Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

20 Once Again (2015)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted March 20, 2015 by

 
Full Article
 
 

20OnceAgain-Poster

Critics Review: ★★★ (2 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★ (2 review)

SYNOPSIS

Sebuah komedi romantis, “20 Once Again” menceritakan tentang Shen Meng Jun, seorang wanita tua yang sedang bernostalgia tentang hidupnya di masa lalu bersama seorang fotografer setempat saat ia membuat foto untuk perlengkapan pemakamannya. Tanpa diketahuinya, studio foto tempatnya berada menjadi sebuah ruang yang dapat memanipulasi waktu dan dengan ajaib mengubah Meng Jun menjadi wanita muda yang cantik dan lincah. Senang dengan kembalinya kemudaannya, Jun yang kini terlihat seperti berusia 20 tahun mengambil semua kesempatan yang ada di hadapannya untuk mewujudkan mimpinya menjadi penyanyi terkenal serta menemukan cinta sejati.

 

A romantic comedy, “20 Once Again” captures Shen Meng Jun, an older woman, reminiscing about her life with a local photographer as he is taking her funeral photo. Unknowingly, the photography studio that she is in becomes a time warping room that magically transforms Meng Jun into a beautiful and lively young woman. Fascinated with her new found youth, 20 year old Jun takes every chance she gets to live out her dream of becoming famous singer and finding true love

General Information

Director: Leste Chen
Cast: Yang Zishan, Kuei Ya-Lei, Chen Bo-lin, Wang Deshun, Lu Han, Zhao Lixin
Running Time: 131 minutes
Release Date: 20 March 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

KRISHNA MAHENDRA (All Film Magazine)

Remake dari Miss Granny yang setara kelucuannya, menyenangkannya dan menyentuhnya. Rating: NA

RATNA DEWI (Megindo)

Sweet & funny romantic comedy, as fun as Miss Granny! Rating: ★★★

SHANDY GASELLA (Detik)

Remake Leste Chen ini sebenarnya terkesan tak begitu se-sitkom film asli besutan Hwang Dong-Hyuk. Tone film ini lembut dan lebih riang, ditambah pembuat film ini melebih-lebihkan dengan membuat adegan-adegan komikal jadi jauh lebih lucu dibandingkan film aslinya. Ada banyak penambahan variasi adegan-adegan pengundang tawa, membuat film ini jadi terasa “sama namun berbeda”. Ini merupakan kelebihan tersendiri, walau pun di sisi lain film ini jadi kekurangan unsur kegetiran yang merupakan salah satu faktor yang membuat ‘Miss Granny’ jadi tak mudah terlupakan. Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

DIAKSA ADHISTRA (Mokino)

Versi baru nya ini sebenarnya tidak banyak menampilkan ‘versi baru’, justru merupakan tempelan script film original-nya hanya dengan cast yang baru. Ada memang yang sedikit diubah dari penokohannya, tapi itu sangat sedikit sekali. Apakah sama lucunya dengan film pertama? Yup, formulanya sama, penonton akan terhibur dengan adegan kocaknya yang semuanya sama yang ada di film original-nya. Rating: ★★★

REINO EZRA ANRETI (Ajirenji Mindstream Reviews)

Ada dua problem yang bikin gw nggak terlalu merasa film ini sampai bagus banget. Yang pertama adalah babak perkenalannya yang puanjang dan cukup melelahkan, seakan-akan susah banget untuk menunjukkan sifat-sifat slebor dan ngeselin dari si nenek. Walaupun itu semua paid-off di bagian-bagian cerita selanjutnya, tapi ya gw harus mengeluarkan jurus kesabaran ekstra untuk melewati babak ini sampai akhirnya si nenek jadi muda dan plot bergulir dari sana. Yang kedua adalah canggungnya gw melihat dari dunia yang ditampilkan di sini. Mungkin ada semacam pengaruh Korea di sana, tapi emang mungkin gw belum terbiasa dengan imaji bahwa kehidupan kontemporer di RRC sekarang se-luxurious itu. Rating: ★★★

 

Last Updated: 26 April 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)