Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Ode to My Father (2014)

 

Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted February 12, 2015 by

 
Full Article
 
 

OdeToMyFather-Poster

Critics Review: ★★★3/4 (3 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★3/4 (2 reviews)

SYNOPSIS

Di tengah kekacauan yang disebabkan oleh para pengungsi yang pergi menghindari Perang Korea di bulan Desember 1950, seorang bocah laki-laki, Duk-soo, melihat nasibnya berubah hanya dalam sekejap ketika dirinya terpisah dengan adik perempuannya, membuatnya pergi meninggalkan sang ayah untuk mencarinya. Duk-soo yang kemudian menetap di Busan mendedikasikan dirinya untuk mengurus keluarganya yang tersisa, mengerjakan beragam pekerjaan aneh untuk menyokong mereka sepeninggal sang ayah. Dedikasinya pada keluarga pertama-tama membawa Duk-soo pada tambang-tambang batu bara mematikan di Jerman, di mana dirinya bertemu dengan cinta pertamanya, Youngja, dan kemudian membawanya lagi ke Vietnam yang sedang tercabik-cabik oleh perang dalam film epik mengenai pengorbanan seorang pria ini.

 

Amid the chaos of refugees fleeing the Korean War in December 1950, a young boy, Duk-soo, sees his fate change in the blink of an eye when he loses track of his younger sister and he leaves his father behind to find her. Settling in Busan, Duk-soo devotes himself to his remaining family, working all manner of odd jobs to support them in place of his father. His dedication leads him first to the deadly coal mines of Germany, where he meets his first love, Youngja, and then to war-torn Vietnam in this generational epic about one man’s personal sacrifices.

 

General Information

Director: Youn Jk
Scriptwriter: Soo-jin Park
Cast: Jeong-min Hwang, Yunjin Kim, Dal-su Oh
Running Time: 126 minutes
Release Date: 16 February 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

MARIA SHAFITA (All Film Magazine)

Kisah kehidupan yang meramu momen-momen sedih, lucu, mengharukan, dan latar sejarah dengan pas. Menyasar air mata penonton, tapi masih tulus untuk bisa menyentuh dan menimbulkan emosi nyata. (taken from print edition #63) Rating: ★★★1/2

REINO EZRA ANRETI (Muvila)

Dengan mahalnya nilai produksi dan hebohnya adegan-adegan yang ditampilkan, setidaknya film ini tidak lalai terhadap hati. Inilah yang membuat Ode to My Father jadi sebuah sajian yang tidak sia-sia, sekaligus sangat menghibur. Terlepas dari beberapa inkonsistensinya, film ini tetap sebuah penghormatan yang cukup baik bagi mereka yang telah berjuang keras untuk sintas dan membangun hidup yang lebih baik melewati berbagai kesulitan. Rating: ★★★1/2

SHANDY GASELLA (Detik)

‘Ode To My Father’ merupakan film terbaik yang saya tonton tahun ini, paling tidak sejauh ini, dan rasanya bakal sulit sekali tergeserkan oleh film-film lain. Dalam satu paket, film ini memiliki hampir segalanya; naskah cerita yang memikat, humor dan melodrama yang seimbang takarannya, permainan apik dari aktor-aktornya, penyutradaraan, efek visual, hingga desain set tata produksi yang mengagumkan. Rating: ★★★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

Sebuah drama semi historis bersakala besar yang mampu menghadirkan perjalanan seorang manusia dengan kesederhaannya becerita, terlebih ia punya momen ‘jalinan kasih’ yang siap meruntuhkan emosimu, bukan dengan kesedihan namun dengan kebahagiaan. Sesuatu yang jarang dilakukan perfilman Korea Selatan. Rating: ★★★1/2

TOM WILLIAM (Movie Flash)

Sebuah kisah luar biasa dengan setting kelamnya sejarah Korea Selatan ini akan mampu membawa inspirasi dan rindunya hidup dalam kekuatan sebuah keluarga. Rating: ★★★★

 

Last Updated: 20 April 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)