Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Little Big Master (2015)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted July 30, 2015 by

 
Full Article
 
 

Little Big Master_Poster 27x39

Critics Review: ★★★3/4 (2 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★ (4 reviews)

SYNOPSIS

Berdasarkan kisah nyata, Little Big Master bercerita tentang perjuangan kepala sekolah wanita dengan gaji terendah dalam sejarah Hongkong. Hung mengundurkan dari posisinya sebagai kepala sekolah di sebuah taman kanak-kanak elit, dan suaminya, Tung, mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai kurator museum. Mereka melakukannya tepat di hari ulang tahun perkawinan mereka yang ke-10. Pasangan ini berencana untuk pergi keliling dunia. Tetapi, Hung melihat berita tentang sebuah taman kanak-kanak di desa Yuen Long yang sedang mencari kepala sekolah (dan guru, serta tenaga pembersih) dengan gaji yang sangat kecil. Jika dalam empat bulan mereka tidak mendapat kepala sekolah, taman kanak-kanak tersebut akan diubah menjadi tempat sampah untuk sebuah rumah pemakaman. Hati Hung tersentuh melihat lima muridnya yang tak mampu dan kemudian mendaftar untuk pekerjaan tersebut. Setelah lima muridnya membuka diri padanya, pekerjaan ini membuat Hung bertemu dengan orang tua masing-masing murid yang berjuang dalam kemiskinan setiap hari.

 

Based on a true story Little Big Master tells about the struggle of the lowest paid headmistress in the history of Hongkong. Hung resigned from her position as headmistress at an elite kindergarten and her husband Tung resigned from his job as a museum curator both on their 10th wedding anniversary. The couple plan on travelling around the world. But Hung sees the news about a kindergarten at Yuen Long village that is looking for a headmistress (and teacher also janitor) with a very low wage. If in four months the kindergarten doesn’t get a headmistress, the school will be turned into garbage room or funeral home. Hung’s heart is touched to see the five poor students and applies for the job. After her five students open up to her, her job brings Hung to each student’s custodian who struggles in their poverty everyday.

General Information

Director: Adrian Kwan
Scriptwriter: Hannah Cheung, Adrian Kwan
Cast: Miriam Chin Wah Yeung, Louis Koo
Running Time: 112 minutes
Release Date: 29 July 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

Meski inspiratif, Little Big Master jauh dari kesan menggurui. Bahkan adegan yang dimaksudkan mengguras emosi penonton dituturkan secara tidak berlebihan. Film yang sangat cocok ditonton bersama keluarga. Asal, jangan lupa menyiapkan tisu untuk mengusap air mata yang jatuh tanpa disadari. Rating: ★★★1/2

TAUFIQUR RIZAL (Flick Magazine)

Adrian Kwan tidak hanya mengkreasi Little Big Master sebagai melodrama mengharu biru belaka yang meminta penonton iba pada kondisi para tokohnya, melainkan juga memfungsikannya sebagai tontonan inspiratif sarat motivasi yang akan menggugah semangatmu untuk tidak mudah menyerah pada keadaan. Akan menjadi semakin menarik untuk disimak terutama jika kamu memang memiliki jiwa mengajar dan sosial sama tinggi, serta begitu mencintai dunia pendidikan, seperti halnya Lui Wai-hung. Pesan saya sebelum menonton film ini: persiapkan banyak tissue, percayalah, kamu akan membutuhkannya. Sungguh sebuah film drama humanis yang menarik! Rating: ★★★★

 

 

BLOGGERS REVIEW

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Over the genre left quite long in HK cinema, Little Big Master played by the cheesiest way, but it’s still hard to hold back your tears, mostly when the real life aftermath came in the end of the movie. Rating: ★★★

HARIS FADLI PASARIBU (Tales from Motion Sickness)

Masalah Little Big Master adalah terlalu berkonsentrasi pada momen-momen klise untuk memancing rasa haru. Tapi, uniknya ia ternyata memang berhasil membangkitkan rasa haru saat menyaksikan film tentang pengabdian seorang guru di sebuah sekolah pedesaan ini. Porsi melodrama dan motivasional Little Big Master cukup berimbang. Dan yang penting, meski klise tidak terasa terlalu manipulatif. Mungkin karena setiap pemain berperan dengan bagus hingga kita merasakan ketulusan dalam emosi ceritanya. Dan itu penting. Jadi, kalau ingin terharu-biru dalam sebuah drama humanis, Little Big Master bisa jadi pilihan. Siapkan tisu jangan lupa. Rating: ★★★1/2

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

Little Big Master ini sebenarnya punya pesan bagus tentang pendidikan, tapi filmnya sendiri gak konsisten dan maksa banget untuk nyuruh nangis. Rating: ★★1/2

SHADIA PRADSMADJI (Anak Film)

Film ini berhasil secara teknis dan dalam tujuan utamanya sebagai film yang mendidik dan membangun semangat positif yang inspiratif. Hanya saja, saking getol dan kerasnya, film ini terkesan menggurui dan sering lupa terhadap logika-logika ceritanya sendiri, sehingga terkesan too good to be true. Rating: NA

TEGUH SANTOSO (Reviewsiana)

Little Big Master = Laskar Pelangi rasa Hong Kong. Sukses menarik tawa dan simpati semua umur. Rating: ★★★

 

Last Updated: 9 August 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)