Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

A War (2015)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted February 22, 2016 by

 
Full Article
 
 

AWar-Poster

Critics Review: ★★★★ (1 review)
Film Bloggers Review: ★★★3/4 (6 reviews)

SYNOPSIS

Perwakilan resmi Denmark untuk Academy Awards. Komandan Claus M. Pedersen dan anak buahnya ditugaskan di Afghanistan. Sementara itu, di Denmark, istri Claus, Maria, berusaha untuk tetap menjalankan kehidupannya sehari-hari, dengan suami yang sedang berada di medan perang, dan tiga anaknya yang merindukan ayah mereka. Dalam sebuah operasi rutin, para tentara tersebut terjebak dalam serangan, dan demi menyelamatkan anak buahnya, Claus mengambil sebuah keputusan yang berakibat fatal bagi dirinya—dan keluarganya di Denmark.

 

Denmark’s official entry for the Academy Awards. Company commander Claus M. Pedersen and his men are stationed in Afghanistan. Meanwhile, back in Denmark, Claus’ wife Maria is trying to hold everyday life together, with a husband at war and three children missing their father. During a routine mission, the soldiers are caught in heavy crossfire and in order to save his men, Claus makes a decision that has grave consequences for him – and his family back home.

General Information

Director: Tobias Lindholm
Scriptwriter: Tobias Lindholm
Cast: Pilou Asbæk, Tuva Novotny, Dar Salim, Søren Malling, Charlotte Munck, Dulfi Al-Jabouri
Running Time: 115 minutes
Release Date: 24 February 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

FARIZ BUDIMAN (All Film Magazine)

Film perang yang realis dan shocking. Rating: ★★★★

 

BLOGGERS REVIEW

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Contrasting warzone and home beyond an absorbing anatomy of consequences and human integrity, A War never once loses its core of emotion. Rating: ★★★★

DIAKSA ADHISTRA (Mokino)

Film berlatar perang yang melihat dari tiga sisi: Perang di medan yang sebenarnya, “perang” di rumah tangga, dan perang mempertahankan diri sendiri. Very recommended non-Hollywood movie to watch. Rating: ★★★★1/2

IRNA GAYATRI (Layar Tancep)

Meski merupakan drama yang memang cukup lambat pada awalnya, Lindholm mampu membuka lembaran demi lembaran adegan dengan pasti, membuat kita tak akan melewatkan detik demi detiknya yang bergerak lambat. Ini drama tentang keluarga, tentang bagaimana seorang ayah dan komandan bersikap dan berusaha bertanggung jawab dalam waktu yang bersamaan. Tentu saja Claus tidak bisa memilih keduanya, karena itulah dilema yang dihadirkan tidak dibuat-buat dan mengalir begitu saja. Rating: ★★★

RASYID HARRY (Movfreak)

A War sesungguhnya terasa amat familiar, mulai dari tema, cerita, bahkan perpindahan fokus menuju ruang persidangan juga bukanlah suatu hal baru meski harus diakui Lindholm cukup kokoh menghantarkan tiap aspeknya. Penggunaan shaky cam dalam taraf sewajarnya untuk adegan battlefield menguatkan suasana chaotic realistis, menjauhkan filmnya dari kesan glorifikasi peperangan berbalut kemewahan visual. Courtroom drama-nya pun mampu menggugat perspektif saya akan moralitas. Namun lagi-lagi semuanya terlalu familiar, menyebabkan A War tidak memberi impact atau provokasi lebih kuat. Rating: ★★★1/2

TEGUH RASPATI (UlasanPilem)

Asbaek mendapat range akting yang luas untuk membawakan kompleksitas karakter Claus. Ia adalah tentara yang idealis dengan nilai moral yang kuat, namun juga terjebak dalam dilema yang membuatnya harus memilih antara idealisme atau keluarga. Film ini tak menjustifikasi, melainkan membiarkan penonton untuk menilai sendiri. Rating: ★★★1/2

TIMOTIUS PRASSANTO (Sobekan Tiket Bioskop)

Film perang yang realistis di hidup setelah perang. Rating: ★★★★

 

Last Updated: 26 February 2016


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)