Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

The Canal (2014)

 

 
Overview
 

Genre: , ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted August 10, 2015 by

 
Full Article
 
 

TheCanal-Poster

Critics Review:  ★★★ (1 review)
Film Bloggers Review: ★★★1/4 (11 reviews)

SYNOPSIS

Duduk di sebuah bioskop kosong, seorang pengarsip film memandangi video yang akan menghancurkan hidupnya. David dan istrinya adalah pasangan yang bahagia–atau begitulah yang ada di pikirannya. Ketika ia mengetahui bahwa rumah yang mereka tempati bersama putra mereka merupakan lokasi pembunuhan sadis di masa lalu, David menganggapnya sebagai sejarah yang sudah lewat saja. Itu sampai sejarah gelap tersebut berimbas pada masa depan dan melingkupi hidupnya dengan bayang-bayang. Dan ketika sebuah rahasia membuat pernikahannya hancur berantakan, David merasa bahwa roh gelap di rumah itu entah bagaimana turut berperan. Dalam usahanya untuk mengungkap hal ini, David mulai menjadi gila, mengancam keselamatan orang-orang di sekelilingnya.

 

Sitting in an empty theater, a film archivist watches the grainy footage that will be his undoing. David and his wife are perfectly happy-or so he believes. When he finds out the home he shares with his wife and son was the scene of a ghastly turn-of-the-century murder, David dismisses it as ancient history. That is, until the sinister history ripples into the present and casts a shadow over life as he knows it. And when a looming secret shatters his marriage, David can’t help but suspect the dark spirits of the house are somehow involved. In his drive to unveil the shadows hidden in the walls, David begins to descend into insanity, threatening the lives of everyone around him.

General Information

Director: Ivan Kavanagh
Scriptwriter: Ivan Kavanagh
Cast: Rupert Evans, Antonia Campbell-Hughes, Hannah Hoekstra, Calum Heath
Running Time: 92 minutes
Release Date: 12 August 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

RANGGA ADITHIA (Flick Magazine)

Rasa cekam The Canal memang sudah mantap terbangun lebih dulu dari sejak film dimulai. Horornya dibangun pelan-pelan, sambil memasukkan unsur-unsur menegangkan kedalamnya, dari bebunyian yang membuat perasaan tidak enak sampai gambar-gambar disturbing yang lewat begitu saja tanpa lebih dulu bilang permisi. The Canal punya momen-momen horor yang mengasyikkan dan beberapa sanggup memaksa saya untuk mikir yang seram-seram duluan, sesuatu yang jarang dilakukan oleh film-film horor kekinian. Apakah kesabaran ekstra di awal kemudian setimpal begitu film melepas horornya? saya akan jawab: IYA! Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

ATIKAH HANIFATI (Anak Film)

The Canal merupakan film horor yang masih bisa dikatakan menarik dengan atmosfir mencekam yang dapat membuat kita tak nyaman ketika menontonnya. The Canal menakuti penontonnya dengan membangun jalan cerita yang menegangkan dengan nuansa kelam meskipun konflik utamanya tidak menawarkan sesuatu yang baru. Rating: ★★★1/2

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Mostly plays its unsettling creepiness with feels, The Canal will snap ur brain and scare you out. An Irish psychological horror we’ve barely seen. Rating: ★★★1/2

DIAKSA ADHISTRA (Mokino)

They said it’s The Babadook meets The Shining, and it’s true. Horor yang oke. Rating: ★★★★

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

The Canal ini gila. Rating: ★★★

HARIS FADLI PASARIBU (Tales from Motion Sickness)

Film arahan Ivan Kavanagh ini ternyata cukup seru untuk diikuti dan menimbulkan rasa penasaran. Ambiguitas karakternya dibangun dengan baik. Atmosfir seramnya juga lumayan tergali, meski rasanya tidak luput dari beberapa hal klise. Jelas bukan sebuah masterpiece, namun di tengah keringnya film horor yang menggugah saat ini, film ini boleh dibilang cukup menonjol dan sayang untuk dilewatkan. Rating: ★★★

HARY SUSANTO (Movienthusiast)

The Canal punya atmosfer horor psikologis dan supernatural mencekam yang membuat dudukmu tak nyaman. Rating: ★★★1/2

INDANAVETTA PUTRI (Layar Tancep)

Kavanagh jelas terinspirasi dari banyak film horor klasik seperti Repulsion (Roman Polanski), Berberian Sound Studio (Peter Strickland), dan The Shining (Stanley Kubrick) dalam membangun elemen spooky-nya. Kavanagh bereksperimen dengan sound yang mencekam dan single frame shots yang cukup berhasil. Sayang, di babak ketiga ceritanya malah kedodoran dan diakhiri dengan ending yang terlalu mudah ditebak, namun suasana mencekam dan depresif ini benar-benar menakutkan dan melelahkan. Rating: ★★★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

NA. Rating: ★★★★

LUTHFI PRASETYA PUTRA (Review Luthfi)

Film horor yang berjalan dengan pelan namun menghanyutkan. Penuh dengan misteri dan pembangunan cerita yang mumpuni. Minim akan jumpscare namun mampu menjaga atmosfir dan rasa ngeri dengan stabil. Sayangnya pembangunan cerita yang sudah cukup apik tersebut diselesaikan dengan cara yang generik. Mudah diprediksi. Film yang tidak terlalu memuaskan namun juga tidak membuat pulang dengan rasa kecewa. Rating: ★★★

TIMOTIUS PRASSANTO (Sobekan Tiket Bioskop)

Untuk menikmati The Canal, memang penonton harus bersabar dalam setengah film pertama, untuk menelan semua cerita yang dikupas satu demi satu. Tetapi kemudian kesabaran tersebut akan terbayar tuntas dengan adegan klimaks yang powerful. Tidak hanya semua misteri terjawab, tetapi juga dihujani oleh semua horror-treatment dalam beberapa menit tanpa henti. Dan setidaknya akan ada beberapa adegan yang akan menempel dalam kepala selama beberapa hari. Rating: ★★★★

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

The Canal was a horror that still cared to tell a story. Although nothing’s special, the ending was disturbing! Rating: ★★★

 

Last Updated: 5 September 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)