Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Mad Max: Fury Road (2015)

 

 
Overview
 

Genre: , ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted May 14, 2015 by

 
Full Article
 
 

MadMaxFuryRoad-Poster

Critics Review: ★★★★ (9 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★★ (21 reviews)

SYNOPSIS

Sebuah kisah dengan latar di ujung dunia, di sebuah lanskap gurun pasir yang tandus di mana kemanusiaan telah hancur, dan hampir semua orang menggila untuk bertarung mendapatkan hal-hal yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup. Di dunia ini hidup dua orang pemberontak dalam pelarian yang punya kesempatan untuk mengembalikan keteraturan. Ada Max (Tom Hardy), seorang pria pendiam yang mencari kedamaian setelah kehilangan anak dan istrinya setelah terjadinya kekacauan. Selain itu, ada juga Furiosa (Charlize Theron), seorang wanita yang penuh aksi, dan seorang wanita yang percaya bahwa jalannya untuk bertahan hidup bisa dicapai jika ia dapat mengarungi gurun pasir dan pulang kembali ke kampung halamannya semasa kecil.

 

An apocalyptic story set in the furthest reaches of our planet, in a stark desert landscape where humanity is broken, and almost everyone is crazed fighting for the necessities of life. Within this world exist two rebels on the run who just might be able to restore order. There’s Max, a man of action and a man of few words, who seeks peace of mind following the loss of his wife and child in the aftermath of the chaos. And Furiosa, a woman of action and a woman who believes her path to survival may be achieved if she can make it across the desert back to her childhood homeland.

General Information

Director: George Miller
Scriptwriter: George Miller, Brendan McCarthy, Nick Lathouris
Cast: Tom Hardy, Charlize Theron, Nicholas Hoult, Hugh Keays-Byrne, Rosie Huntington-Whiteley, Riley Keough
Running Time: 120 minutes
Release Date: 14 May 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

NA. Rating: ★★★★★

AMANDA AAYUSYA (All Film Magazine)

Penuh inovasi dan visual breathtaking, Fury Road adalah opera gurun pasir epik yang memukau. George Miller adalah dewa V8 yang patut dikagumi dan dipuja. (taken from print edition #66) Rating: ★★★★1/2

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Seperti halnya ketiga film lain dalam seri Mad Max, George Miller sekali lagi berhasil menyajikan deretan adegan aksi yang liar dan gila dalam Mad Max: Fury Road yang jelas akan memberikan rasa malu pada seluruh film aksi yang telah dan akan dirilis pada tahun ini. Bagaimana tidak. Dengan usianya yang telah menginjak 70 tahun, Miller masih memiliki kapabilitas untuk merangkai adegan-adegan aksi yang begitu kreatif, unik, segar dan jelas akan sanggup memuaskan hasrat setiap penikmat film aksi yang menyaksikannya. Rating: ★★★★1/2

CANDRA ADITYA (Detik)

Anda tidak harus menonton tiga film Mad Max sebelumnya untuk menikmati perjuangan kemanusiaan ini. Miller tidak hanya berhasil membuat sebuah film yang membuat orang bernostalgia dengan karakter gila ini namun juga membuat penonton baru akan menemukan idola yang klasik. Mad Max: Fury Road tidak hanya mengesankan namun juga sebuah film action yang kita butuhkan saat ini: sederhana namun begitu kompleks dan terutama, luar biasa menghibur. Rating: ★★★★

FARIZ BUDIMAN (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★★★

LISA SIREGAR (The Jakarta Globe)

NA. Rating: ★★★★

RATNA DEWI (JalanTikus.com)

Film ini secara mengejutkan memiliki efek 3D yang ‘POP’ dan sangat layak untuk ditonton dalam format IMAX 3D ataupun 4DX 3D. Alur ceritanya mungkin akan sedikit membingungkan bagi beberapa orang yang belum familiar dengan seri MAD MAX sebelumnya, namun sebagai sebuah film action, MAD MAX FURY ROAD sudah lebih dari cukup untuk menghibur siapapun yang memutuskan untuk menontonnya. Rating: ★★★1/2

REINO EZRA ANRETI (Muvila)

Sulit untuk tidak kagum pada pencapaian teknis Fury Road, terutama dalam konsep dan penataan adegan laga, desain bidang-bidang artistik, penataan gambar dan komposisi warnanya yang sangat indah dipandang. Demikian juga dengan liarnya imajinasi, mulai dari dandanan tokoh-tokohnya sampai penggunaan gitaris metal sebagai penyemangat perang. Dan, perlu diperhatikan juga, Fury Road adalah film yang tidak banyak dialog. Saat digambarkan demikian, memang terkesan Fury Road adalah satu lagi film Hollywood remeh dan bodoh yang penting mata dan telinga dipuaskan. Akan tetapi, Miller dan krunya terbukti teliti untuk bisa menyampaikan sebuah cerita yang memuat banyak lapisan, sekalipun plot filmnya tampaknya sederhana. Rating: ★★★★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★★★

 

BLOGGERS REVIEW

ATIKAH HANIFATI (Anak Film)

Meskipun Mad Max: Fury Road dirasa sedikit membosankan di paruh kedua film, tidak dapat dipungkiri dia merupakan salah satu pengalaman sinematis luar biasa yang rasanya akan sangat disayangkan jika tidak menontonnya di layar lebar. Film tipe seperti ini adalah jenis film yang hendaknya anda tidak usah terlalu pusing untuk memikirkan kelogisan atau semacamnya. Duduk manis saja dan nikmati tiap-tiap menit kegilaan yang coba dihadirkan oleh film ini. Mad Max: Fury Road is indeed a total madness. Rating: ★★★1/2

AWYA WAHARIKA (Awya Ngobrol)

I’m not as crazy as you guys with Mad Max but still, Nicholas Hoult deserved a spot on my own best supporting actor contender. What a lovely day! Rating: ★★★1/2

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Sama seperti bagaimana Miller membuat generasi penontonnya begitu takjub menyaksikan ‘Mad Max’ dan ‘The Road Warrior’ di eranya dulu, ‘Fury Road’ bahkan punya pencapaian lebih lagi. It’s like Miller has dared everyone, you won’t get something like this in action genre even in a decade or more. Sebuah hype diatas seabrek bahasa puitis penuh pujian di tiap review-review bombastis dari lokal hingga internasional yang tak bisa tidak harus kita yakini. Bahwa presentasi-presentasi ‘overblown’ atau ‘over the top’ dalam genre aksi bukan berarti tak bisa menghasilkan resepsi yang positif. An out of this world – action madness. Now hold on to your seats, and witness! Rating: ★★★★1/2

DIAKSA ADHISTRA (Mokino)

George Miller did it again!!!! Best Mad Max franchise ever, love the action and love the absurdity of this film. Absurd in a good way! Rating: ★★★★

DJAY (So-Called Reviewer)

NA. Rating: ★★★1/2

DWI RETNO WARDHANNY (Layar Tancep)

Sebagai film musim panas, Mad Max: Fury Road berhasil menyajikan tontonan yang menghibur dan dijamin akan diperbincangkan bahkan setelah filmnya selesai. Untuk mereka yang suka menyaksikan film aksi beroktan tinggi, ini jelas jawabannya. Setelah menonton ini, mungkin saja (mungkin, ingat!) film pembuka musim panas tentang sekumpulan hero kemaren jadi terasa seperti film anak-anak. Rating: ★★★★★

DYSAN ISMI AUFAR (Movie Madness)

Liar, brutal, ganas, gila, sinting dan kata-kata aneh lainnya mungkin dapat mendeskripsikan film ini, tapi justru itu lah yang membuat saya dapat mengatakan kalau saya sangat menyukai film ini. Bahkan saya sendiri tak sungkan untuk menyebut kalau film ini membuat film-film action blockbuster lainnya tahun ini semacam Furious 7, Avengers : Age of Ultron, dan lain-lainnya tampak seperti film bocah….Banyak hal yang bisa dikagumi dari film ini mulai dari athleticism Tom Hardy melakukan adegan-adegan action, perkembangan karakter Nux yang diperankan oleh Nicholas Hoult, sampai karakter-karakter wanita di film ini (terutama Imperator Furiosa) yang sangat kick ass, hingga ke eksekusi adegan-adegan action nya sendiri yang sangat apik dipadu dengan CGI yang pas. Rating: ★★★★3/4

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

Cheesy, noisy, and over the top, Mad Max: Fury Road brings back our memories to those insane old-school summer blockbusters we grew up with. Rating: ★★★

ERLITA PUTRANTI (It Caught My Eyes)

I’m madly in love with Mad Max: Fury Road. Not only because it’s a movie with superfluous amount of violence that could put any other vehicle warfare movies to shame, or because it has a coherent narrative with two breathtaking characters. But also for the fact that it had underlying social critiques and how, for once, it put both men and women in an equal ground the way they’re supposed to be. It’s not perfect, there is a bit of weak link by the end of the movie and some drama were mere plot device, but it still was more than good enough to got me raving about it. What a lovely day indeed, George Miller. And yes, I am in love with both Mad Max and Imperator Furiosa and I am not ashamed to proclaim that. Rating: ★★★★1/2

HARIS FADLI PASARIBU (Tales from Motion Sickness)

‘Mad Max: Fury Road’ feels like a Furiosa & the Wives’ movie while the titular insane Max just stringing along the way. Nevertheless, ‘Fury Road’ is a full throttle action pic with so much awe to admire. Raw. Edgy. Kinetic. Heart-felt. From start to finish. Tom Hardy is excellent as the new Max, but it’s Charlize Theron as Furiosa whose stole the spotlight with her brazen performances. But of course all praise must address to the witt of the director, one and only George Miller. Ample example of age ain’t nothing but a number. Rating: ★★★★

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

Maximum madness! Tidak peduli kamu adalah penonton yang baru mengenal si gila Max atau veteran sekalipun, versi terbaru Mad Max yang masih digarap oleh bapaknya sendiri ini adalah pecapaian teknis gila-gilaan dari pendahulunya, sebuah action sejati yang susah untuk tidak dicintai. Cepat, brutal, kotor sekaligus cantik, Mad Max: Fury Road adalah action movie terbaik sejauh ini di 2015. Rating: ★★★★

LEE CHANDRA (MovSic)

Suka kontrol George Miller terhadap action sequences, scoring, dan cinematography hingga jadi satu komposisi yang selaras dan meledak-meledak. Rating: ★★★★

LUTHFI PRASETYA PUTRA (Review Luthfi)

Mungkin tidak semua orang bisa nyetel dengan kegilaan film ini. Fury Road adalah sebuah film action musim panas yang pantas. Mampu membuat penonton layaknya penumpang Metro Mini ugal-ugalan dengan rem yang blong balapan dengan Kopaja dan sambil ngejar setoran. Gas total, anti rem. Film yang penuh aksi dan kejenakaan over-the-top yang mampu membuat kita tertawa tidak percaya. Sangat menghibur. Rating: ★★★★

RASYID HARRY (Movfreak)

Mad Max: Fury Road adalah penceritaan mendalam dan cerdas tentang kondisi post-apocalyptic yang bersembunyi dalam sampul B-Movie penuh kegilaan tak berotak.  Rating: ★★★★

ROHMAN SULISTIONO (Ocehan Si Momo)

Di balik ceritanya yang terkesan hanya aksi kejar-kejaran dan rentetan aksi keras serta ledakan dimana-mana, Mad Max punya pesan yang dalam tentang kemanusian walau tidak dituturkan secara gamblang. Sebuah komposisi sempurna dari visual cantik + intensitas aksi gila-gilaan + penceritaan baik + karakter-karakter absurd namun memikat hati + scoring mantap dan aspek lainnya membuat menonton Mad Max: Fury Road di layar lebar jadi momen yang indah serta gila tentu saja. Segala kegilaan dalam Mad Max: Fury Road membuat gue bergumam riang, “What a Lovely Day!!!” saat film selesai. Rating: ★★★★★

SHINTA SETIAWAN (Staff)

Mad Max: Fury Road puts shame to every movie that attempted to sneak “vehicular warfare” into their description. I can come up with many, many superlatives to describe this movie, but let me offer a very simple preview of the things you can expect from it: The man riffing the fire-bursting guitar in the middle of an explosive desert-set battle is not the most insane thing in this film. It’s a mad, mad, mad, mad film. Rating: ★★★★

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Pada akhirnya, gila, liar, gahar, mengasyikkan dan menegangkan adalah sederetan kata paling cocok untuk mendeskripsikan Mad Max: Fury Road. Sebuah instant classic yang tidak keberatan untuk kita tonton ulang lagi dan lagi. Miller menunjukkan kepada para juniornya di ranah aksi tentang bagaimana seharusnya sebuah film aksi dibuat. Rating: ★★★★

TEGUH SANTOSO (Reviewsiana)

Mad Max sebenarnya bukan type film favorit saya, tetapi film ini menggambarkan masa depan yang kelam dengan amat luar biasa “indah”. Rating: ★★★★

TIMOTIUS PRASSANTO (Sobekan Tiket Bioskop)

Simply, this is one of the best film of the year. Mad Max: Fury Road menyajikan sederetan adegan aksi sebanyak 90% diatas mobil-mobil yang berkejar-kejaran dengan kecepatan diatas 100 km/jam. Sutradara dan penulis naskah George Miller memang menyediakan beberapa adegan drama untuk membuat anda menarik nafas, tetapi tidak lama sampai kejar-kejaran berlangsung kembali. Semua itu diperkuat intensitasnya dengan scoring Junkie XL yang menghentak dan se-tema dengan production design yang bergaya steampunk. Rating: ★★★★1/2

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

MMFR jelas sebuah film yang mengedepankan pengalaman penonton and it really works to the max. Banyak sekali adegan-adegan aksi berkesan yang mungkin belum pernah kita saksikan di layar, dengan efek emosional terhadap Anda yang saya jamin akan jauh lebih terasa luar biasa di MMFR. Didukung dengan art dan desain produksi yang unik serta sangat berkesan, performa akting luar biasa mengisi karakter-karakter yang ditulis dengan begitu kuat, MMFR jelas bukan sekedar just another pop corn action movie. Kalaupun demikian, it will be a very crispy one, with one of the best taste ever. Rating: ★★★★

YOHAN ARIE (MovSic)

Kegilaan sang sutradara tidak hanya dari ledakan-ledakan yang ada di film ini saja. Action sequences nya meski terpusat pada kejar-kejaran antara satu kendaraan dan kendaraan yang lain tapi tidak ada aksi repetitive. Kegilaannya juga dalam hal memberikan elemen-elemen pada temanya. Sekelompok orang yang memuja false god yang mendewakan mesin v8, wanita-wanita indukan utama, kendaraan-kendaraan aneh dengan berbagai macam bentuk dan jangan lupakan seorang praurit yang bertugas mempompa semangat prajurit lainnya dengan bermodalkan raungan suara gitar penuh distorsi. Semua hal itu membuat Mad Max: Fury Road layak disebut sebagai film paling “fun” sepanjang tahun 2015 ini. Rating: ★★★★

 

Last Updated: 13 July 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)