Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Maze Runner: The Scorch Trials (2015)

 

 
Overview
 

Genre: , ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


1
Posted September 10, 2015 by

 
Full Article
 
 

MazeRunnerTheScorchTrials-Poster

Critics Review: ★★★1/4 (4 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★ (13 reviews)

SYNOPSIS

Di bab selanjutnya dari saga Maze Runner yang epik, Thomas (Dylan O’Brien) dan para Gladers menghadapi tantangan terberat mereka: mencari petunjuk mengenai organisasi berkuasa yang misterius bernama WCKD. Perjalanan ini membawa mereka ke Scorch, sebuah lanskap tandus berisi halangan yang tak terbayangkan. Bekerja sama dengan para pejuang perlawanan, para Gladers menghadang kekuatan WCKD yang jauh lebih besar dan mengungkap rencana mengejutkan organisasi ini untuk mereka semua.

 

In this next chapter of the epic “Maze Runner” saga, Thomas (Dylan O’Brien) and his fellow Gladers face their greatest challenge yet: searching for clues about the mysterious and powerful organization known as WCKD. Their journey takes them to the Scorch, a desolate landscape filled with unimaginable obstacles. Teaming up with resistance fighters, the Gladers take on WCKD’s vastly superior forces and uncover its shocking plans for them all.

General Information

Director: Wes Ball
Scriptwriter: T.S. Nowlin
Cast: Dylan O’Brien, Kaya Scodelario, Thomas Brodie-Sangster, Nathalie Emmanuel, Aidan Gillen, Ki Hong Lee
Running Time: 131 minutes
Release Date: 11 September 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

Paruh pertama Maze Runner: The Scorch Trials sukses menyuguhkan aksi penuh ketegangan. Namun ketika petualangan dimulai pada paruh kedua, walau tetap seru, cerita seperti kehilangan arah dengan penokohan karakter yang tidak berkembang. Penonton dibuat banyak bertanya apa yang sebenarnya terjadi dan sayangnya tidak banyak diberikan jawaban hingga paruh akhir.  Meski begitu adaptasi novel James Dashner ini tetap sukses memberikan sajian yang menghibur tanpa mengurangi kualitas. Bagi penonton awam alias belum membaca novelnya tidak harus membaca dulu baru menonton karena versi film, meski tak setia, tetap bisa dinikmati. Rating: NA

CANDRA ADITYA (Detik)

Jika serial Divergent terlalu mengandalkan kemiripannya dengan dunia Hunger Games, maka Maze Runner mempunyai misi yang benar-benar berbeda. Film pertamanya dibuat sebagai perkenalan awal sebelum karakter-karakternya mulai bergerak liar ke sana ke mari. Petunjuk-petunjuk kecil mengenai WICKED berguna untuk menunjukkan seberapa kuat dan kejam mereka semua. Dan, begitu satu per satu misteri terpecahkan, The Scorch Trials menjelma menjadi tontonan yang seru, menegangkan, dan dalam beberapa bagian, menyeramkan. Rating: ★★★1/2

RATNA DEWI (Jalan Tikus)

Maze Runner: The Scorch Trials is surprisingly very different than the first one! Still a maze, still running, but with more action! Rating: ★★★3/4

ROHMAN SULISTIONO (Kinescope)

Setelah berhasil lolos dari labirin, dalam sekuelnnya, Thomas, Minho, dkk harus berusaha lolos dari “labirin” yang lebih besar dan berbahaya di luar sana. Dengan durasi 2 jam lebih, film ini gak terasa membosankan karena deretan aksi yang menegangkan dan cukup intense berkat pace yang cepat namun memikat. Rating: ★★★

TAUFIQUR RIZAL (Flick Magazine)

Banyaknya elemen kesenangan ini memang sedikit banyak berdampak jalinan pengisahan yang sekali ini agak terabaikan–utamanya kita tidak banyak mendapat informasi terkait kelompok bentukan Jorge, Crank, dan The Scorch itu sendiri–namun Wes Ball berhasil mengakalinya dengan kemampuannya dalam menjaga tensi ketegangan agar tetap bergerak stabil sehingga penonton yang kadung terhibur pun bersedia memaafkannya. Rating: ★★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Amir at the Movies)

Maze Runner: The Scorch Trials basically is the extended version of the first movie but with bigger landscape. Going nowhere. Rating: ★★★

ATIKAH HANIFATI (Anak Film)

Di Maze Runner: The Scorch Trials terjadi penurunan kualitas dari segi chemistry antarkarakter dan storyline yang terlalu bertele-tele dengan adegan lari dan kejar-kejaran. Meskipun begitu, setidaknya sinematografi film ini membuatnya lebih indah untuk dilihat dan cliffhanger yang dihadirkan di akhir film masih membuat kita penasaran untuk melihat aksi Thomas dan kawan-kawan selanjutnya di instalmen ketiganya, Maze Runner: The Death Cure. Rating: ★★★

AWYA WAHARIKA (Awya Ngobrol)

Hunger Games meets World War Z that’s suspenseful but offer nothing new. Movie’s conclusion rather lame. Rating: ★★

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Walau mungkin tak terlalu spesial di pengembangan karakter berjumlah cukup banyak ala adaptasi novel, serta lagi-lagi masih memegang posisi beresiko sebagai instalmen kedua yang sangat bergantung ke sekuel selanjutnya, raising the bars loud and fast, Maze Runner: The Scorch Trials will get you right in the middle of its game. An action-packed sequel from the better YA fantasy adaptation. Rating: NA

DIAKSA ADHISTRA (Mokino)

130 minutes of fun! Rating: ★★★★

DJAY (So-Called Reviewer)

I enjoyed the sequel very much than the first one. Rating: ★★★1/2

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

Though Maze Runner: The Scorch Trials has all the thrills that made the original so good, it’s a totally different sequel that will either you love or hate. Sometimes, it feels like a watered-down The Walking Dead pilot with teens. Sometimes, it tries so hard to make sure the audience hates all the characters on screen. Yeah, I don’t like it. Rating: ★★1/2

HARIS FADLI PASARIBU (Tales from Motion Sickness)

NA. Rating: ★★★

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

Lebih besar dan lebih seru dari pendahulunya, Maze Runner: The Scorch Trials akan memanjakan para penonton awam yang mendambakan sebuah thriller mendebarkan, tetapi mungkin tidak buat para pembaca novelnya. Rating: ★★★1/2

ODAGOMA RHEINHARD (Layar Tancep)

Menegangkan sejak awal The Scorch Trials” berhasil setingkat lebih baik dari film pertamanya. Lebih banyak aksi, berlari, dan zombie! Seperti berlari, terkadang memang terasa sedikit melelahkan, tapi The Scorch Trials mampu memanfaatkan dengan baik 130 menit perjalanannya untuk beraksi. Rating: ★★★1/2

RASYID HARRY (Movfreak)

Sesungguhnya sudah merupakan keputusan tepat membuat sekuel ini kental dengan nuansa survival horror dengan kehadiran zombie, banyaknya penggunaan suasana gelap, juga beberapa jump scare dalam dosis kecil. Tapi dalam durasi yang lebih panjang (di atas 130 menit) dan skala lebih besar, The Scorch Trials lebih banyak diisi oleh kekosongan. Di saat adegan aksi mengambil alih, Wes Ball sebenarnya sanggup mengemasnya sebagai sajian yang menyenangkan, bahkan beberapa diantaranya cukup menegangkan. Tapi saya sudah berulang kali melihat semua itu. Melihat sekelompok orang saling bertukar tembakan dan ledakan, atau berusaha lari dari kejaran zombie. Kesenangan film pertamanya masih ada, tapi tidak dengan inovasinya. Rating: ★★1/2

TEGUH RASPATI (UlasanPilem)

Labirin berganti dengan Hangus, sementara Wes Ball mengganti beberapa dosis misteri dengan lebih banyak aksi yang membuat The Scorch Trials sedikit berganti haluan menjadi film aksi-horor yang cukup menegangkan namun menjadi sekuel yang gaje. Rating: ★★1/2

TEGUH SANTOSO (Reviewsiana)

Hadir dengan tensi yang cukup tinggi melalui rangkaian (hampir semua) mimpi buruk yang pernah ada di film. Rating: ★★★

TIMOTIUS PRASSANTO (Sobekan Tiket Bioskop)

Dengan The Scorch Trials, franchise Maze Runner tidak hanya dibawa ke cakupan setting yang lebih luas, tetapi juga membawa ide cerita–dan dilema moral–yang lebih besar. Kali ini Thomas tidak lagi berurusan dengan dilema moral di mana apakah ia harus menembus labirin demi menyelamatkan sedikit orang atau tetap dalam labirin demi menyelamatkan lebih banyak orang. Dalam sekuel kedua ini, Thomas kurang lebih dihadapkan pada dilema moral yang sama, namun dengan skala yang jauh lebih besar. Pada akhirnya, The Scorch Trials berhasil masuk dalam daftar sekuel yang nyaris sempurna–yang mampu melebihi sekuel pertamanya. Rating: NA

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

At this point, Ball rupanya mengalami upgrade kemampuan yang cukup banyak. Terutama untuk adegan hide and seek, ia punya cukup banyak momen yang benar-benar mendebarkan. Sayangnya perubahan itu pula yang membuat alur cerita Maze Runner: The Scorch Trials menjadi terkesan bertele-tele. Rating: ★★★

 

Last Updated: 29 October 2015


One Comment


  1.  
    misterfilm

    kapan ni Indonesian Film Critics rilis list-list film semisal 100 film terbaik sepanjang masa atau 100 film indonesia terbaik. menurut saya, setiap website kritik sudah seharusnya memiliki daftar film terbaik versi mereka contohnya saja websitenya Roger Ebert, Critic’s choice, Time, dll.





Leave a Response


(required)