Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

99% Muhrim: Get Married 5 (2015)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted July 28, 2015 by

 
Full Article
 
 

GetMarried5-Poster

Critics Review: ★★1/4 (6 reviews)
Film Bloggers Review: ★★1/2 (6 reviews)

SYNOPSIS

Mae (Nirina Zubir) dan Rendy (Nino Fernandez) tambah mapan, gaya hidupnya semakin tinggi, bahkan Rendy ditawari untuk pindah ke Amerika. Tidak ada yang kurang dalam hidup Mae, suami ganteng dan sukses yang sangat mencintainya, anak-anak yang lucu dan pintar, juga kekayaan. Namun saat dinner merayakan wedding anniversary, mobil Pak dan Bu Mardi (Jaja Mihardja – Meriam Bellina) yang dititipin anak-anak Mae, Hanung (Farras Fatik), Mark (Steven Craig), dan Oprah (Hadijah Shahab) dibegal! Kondisi Bu Mardi genting. Mae shock, hari yang perfect dalam sekejap berubah total! Mae melihat anak-anaknya berdoa. Panik Mae mencari buku do’a di mobil hasil melayat. Untungnya Bu Mardi siuman, dan bilang ia yakin berhasil siuman karena do’a Mae dan anak-anaknya. Mae pun nangis, ia sadar ada yang belum ia miliki, yaitu iman!

Di tengah kegalauan Mae, Sophie (Anggika Borsterli) yang sudah kawin gantung mulai berpikir dua kali untuk mengesahkan perkawinannya dengan Jali (Ricky Harun) yang posesif, malah berusaha kabur dari Jali dengan masuk ke pesantren kilat. Tidak disangka-sangka, di pesantren Sophie mendapat hidayah, bahkan mengubah penampilannya yang biasa sexy menjadi syar’ii. Mae kaget, Sophie kok lebih berani buat keputusan, bahkan menjual barang-barang mewahnya di garage sale bersama Eman (Amink) untuk santunan.

Perubahan Sophie dan Mae yang mengacu ke agama, bukannya membuat orang-orang di sekitar mereka senang, tapi justru panik! Mae terlibat perdebatan tanpa henti dengan Rendy. Bu Mardi menyarankan untuk mengubah Rendy yang Islam KTP harus mulai dari diri Mae sendiri! Berbagai cobaan perkawinan sudah Mae dan Rendy lewati. Mulai dari masa belum bisa punya anak, kecemburuan, baby blues, bahkan sampai puber kedua. Namun bagaimana dengan dasar dari ikatan perkawinan yang paling hakiki? Apa Mae sanggup mengatasi cobaan terbesar dalam hidup, yakni meraih kebahagiaan di dunia lewat perkawinan? Bagaimana dengan akhir hubungan Sophie dan Jali? Temukan jawaban 1% sisa ‘kesempurnaan Pernikahan’ di Get Married 5!

General Information

Director: Fajar Bustomi
Scriptwriter: Cassandra Massardi
Cast: Nirina Zubir, Nino Fernandez, Ricky Harun, Anggika Bolsterli
Running Time: NA
Release Date: 30 July 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

NA. Rating: ★★

ANDRI CAHYADI (Cinemags)

NA. Rating: ★★★

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★★1/2

LUSI TRIANA (Muvila)

NA. Rating: ★★★

RANGGA ADITHIA (Flick Magazine)

Film kelima tapi tidak lupa pada root komedinya, Mae tetaplah Mae yang kita kenal 8 tahun lalu, Get Married 5 dengan embel-embel 99% Muhrim-nya tetap bisa mempertahankan kegeblekannya, walaupun tampilannya kali ini rada-rada religius. Get Married 5 memberi petuah sambil tidak lupa membuat saya tertawa, menyindir sana-sini sekaligus tetap terus menggelitik penonton. Rating: ★★★

SHANDY GASELLA (Detik)

Andai saja kisah Mae dan Rendy ini nyata, sangat mengesankan bahwa setelah segala ujian dan cobaan berat yang diberikan Mae, Rendy masih saja bertahan tak menceraikannya. Saya curiga bila kisah ini masih berlanjut, di film berikutnya Rendy bakal diceritakan berpoligami, dan Mae sebagai wanita salehah tentu bakal mengizinkan, itu pun dengan catatan bila penulis naskahnya tak seenak jidat mengubah-ubah perangai karakternya seperti yang selama ini dilakukannya; membuat karakter Mae seakan ia mengidap gangguan kejiwaan saja! Rating: 0

 

BLOGGERS REVIEW

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Konflik yang dipaparkan dalam skrip Cassandra memang harus diakui punya keakraban luarbiasa dengan fenomena yang kita lihat di sekitar kita sehari-hari sekarang ini, dari soal hidayah berikut alasan-alasan lain yang membuat sebagian orang seketika berpindah jalur, pesantren kilat, ustadz seleb (diperankan Fathir Muchtar) hingga arisan pengajian dibalik tendensi-tendensi sosialita bisa cukup menampar; sementara di luar soal agama, isu-isu masyarakat hingga soal begal yang disemat dalam nafas komedik tetap muncul secara bergantian. Walau tak sepenuhnya membentuk blend serapi film pertamanya, ini sungguh bukan usaha yang gagal; apalagi konsekuensi-konsekuensinya tak lantas digelar secara klise dan serba ujug-ujug menuju happy ending, tapi rata-rata melewati proses-proses storytelling dan character turnover yang wajar. Rating: ★★★

DJAY (So-Called Reviewer)

I have to admit beside the horrible plot and cheesy story, Get Married 5 ended with a good pace. Some nostalgic moments from the first installment and some parts can be done with slightly fitting jokes. Too bad Ringgo and Desta couldn’t join in this very end installment. Rating: ★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Dari secara keseluruhan seri Get Married, seri terakhir ini bisa dibilang memberikan sajian yang tidak istimewa ataupun memorable. Akan tetapi film ini bukan berarti jelek juga ya. Walaupun menyajikan momen-momen menarik di seri sebelumnya di akhir film tapi sayangnya tidak memberikan sajian humor yang menarik seperti di seri pertama. Hilangnya sosok kawan-kawan Mae seperti Guntoro dan Beni terlihat begitu terasa di film ini. Rating: ★★★

ROHMAN SULISTIONO (Ocehan Si Momo)

99% Muhrim: Get Married 5 awalnya menjanjikan, pertengahan penceritaan jadi terasa asal tempel gak terjait dengan rapi. Punya premis bagus dan “misi” baik yang cukup menyentil fenomena beragama saat ini, namun terasa mentah dan dieksekusi kurang baik. Duet Jaja Miharja – Bellina mencuri perhatian dan punya chemistry jauh lebih kuat dibanding pasangan utama film ini, Nirina dan Nino. Hampir semua cast bermain baik, cuma filmnya gak terlalu tampil baik, dan tentu saja banyak cameo yang punya potensi tapi ya gitu deh. Jelas ini seri Get Married paling lemah dan terasa banget digarap buru-buru. Rating: ★1/2

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Ketimbang bernakal-nakal ria mengkiritisi perilaku masyarakat–seperti dilakukan oleh Hijab di awal tahun ini–99% Muhrim (dari kata mahram) malah cenderung memilih jalur aman dengan memainkan kartu relijinya. Keceriwisan dalam berkomentar sosial dialihkan ke keceriwisan dalam menyebarkan tuntunan serba baik sehingga ada kalanya penonton tengah merasa mendengarkan ceramah agama di sebuah pengajian alih-alih menonton film di layar lebar. Akibatnya, level kesenangan pada film turut tergerus, sempat memunculkan rasa lelah yang untungnya tidak mendorong film terjerumus ke jurang bak Get Married 3. Phew. Kuncinya terletak pada masih berhasilnya si pembuat film dalam memantik derai tawa sekaligus memancing hati untuk ikut terenyuh. Rating: ★★★

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

Get Married masih bawel, cerdas, namun menggelitik. Sayangnya tak hanya nuansa itu yang dimunculkan di sini, seperti installment-installment sebelumnya. Yang mendominasi di installment kali ini justru melodrama kegundahan Mae yang terasa terlalu berlarut-larut, dengan memakan durasi yang cukup panjang tanpa perkembangan cerita yang cukup berarti, dan bagi penonton sekuler, terkesan halu (okay, mungkin lebih bijak kalau saya menggunakan istilah “sugestif semata”). Alhasil, kerenyahan komedi khas GM hanya ada di bagian awal dan menjelang akhir saja, dengan porsi yang jauh lebih sedikit. Alhasil, secara keseluruhan naskah Get Married 5 terasa tak punya perkembangan cerita yang cukup signifikan, terkesan tergesa-gesa, dan uninspired. Yang tersisa hanya beberapa line cerdas yang untungnya masih khas Get Married. Rating: ★★★

 

Last Updated: 6 September 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)