Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

#66 (2016)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 


0
Posted November 13, 2016 by

 
Full Article
 
 

66-poster

Critics Review: NA (0 review)
Film Bloggers Review: ★1/2 (4 reviews)

SYNOPSIS

#66 (Asun Mawardi) adalah seorang pembunuh bayaran yang ditugaskan membunuh seorang informan polisi untuk melindungi sebuah organisasi kriminal, tetapi Ia kabur dengan uang bayarannya ke luar kota, tanpa menyelesaikan tugasnya. Karena dia ingin meninggalkan kehidupan kriminalnya.

#66 memutuskan untuk kembali ke rumahnya, tapi Ia tidak diterima oleh keluarga karena selama ini dia menghilang tanpa ada kabar berita dan membuat keluarganya kecewa. Dan #66 memutuskan bekerja sebagai supir dan pengawal pribadi gadis cantik bernama Fara (Donita) yang ternyata adalah anak dari kepala organisasi kriminal.

Berniat ingin keluar dari masa lalunya kini #66 terperangkap lagi di dunia kriminal. Semakin ia mengetahui tentang keluarga Fara, semakin terbukti bahwa mereka bekerja untuk para kriminal dan adiknya Ari (Ricardo Silenzie) menjadi pengantar narkoba. Mereka berdua terseret semakin jauh karena ditugaskan menghancurkan sarang narkoba dan membunuh geng musuh.

#66 berusaha untuk berdamai dengan masa lalunya, kegagalannya, dan membangun kembali hubungan dengan ayah dan adiknya. #66 dihadapkan pada pilihan untuk tetap loyal dengan pekerjaannya atau melindungi keluarganya.

General Information

Director: Asun Mawardi
Scriptwriter: Matthew Ryan Fischer, Asun Mawardi
Cast: Asun Mawardi, Donita, Erwin St Bagindo, Ali Syehan, Aji Setiaji, Ari Riski Ananda
Running Time: 115 minutes
Release Date: 17 November 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

BLOGGERS REVIEW

DANIEL IRAWAN (Daniel Dokter)

Might failed the drama, #66 set a new line of B-actioners like Leo Fong’s ’80s flicks. Asun sure knows how to stage and direct his action scenes. Rating: ★★1/2

DJAY (So-Called Reviewer)

I must admit, sepuluh menit terakhir fighting scene-nya bagus. Rating: ★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Filmnya terlalu menjemukan untuk film action. Sisi menjemukannya terletak di dialog-dialog dengan dubbing yang terlihat aneh dan kaku. Kemudian sisi action-nya kurang terlihat real. Boleh aja kasih efek visual menembak kepala orang dengan crotan darah, tapi sisi action juga harus real lah. Masa keren action-nya cuma di sepuluh detik terakhir. Lebih banyak dramanya, 115 menit pula. Untuk sepuluh detik terakhir yang keren banget, boleh lah bagi yang ada uang banyak, nonton di akhir aja. Rating: ★

RASYID HARRY (Movfreak)

#66 punya kebrutalan aksi cukup, sayang dirusak kekacauan naskah yang memusingkan dan akting kaku cast selain Donita. Rating: ★1/2

 

Last Updated: 18 November 2016


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)