0
Posted July 10, 2015 by admin in Press Release
 
 

Cinemaxx Meluncurkan Destinasi Cinema di Maxx Box Lippo Village Sebagai Bagian dari Rencana Ekspansi US$ 500 Layar Sinema


PT Cinemaxx Global Pasifik (Cinemaxx), jaringan bioskop dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, hari ini (8/7) mengumumkan soft opening kompleks sinema terbarunya di Maxx Box Lippo Village, Karawaci. Menggabungkan sistem sinema paling mutakhir dan komprehensif yang ada saat ini, kompleks sinema baru ini adalah tujuan hiburan unggulan Cinemaxx dan kini menawarkan 9 layar: 2 layar Ultra XD, 2 layar Cinemaxx Gold dan 5 layar Reguler. Fase kedua dari pengembangan unik ini direncanakan untuk kuartal ketiga tahun 2015 yang akan memperkenalkan layar kesepuluh dengan konsep layar baru dan menarik, ekslusif secara global di Cinemaxx.

“Kami menanamkan lebih dari US$ 500 juta selama 10 tahun ke depan untuk membuka 2.000 layar di seluruh Indonesia,” ujar Brian Riady, CEO Cinemaxx. “Indonesia adalah negara terpadat di Asia Tenggara dan keempat terbesar di dunia, namun saat ini merupakan salah satu pasar sinema dengan penetrasi terendah di dunia. Dengan rencana pengembangan 10 tahun kami, Cinemaxx akan menjadi jaringan sinema terbesar dan paling komprehensif di Indonesia sejauh ini.”

Sebagai afiliasi Lippo Group, Cinemaxx mulai beroperasi sejak bulan Agustus 2014, dan sejak itu telah membuka 11 bioskop; terdiri dari 60 layar di 9 kota di seluruh Indonesia. Bertekad penuh untuk memimpin pasar di industri bioskop, Cinemaxx akan mempercepat pengenalan pusat hiburan mutakhir di dalam negeri.

Cinemaxx Maxx Box Lippo Village menaikkan tingkat kompetisi dengan penawaran fitur-fitur barunya. Cinemaxx Maxx Box Lippo Village adalah satu-satunya bioskop di Indonesia dengan 2 layar raksasa Ultra XD. Setiap layar terbentang dengan lebar lebih dari 24 meter dan tinggi 14 meter (atau setara dengan 370 unit layar tv LED 55- inch), diterangi Proyektor Barco Dual Digital canggih, dan dirancang dengan geometri auditorium yang dioptimalkan secara khusus, Ultra XD adalah pengalaman menonton film tiada banding. Suara berkekuatan 3 dimensi di Ultra XD adalah kecanggihan sistem suara dari Dolby Atmos.

“Indonesia menawarkan kesempatan pertumbuhan menarik di industri sinema, dan Dolby menanti kesempatan bekerja dengan Cinemaxx untuk memberikan pengalaman sinematik pamungkas kepada penonton di Indonesia,” tutur Pankaj Kedia, Sr. Regional Director SE Asia, ANZ & India of Dolby Laboratories. “Dengan Dolby Atmos, penonton tidak hanya menonton film, mereka mengalaminya, dan kami yakin penonton akan kembali lagi dan lagi untuk pengalaman luar biasa yang hanya bisa dilakukan Dolby Atmos.”

Cinemaxx Maxx Box Lippo Village juga menampilkan Cinemaxx Gold, sinema “kelas VIP”, yang menawarkan pengalaman sinema termewah dengan lounge eksklusif, pelayan pribadi dan layanan makanan, sofa kulit besar dual-motor recliner untuk memanjakan kenikmatan menonton.

Cinemaxx juga dengan bangga memperkenalkan “Hyperstation,” pengalaman digital interaktif terbesar di Indonesia, di Cinemaxx Maxx Box Lippo Village. Dibuat dengan teknologi Christie Experiential Networks dari pemimpin audiovisual solutions integrator Christie, Hyperstation adalah sebuah digital out of home platform yang inovatif yang menawarkan penonton tampilan interaktif digital dengan banyak fitur menarik termasuk fitur yang berkaitan dengan film, motion-capture games, dan interaksi media sosial. Hyperstation akan segera diperluas untuk memasukkan banyak aplikasi mendebarkan dan game motion-activated lainnya.

Lin Yu, Vice President Christie Asia Pacific mengatakan, “Hyperstation di Cinemaxx immersive, interaktif dan seperti mimpi, dan Hyperstation adalah tampilan interaktif terbesar dan paling menawan yang pernah ditawarkan bioskop manapun di dunia. Pasti memikat dan menarik penyuka film pada pandangan pertama, visual yang luar biasa yang berhasil dikeluarkan oleh teknologi visual Christie yang terdepan diperkirakan akan menjadi pusat perhatian di Maxx Box Lippo Village”

Indonesia dengan populasi terbesar keempat di dunia saat ini kekurangan layar bioskop. Total hanya ada sekitar 1.000 layar bioskop di pasar di mana makroekonomi dan fundamental demografi mendukung ekspansi pesat bioskop di seluruh negeri.

“Industri sinema di Indonesia mempunyai potensi sangat besar untuk bertumbuh dibandingkan dengan tingkat yang ada saat ini,” ungkap Vivek Coulo, Executive Director, Media Partners Asia. “Dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia, Indonesia sangat kekurangan layar bioskop dan hanya memiliki 3,7 layar per satu juta orang dibandingkan dengan angka 39,9 di Singapura. Ini menunjukkan kesempatan pertumbuhan yang luar biasa.”

 

Tentang Cinemaxx

Cinemaxx, jaringan sinema yang diluncurkan pada tahun 2014 oleh Lippo Group, siap menjadi salah satu pemutar film terbesar dan paling disukai di Indonesia – dengan rencana membuka lebih dari 2.000 layar di 300 lokasi tersebar di 85 kota selama 10 tahun ke depan.