Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Pitch Perfect 2 (2015)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted May 20, 2015 by

 
Full Article
 
 

PitchPerfect2-Poster

Critics Review: ★★★1/2 (5 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★1/4 (14 reviews)

SYNOPSIS

The Bellas telah kembali, dan kini mereka makin keren. Setelah dipermalukan di depan Presiden Amerika Serikat, The Bellas pun dikeluarkan dari kompetisi acapella. Demi memperbaiki nama mereka dan mengembalikan status mereka, The Bellas pun menjalani sebuah tugas yang nyaris mustahil: menjuarai kompetisi internasional yang belum pernah dimenangkan oleh tim asal Amerika Serikat. Supaya dapat menyelesaikan tugas berat ini, mereka perlu memperkuat hubungan pertemanan dan persaudaraan mereka, dan mengejutkan para kompetitor mereka dengan kolaborasi acapella mereka yang magis. Dengan teman-teman baru dan saingan lama turut bergabung dalam perjalanan ini, The Bellas berharap dapat menggapai mimpi mereka sekali lagi.

 

The Bellas are back, and they are better than ever. After being humiliated in front of none other than the President of the United States of America, the Bellas are taken out of the Aca-Circuit. In order to clear their name and regain their status, the Bellas take on a seemingly impossible task: winning an International competition no American team has ever won. In order to accomplish this monumental task, they need to strengthen the bonds of friendship and sisterhood, and blow away the competition with their amazing aca-magic! With all new friends and old rivals tagging along for the trip, the Bellas can hopefully accomplish their dreams once again.

General Information

Director: Elizabeth Banks
Scriptwriter: Kay Cannon
Cast: Anna Kendrick, Rebel Wilson, Hailee Steinfeld, Brittany Snow, Katey Sagal
Running Time: 115 minutes
Release Date: 23 May 2015 (sneak preview)

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

NA. Rating: ★★★1/2

CANDRA ADITYA (Detik)

Yang membuat ‘Pitch Perfect 2’ kurang begitu nampol adalah skrip dari Kay Cannon. Membuat sebuah sekuel dari sebuah film yang dicintai semua orang bukanlah pekerjaan yang mudah. Secara plot besar, Cannon memang sudah melakukan pekerjaan yang baik. Ia memberikan konflik internal dan eksternal yang apik bagi Becca. Kegelisahannya tentang masa depan sesungguhnya vs. Barden Bellas adalah konflik yang realistis. Namun keputusan tersebut membawa Cannon terhadap karakter-karakter lain yang jadinya hanya terkesan sebagai tempelan. Rating: NA

LISA SIREGAR (The Jakarta Globe)

NA. Rating: ★★★1/2

MARIA SHAFITA (All Film Magazine)

Bigger, crazier, but not always better, Pitch Perfect 2 adalah sekuel tanpa inovasi, namun para penggemar Barden Bellas tetap akan terhibur dengan nyanyian keren dan keceriaan gadis-gadis ini. (taken from print edition #66) Rating: ★★★1/2

RATNA DEWI (JalanTikus.com)

Funny, adorable, and aca-awesome. =) Rating: ★★★★

TAUFIQUR RIZAL (Flick Magazine)

Walau memang ada kalanya mencuat kesan terlalu penuh di sisi penceritaan, tetapi sulit untuk mengeluh saat Banks memberimu banyak kegembiraan di Pitch Perfect 2. Melampaui jilid pertamanya, Pitch Perfect 2 sajikan gelaran hiburan yang lebih besar, lebih meriah, lebih lucu, dan lebih gila-gilaan. It hits all the right notes. Aca-awesome!  Rating: ★★★★

 

BLOGGERS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Amir at the Movies)

Lemah pada beberapa bagian penceritaannya, Pitch Perfect 2 tetap mampu tampil memikat ketika menghadirkan presentasi musikalnya di dalam jalan cerita film. Meskipun lagu-lagu yang disajikan kini tidak sekuat daftar lagu-lagu dalam seri terdahulu, namun penampilan yang dinamis dari setiap pemeran dalam setiap lagu yang hadir dalam Pitch Perfect 2 menjadikan momen-momen musikal dalam film ini sebagai momen-momen paling bersinar dan memuaskan di sepanjang 115 menit durasi penceritaannya. Rating: ★★★

AWYA WAHARIKA (Awya Ngobrol)

The plot stuttered here and there but the music’s still a blast. Pitch Perfect 2 sold me like the first one. That “Bootylicous” scene made my day. Rating: ★★★

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Meski sebagian film musikal punya pencapaian tak terduga dalam kesuksesannya, kebanyakan sekuelnya memang mendarat tak lebih dari sekedar aji mumpung tanpa pencapaian sama kuat. In those rare scenes, ‘Pitch Perfect 2’ adalah sebuah pengecualian. Langkah Kay Cannon menggarap skrip dengan kontinuitas kuat tanpa pernah melepas elemen-elemen kesuksesan film pertamanya adalah satu hal yang sangat berhasil tampil dalam ‘Pitch Perfect 2’. Dengan cermat, Cannon memindahkan konflik-konflik internal ke ranah yang sangat relevan sebagai sebuah sekuel. Di saat film pertamanya berfokus ke proses fusi para karakternya untuk menyatu ke Barden Bellas, ‘Pitch Perfect 2’ mengetengahkan konflik sama yang tak lari kelewat jauh dari sana, namun bertransformasi menjadi proses-proses untuk mempertahankan eksistensi The Barden Bellas, hingga satu eksplorasi terbaik yang disiapkan di klimaks yang juga memuat various world styles of acapellas. Rating: ★★★★

DIAKSA ADHISTRA (Mokino)

“PITCH PERFECT 2” even ending-nya nggak se-jedar film pertamanya, this movie is still ACA-AWESOME! Lucu, seru, and Fat Amy still the best! PS: Ada mid credit scene, jadi jangan keluar bioskop dulu. Ini GONG-nya! Rating: ★★★1/2

DRAGONO HALIM (Be Noted)

Para pencari musik dan gubahan akapela mungkin bisa dengan mudah mengeyampingkan soal plot. Pasalnya, sebagai film dengan jalan cerita yang lazim, ujung kisahnya pun bisa diketahui dengan mudah. Terkait bagian ini, patut diakui bahwa The Barden Bellas menampilkan sejumlah judul lagu dengan gaya yang khas, tetap menyenangkan, dan unik. Sebagian besar di antaranya tetap berupa medley. Kendati begitu, tidak semua nyaman terdengar seperti list di film pertama. Sebab secara teknis, suara yang terdengar kerap kurang ajek. Rating: ★★1/2

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

With predictable stage performances and uneven jokes, Pitch Perfect 2 feels more like crappy Step Up sequels rather than a pitch-perfect sequel. Rating: ★★1/2

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

Terlepas dari pemilihan daftar musik gubahan yang masih digarap dengan baik dan menghibur, Pitch Perfect 2 menderita luar biasa di bagian narasi yang kacau, tidak fokus dan canggung. Di bawah kendali Elizabeth Banks, Pitch Perfect 2 berupaya menghasilkan nada yang sama dengan pendahulunya, sayang tidak bekerja dengan baik. Rating: ★★1/2

JANITRA EZRA (Anak Film)

Di kala jeda adegan-adegan bernyanyinya dan sisipan leluconnya, Pitch Perfect 2 kesulitan menemukan ritme terbaiknya. Rating: ★★★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Pitch Perfect 2 is still perfect for me. Remix lagu, cerita, lawakannya yang bikin ketawa, pemain dan kolaborasi semuanya gue suka. Rating: ★★★★

LEE CHANDRA (MovSic)

Terlepas dari pilihan lagu yang asyik dan lebih variatif, Pitch Perfect 2 tidak lebih baik dari film pertamanya. Semacam Step Up series. Rating: NA

LUTHFI PRASETYA PUTRA (Review Luthfi)

Acapella. Aca-fun. Aca-awesome. Rating: ★★★1/2

NURUL HANDAYANI (Layar Tancep)

Berbeda dengan film pertama yang bercerita pembuktian Barden Bellas sebagai grup perempuan akapela, di Pitch Perfect 2 ini tiap karakter digali untuk menunjukkan keistimewaan masing-masing tanpa meninggalkan ciri khas asli mereka. Setiap percakapan, adegan, dan joke tanpa henti dari masing-masing Bellas sedikit demi sedikit menguak karakter tiap individu dan pandangan mereka terhadap masa depan setelah lepas dari Barden University. Meskipun film ini terus-terusan mengocok perut penonton dengan kelakuan kocak para Bellas (mostly Fat Amy, of course), kita akan terus dibuat merinding dengan kerennya paduan dari akapela dan tata panggung yang terang benderang. Rating: ★★★★

RASYID HARRY (Movfreak)

The aca-mazing climax and (mostly) crowd-pleasing musical numbers only help a little because of the lack of rich character moments that made the first movie such a joyful ride. Too many promising things mixed into this sequel but none of them were properly developed. Rating: ★★★

SHINTA SETIAWAN (Staff)

In all fairness, Pitch Perfect 2 did produce plenty of well-earned laughters among the audience and myself. The fact that Elizabeth Banks directed is also delighting. Having a female director to tell a story about sisterhood is one foot in the right direction–and it definitely shows in several scenes. Unfortunately, the meandering story kills half of the excitement. If it was not for Anna Kendrick’s ever-lovable performance, and Rebel Wilson’s fantastic comedic timing, Pitch Perfect 2 wouldn’t have this kind of success. Rating: ★★1/2

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

Dengan berbagai poin plus yang melebihi installment pertama, PP2 jelas menjadi tontonan wajib bagi mereka yang mengaku fans dari seri pendahulunya, juga bagi penonton baru yang mengaku punya referensi musik yang cukup luas. Rating: ★★★★

 

Last Updated: 13 July 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)