Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Inferno (2016)

 

 
Overview
 

Genre: , ,
 
Release Date:
 


0
Posted October 11, 2016 by

 
Full Article
 
 

inferno-poster

Critics Review: NA (0 review)
Film Bloggers Review: ★★1/2 (11 reviews)

SYNOPSIS

Pemenang Academy Award Ron Howard kembali untuk menyutradarai buku laris terbaru Dan Brown dalam seri Robert Langdon, Inferno, di mana sang simbolog terkenal (Tom Hanks) sedang menyusuri bukti-bukti yang mengarah pada Dante yang hebat itu sendiri. Ketika Langdon terbangun di sebuah rumah sakit di Italia tanpa ingatan apapun, ia bekerja sama dengan Sienna Brooks (Felicity Jones), seorang dokter yang diharapkannya akan membantu mengembalikan ingatannya. Bersama, mereka berpacu dengan waktu melintasi Eropa untuk menghentikan seorang pria gila yang berniat melepaskan virus global yang akan menghabisi setengah dari populasi dunia.

 

Academy Award® winner Ron Howard returns to direct the latest bestseller in Dan Brown’s (Da Vinci Code) billion-dollar Robert Langdon series, Inferno, which finds the famous symbologist (again played by Tom Hanks) on a trail of clues tied to the great Dante himself. When Langdon wakes up in an Italian hospital with amnesia, he teams up with Sienna Brooks (Felicity Jones), a doctor he hopes will help him recover his memories. Together, they race across Europe and against the clock to stop a madman from unleashing a global virus that would wipe out half of the world’s population.

General Information

Director: Ron Howard
Scriptwriter: David Koepp
Cast: Tom Hanks, Felicity Jones, Ben Foster, Sidse Babett Knudsen, Irrfan Khan, Omar Sy
Running Time: 121 minutes
Release Date: 12 October 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

Tanpa bridging apapun, teka-teki di dalam film Inferno sudah dimulai dari menit pertama filmnya berlangsung, sehingga dalam menutupi misterinya, penonton bertanya-tanya poin mana yang menjadi ancaman dari karakter utama dalam filmnya. Meskipun, beberapa bagian Inferno sebenarnya masih bisa dinikmati, hanya saja, film ini terlihat malas dalam membangun tensi. Rating: ★★1/2

CANDRA ADITYA (That Candra Aditya Kid)

Inferno is not bad. It’s just too damn safe and kinda predictable. Nothing new. Rating: NA 

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Plays more like Bourne/Bond, leaving the art-historical codes behind, Inferno might be a letdown to some, but still work as blockbuster. Rating: ★★★

DJAY (So-Called Reviewer)

NA. Rating: ★★★1/2

DWI RETNO WARDHANNY (Layar Tancep)

Inferno mungkin bukan film terbaik dari jajaran adaptasi petualangan Langdon ke layar lebar, namun teka-teki menyelamatkan umat manusia ini tetap enak untuk dinikmati.  Rating: ★★★

ELBERT REYNER (Daily Cinephile)

Membosankan, penuh twist bodoh, dan surprisingly, terlihat murahan, Inferno adalah petualangan Robert Langdon yang paling tidak menarik. Rating: ★★

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

Inferno adalah bagian terlemah dari trilogi Robert Langdon. Rating: ★★1/2

PASKALIS DAMAR (Sinekdoks)

While Dan Brown’s Inferno is theoretically the most filmable and, inarguably, the weakest among the series, Inferno proves that by far, adapting Dan Brown’s into a good film without convoluting the plot is still a chimera, a nearly impossible thing. Even so, the last 20 mins is still a thrilling jetcoaster if only they don’t change the controversial ending into a safe bet. Rating: ★★1/2

ODAGOMA RHEINHARD (Layar Tancep)

Perbincangan tentang humanisme di Inferno itu menarik. Visualisasi pikiran Langdon dan twist-nya kemudian melengkapinya dengan baik. Dan menonton Inferno rasanya lebih seru dan menegangkan dibandingkan menonton beberapa film intelijen akhir-akhir ini. Rating: ★★★★

RASYID HARRY (Movfreak)

Weird visual imageries membuka Inferno dengan memikat. Teka-tekinya pun awalnya menarik sebelum menjadi repetitif, lalu ditutup lackluster finale yang membosankan. Rating: ★★1/2

ROHMAN SULISTIONO (Ocehan Si Momo)

Inferno dibangun cukup menarik dengan intensitas yang terjaga pada awal film. Nah, pas di pertengahan hingga akhir ritmenya mulai mengendur, bahkan beberapa twist-nya pun gak ngebantu karena formula kayak gini udah banyak banget diterapin di genre thriller-mystery. Rating: ★★

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Di Inferno, Robert Langdon masih mengajak kita tur tempat-tempat bersejarah Italia seraya pecahin teka-teki yang seru dan cukup menyenangkan. Rating: NA

TEGUH RASPATI (UlasanPilem)

Teori konspirasi tak pernah gagal menarik minat saya. Sejujurnya, thriller yang ditulis Dan Brown adalah guilty pleasure saya dalam mencari kepuasan akan teori konspirasi absurd, dahaga yang tak sepenuhnya terpuaskan lewat Inferno yang memainkan permainan aman, secara aman pula. Wikipedia memberitahu saya bahwa ending novelnya (yang tak saya baca) lebih sinis dan kontroversial dibanding film. Maybe they should stick with that. Rating: ★★1/2

 

Last Updated: 15 October 2016


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)