Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Hereditary (2018)

 

 
Overview
 

Genre: , ,
 
Release Date:
 


0
Posted June 20, 2018 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: (0 review)
Film Bloggers Review: ★★★★1/4 (7 reviews)
Audience Review: ★★★★ (19 reviews)

SYNOPSIS

Ketika nenek dari keluarga Graham meninggal dunia, sang putri beserta keluarganya mulai menguak teka-teki dari rahasia menakutkan di balik silsilah keluarga mereka. Makin banyak yang mereka ketahui, semakin mereka berusaha untuk berlari dari takdir gelap yang akan menimpa mereka.

 

When the matriarch of the Graham family passes away, her daughter’s family begins to unravel cryptic and terrifying secrets about their ancestry. The more they discover, the more they find themselves trying to outrun their sinister fate.

General Information

Director: Ari Aster
Scriptwriter: Ari Aster
Cast: Alex Wolff, Gabriel Byrne, Toni Collette, Milly Shapiro, Christy Summerhays, Morgan Lund, Mallory Bechtel
Running Time: 127 minutes
Release Date: 27 June 2018

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

Available soon.

 

BLOGGERS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Amir at the Movies)

Hereditary is bleak, intense, and fucked-up creepy with the year’s most terrifying performance from Toni Collette that slowly crawls underneath your skin. Rating: NA

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Reviews)

Hereditary is a dysfunctional family drama with terrifying performance by Toni Colette and all the ensemble cast. Also, this film redefines the creepy atmosphere in horror genre. Slow burn but the intensity never stops. I’m out of breath! Rating: ★★★★1/2

CANDRA ADITYA (That Candra Aditya Kid)

NA. Rating: ★★★★

DANIEL IRAWAN (Daniel Dokter)

Though the finale might be a bit too revealing, Hereditary was masterly crafted as a shocking, uncompromising, atmospheric horror like an evil slowly lurking beneath your creepiest nerve. Award-worthy performances too. Don’t cluck. Watch yourself. Rating: ★★★★

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

Versi upgrade Pengabdi Setan-nya Joko Anwar, Hereditary menyerang langsung ke jantung melalui penyutradaraan gemilang Ari Aster dengan presentasi luar biasa dan tentu saja performa ciamik Toni Collette, menghasilkan kombinasi ketakutan, kecemasan dan kegilaan yang meledak di ujungnya. Rating: ★★★★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Hereditary jelas tidak menakuti dengan bayangan hantu atau sejenisnya, film ini memberikan unsur psychological thriller ke penonton dan jangan beranjak sedikit pun dari setiap scene. Fun movie only, not the scariest movie ever. Rating: ★★★

PASKALIS DAMAR (Sinekdoks)

Witty is the new face of horror. Yet, Hereditary⁠⁠ is much more than that. It’s a mindfuck, disturbing mental challenge led by Toni Collette’s terrific performance and Ari Aster’s bone-chilling direction. The final 10-15 minutes were completely insane. F*ck. Rating: ★★★★★

TIMOTIUS PRASSANTO (Sobekan Tiket Bioskop)

Hereditary gives you what is the true meaning of “horror”. The aftertaste of Hereditary is one of a kind; a bitter sensation on the tip of the tounge. Rating: ★★★★★

 

AUDIENCE REVIEW

ALIFIAN AFAS SAWUNG AJI

Lewat pengambilan gambar, suara, serta pace yang diatur sedemikian rupa untuk mengatur atmosfer yang tak nyaman, kekuatan utama Hereditary terletak pada kecerdikan pemberian detail-detail yang akhirnya mengungkap misteri di dalamnya. Persepsi pemirsa mengambil peran penting dalam pengalaman menonton. Rating: ★★★1/2

ANDREAS PURWANTO

Akhirnya Hollywood jadi bikin remake Pengabdi Setan. Enggak umbar penampakan, tapi atmosfer yang dibangun serem banget. Tok! Rating: ★★★★

ARIA GARDHADIPURA

Hereditary kayak anak haram hasil perkawinan threesome The Exorcist (1973), Pengabdi Setan (2017) sama Jelangkung (2001). Hasilnya adalah film horor terbangsat tahun 2018 so far. Dimulai dengan sangat pelan tapi di akhir kamu bakal dihajar habis-habisan sama set-piece horor gila-gilaan yang bakal bikin susah tidur habis keluar dari bioskop. Rating: ★★★★

BALDA ZAIN FAUZIYYAH

Hereditary berbeda dengan horor generik lainnya. Ketegangan yang konsisten dari awal hingga akhir dan suara-suara yang tidak nyaman didengar akan mengantarmu menuju misteri yang membuat film ini semakin menyeramkan. Rating: ★★★★

BANU MUSTAFA

Hereditary hadir dengan enggan menjadikan jumpscare sebagai senjata utama horor mereka, melainkan kita turut fokus menyaksikan konflik psikologis keluarga Graham yang mengerikan dan intens. Ada beberapa adegan yang terbayang dalam pikiran saya hingga sekarang, setelah keluar dari bioskop pun saya lemas dan merinding. Rating: ★★★★

HISKIA ANDIKA

Sinematografi, pace-nya, rasa tempat dan ruang, desain suara, semuanya luar biasa dalam bekerja bersama untuk menciptakan mimpi buruk dan ketakutan–ibarat seperti lubang di perut yang terus tumbuh dan itu “sakit”. Rating: ★★★★

LAZUARDI PRATAMA

Hereditary dengan pas mengumpamakan penonton sebagai Hercules. Penonton bisa arogan di bioskop karena konsep menonton itu berarti mereka yang berkuasa. Tapi ketika nonton film ini tidak bisa begitu, sebab ia selalu punya kendali. Menonton Hereditary itu seperti merasakan diri sendiri menjadi sapi yang hendak dibawa ke rumah penjagalan. Rating: ★★★★1/2

SENO NOVRIAWAN

Hereditary is definitely not an everyone’s movie. But for those who are patient enough to survive the one-hour of slow-burn plot, you will be serve by the most f*cked-up and scared-as-shit last 30 minutes scene ever. Rating: ★★★★★

 

AUDIENCE RECOMMENDATION

78.9%

 

Last Updated: 28 June 2018


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)