Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Wind River (2017)

 

 
Overview
 

Genre: , ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted September 30, 2017 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: ★★★★1/2 (2 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★★1/4 (9 reviews)

SYNOPSIS

Wind River adalah film thriller mencekam tentang seorang agen FBI pemula (Elizabeth Olsen) yang bekerja sama dengan seorang pelacak hewan liar yang punya ikatan kuat dengan komunitas setempat serta punya masa lalu yang memilukan (Jeremy Renner). Keduanya menyelidiki pembunuhan seorang gadis lokal di sebuah kawasan milik penduduk asli Amerika dengan harapan bahwa mereka dapat mengungkap kisah di balik kematiannya yang misterius.

 

Wind River is a chilling thriller that follows a rookie FBI agent (Elizabeth Olsen) who teams up with a local game tracker with deep community ties and a haunted past (Jeremy Renner) to investigate the murder of a local girl on a remote Native American Reservation in the hopes of solving her mysterious death.

General Information

Director: Taylor Sheridan
Scriptwriter: Taylor Sheridan
Cast: Jeremy Renner, Elizabeth Olsen, Kelsey Asbille, Julia Jones, Teo Briones, Apesanahkwat, Graham Greene
Running Time: 106 minutes
Release Date: 26 September 2017

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Dengan Wind River, Sheridan jelas menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya seorang yang memiliki kemampuan untuk menuliskan naskah-naskah cerdas seperti Sicario dan Hell or High Water. Sheridan adalah seorang pencerita handal dengan kemampuan kuat baik dalam pengarahan maupun pengemasan kisah yang jelas membuatnya menjadi salah satu sutradara/penulis naskah Hollywood paling  menarik untuk saat ini. Rating: ★★★★★

CANDRA ADITYA (Detik)

NA. Rating: ★★★★

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

Wind River was a very gripping yet emotional murder investigation story elevate by Osten-Renner’s performance and it still has Taylor Sheridan’s signature. Love the ending of Wind River because its so subtle —not trying to explode —but it feels so emotional. Rating: ★★★★1/2

DANIEL IRAWAN (Daniel Dokter)

A moody murder thriller with lots of subtexts, Wind River flows cold and calm but knows when to hit with a bang. Big one. Sheridan’s best to date. Rating: ★★★★1/2

ERLITA PUTRANTI (It Caught My Eyes)

Tightly written and executed from start to finish with no room for mistake, Wind River was simply perfect. Subtly emotional but not preachy, thrilling and deceptive in its simplicity, Wind River was powerful with strong cultural subtext. It’s the kind of bittersweet movie that ruined your faith in humanity (cough privileged males cough) and warmed the hearth at the same time. Rating: ★★★★★

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

Penyutradaraan apik Sheridan menjadikan Wind River sebagai crime thriller yang sukses membekas dalam balutan set dingin menusuk dan tema kedukaan. Rating: ★★★★

ODAGOMA RHEINHARD (Kinerasya)

Pedih rasanya nonton Wind River. Luka dari kehilangan dan kematian yang dipaksakan memanglah dalam dan akan lama tertinggal. Rating: ★★★★1/2

PASKALIS DAMAR (Sinekdoks)

Memang ada satu dua titik lemah dalam penyutradaraan Sheridan, tapi naskahnya yang ciamik sukses menghadirkan thriller yang dingin, menegangkan, namun emosional. Yang jelas, Wind River adalah film Sheridan terbaik dalam menghadirkan poetic justice. Rating: ★★★★1/2

RASYID HARRY (Movfreak)

Disutradarai sendiri oleh Sheridan, kekuatan naskah Wind River tersalurkan sepenuhnya. Berjalan tidak begitu cepat namun rapat, disokong aliran pembicaraan yang terkadang berfungsi memainkan dinamika emosi atau menyiratkan fakta. Selain Renner, jajaran pemeran lain pun menjalankan tugas mengemban character-driven ini dengan baik. Rating: ★★★★

TEGUH RASPATI (UlasanPilem)

Ceritanya boleh jadi merupakan yang paling blak-blakan secara naratif di antara trilogi Sheridan, karena kita disuguhkan dengan monolog dan dialog puitis yang banyak untuk menangkap subteks dan apa yang karakternya rasakan. Bagian ending terkesan dipanjangkan, mungkin Sheridan merasa bahwa film belum terselesaikan dengan sempurna. Namun ada sesuatu yang mengagumkan dari caranya bercerita. Setiap sorotan gambar, setiap perkembangan plot, setiap interaksi karakter, semua terkendali. Sheridan menggulirkan detil-detil kecil secara bertahap, yang kemudian terakumulasi, dan sebelum kita sadar, ia sudah menjadi bola salju raksasa. Rating: ★★★★

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

Wind River was Renner’s shoot-ass show among cold depressive environment. Rating: ★★★★

 

Last Updated: 30 September 2017


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)