Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

The Program (2015)

 

 
Overview
 

Genre: , ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted January 27, 2016 by

 
Full Article
 
 

1Sheet_UK_PROGRAM_AW_f.indd

Critics Review: ★★★1/4 (2 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★ (8 reviews)

SYNOPSIS

Berdasarkan kisah nyata mengenai salah satu kasus paling kontroversial dalam sejarah olahraga. David Walsh, seorang wartawan olahraga dari Irlandia, merasa yakin bahwa performa pebalap sepeda Lance Armstrong saat dirinya memenangkan Tour de France dipengaruhi oleh zat-zat terlarang. Atas dasar keyakinan ini, ia memulai untuk memburu bukti-bukti yang akan mengungkapkan kecurangan Armstrong.

 

Based on the true story of one of the most controversial cases in the history of sports. David Walsh, an Irish sports journalist, is convinced that cyclist Lance Armstrong’s performances during the Tour de France victories are fueled by banned substances. With this conviction, he starts hunting for evidence that will expose Armstrong.

General Information

Director: Stephen Frears
Scriptwriter: John Hodge
Cast: Ben Foster, Chris O’Dowd, Jesse Plemons, Lee Pace, Dustin Hoffman, Laura Donnelly
Running Time: 103 minutes
Release Date: 29 January 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ANISHKA SYAFRANI (All Film Magazine)

The Program digarap secara one-dimensional. Hanya ada hitam dan putih di antara Walsh dan Armstrong. Namun cara Frears membawa ketegangan dan emosi ke dalam cerita yang mudah ditebak patut dipuji. Selama dua jam, The Program mampu melaju dengan tempo yang menghibur hingga garis finish. Rating: ★★★1/2

REINO EZRA ANRETI (Muvila)

NA. Rating: ★★

SHANDY GASELLA (Detik)

NA. Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

Feels jumpy sometimes but The Program offers a powerful biopic and its good to not too glittering Lance Armstrong’s name. Rating: ★★★★

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Depicting the biggest doping scandal in sports history, The Program came close to a compelling thriller with great performance by its cast. Rating: ★★★★

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

The Program is a tightly-scripted and powerfully-acted sport thriller that never give its audiences any chance to blink. Rating: ★★★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Kekuatan film ini ada di Ben Foster. Sepanjang film berhasil meyakinkan penonton dengan apa yang dilakukannya. Film biografi yang OK. Rating: ★★★

RASYID HARRY (Movreak)

Di tangan sutradara Stephen Fears, The Program menjadi drama olahraga yang gagal menangkap adrenaline rush dunia tersebut. Tour de France tidak hanya dramatis tapi juga berbahaya, di mana total sudah memakan empat korban jiwa dan serangkaian kecelakaan fatal lain. Stephen Fears mampu mengemas sequence balapan secara well-made, tapi nihil intensitas ketegangan apalagi getaran emosi. Caranya bernarasi pun tidak membuat saya nyaman mengikuti cerita. Alurnya melompat begitu kasar, memunculkan kembali penyakit lama film biopic yang seperti hanya gabungan ala kadarnya dari serangkaian segmen. Rating: ★★1/2

REINO EZRA ANRETI (Ajirenji Mindstream Reviews)

Sayang sih, padahal materinya sangat potensial. Performa akting pemainnya juga bagus-bagus walau belum stand-out juga. Pengadeganan balap sepedanya sangat menarik. Belum lagi detail-detail tentang dunia olah raga sepeda profesional yang diungkap cukup banyak. Bahan-bahannya lengkap dan punya kualitas, cuma hasilnya nggak rasa apa-apa. Rating: ★★
TEGUH RASPATI (UlasanPilem)

Kita akan berekspektasi untuk mendapatkan penelusuran lebih dalam atau eksplorasi personal dari sang legenda. Film ini sayangnya tak melakukan hal tersebut dan sering kali hanya menuturkan apa yang sudah kita tahu. Rating: ★★1/2

TIMOTIUS PRASSANTO (Sobekan Tiket Bioskop)

Ben Foster rasanya memang cocok untuk memerankan karakter yang antagonis ataupun labil seperti ini. Sulit untuk merasa bosan selama 103 menit karena film ini menceritakan kisahnya dengan sinematografi yang menarik. Meski banyak menyajikan dialog, tetapi teknik sinematografi yang digunakan seakan membuat penonton tetap berdegup kencang seperti sedang menyajikan balap sepeda tanpa henti. Rating: ★★★

 

Last Updated: 11 February 2016


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)