovSic)

The Avengers AoU has terrific action scenes but cant cope with the complex storyline and forgettable villain. Rating: ★★★

LUTHFI PRASETYA PUTRA (Review Luthfi)

Age of Ultron masih merupakan film yang menghibur. Penuh dengan aksi-aksi yang menyenangkan untuk ditonton serta dipenuhi oleh humor-humor lucu yang tidak pernah terasa akan habisnya. Di film ini Whedon mencoba menggali karakter-karakter yang ada dan tidak lupa juga memberikan sentuhan yang menarik, terutama di dinamika hubungan antara Hulk dengan Black Widow. Meski terasa overcrowded dan terseret-seret, film ini masih memuaskan. Good job, Whedon! Rating: ★★★★

RASYID HARRY (Movfreak)

Age of Ultron bukan epic massive. Bukan pula blockbuster bintang lima seperti yang saya harapkan. Fans akan terhibur meski penonton awam mungkin tidak mengerti beberapa referensi serta sempat bosan oleh selipan drama yang kental di pertengahan.Tapi dengan karakter dan cerita sebanyak itu, fakta bahwa film ini tidak berantakan bahkan sangat menghibur adalah pencapaian mengesankan sekaligus bukti kejeniusan Joss Whedon. Rating: ★★★1/2

REZA ARNAZ DJAAFARA (MovSic)

Sajian aksi dan efek visual yang ada di Avengers: Age of Ultron sangat memukau dan istimewa bahkan lebih bagus dan berkembang dari film sebelumnya. Koreografi pertarungan  Avengers yang epik hingga hadirnya Hulkbuster Armor milik Tony Stark menjadi hal yang ditunggu fans komik dan penonton awam. Selain itu, suara James Spader dan Paul Bettany dengan balutan CGI semakin membuat tampilan Ultron dan Vision menjadi terlihat manusiawi dan fleksibel. Rating: ★★★1/2

ROHMAN SULISTIONO (Ocehan Si Momo)

NA. Rating: ★★★

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Walau Age of Ultron memang tidak lantas mengungguli kualitas pendahulunya, tapi jelas ini berada di level yang sama hanya saja segalanya digandakan dosisnya. Jika kamu mengira pertempuran akhir para Avengers melawan alien di film sebelumnya yang mengacak-acak New York mustahil untuk ditandingi, maka Whedon akan membuatmu kecele mengingat Age of Ultron lebih habis-habisan perihal mengemas ‘kick ass action’. Rating: ★★★★

TIMOTIUS PRASSANTO (Sobekan Tiket Bioskop)

Age of Ultron sangat memenuhi tujuannya sebagai hiburan bagi mata dan telinga. Mulai dari reuni penampilan aktor-aktor kesayangan kita, adegan aksi yang bombastis, jalan cerita yang menarik, kehadiran karakter baru, hingga berbagai lelucon segar yang dilemparkan sepanjang film. Ini yang gue suka dari Marvel Studios, mereka tidak lupa bahwa mereka adalah industri hiburan untuk semua umur. Jadi para Avengers ini tidak ditampilkan serius melulu, melainkan ada beberapa adegan ringan menghibur yang akan mengundang geli dan tawa bagi penonton. Rating: ★★★★

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya, AoU masih layak menjadi tontonan summer movie blockbuster yang spektakuler. Di mata saya, grade-nya meningkat dari fase sebelumnya dan harus saya akui hasilnya memang lebih bagus, namun belum mampu serta-merta membuat saya menjadi ngefans berat dan tergila-gila dengan MCU. Rating: ★★★★

 

Last Updated: 3 June 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)