Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Ada Surga di Rumahmu (2015)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted March 27, 2015 by

 
Full Article
 
 

AdaSurgaDiRumahmu-Poster

Critics Review: ★★1/2 (3 reviews)
Film Bloggers Review: ★★1/4 (5 reviews)

SYNOPSIS

Sejak kecil Ramadhan terpaksa berpisah dengan kedua orang tuanya ketika Abuya (Budi Khairul) dan Umi (Elma Theana) mengirimkannya ke sebuah pesantren yang dipimpin oleh Ustadz Athar (Ustadz Ahmad Alhabsyi). Hidup jauh dari orang tua tak membuat kenakalan Ramadhan berkurang. Akibatnya ia sering dihukum Ustadz Athar, di antaranya melakukan dakwah di kuburan dan tempat-tempat yang ramai. Hukuman ini terpaksa mereka jalani meskipun harus menghadapi celaan, hinaan, bahkan terkadang ancaman.

Hidup Ramadhan dewasa (Husein Alatas) berubah saat Ustadz Athar menyampaikan kabar yang mengharukan. Ternyata selama ini biaya belajarnya dibayar oleh Abuya dengan mendonorkan ginjal pada Ustadz Athar yang memang sakit-sakitan. Kenyataan ini sangat memukul dan menyadarkan Ramadhan. Ia pun bercita-cita senantiasa membaktikan ilmunya.

Akan tetapi godaan tetap datang yang membuat Ramadhan di persimpangan jalan. Dia bertemu Kirana (Zeezee Shahab), dan berhubungan semakin dekat. Namun perkenalan dengan Kirana menyisakan rasa cemburu Nayla (Nina Septiani), yang sudah menjadi teman akrab Ramadhan sejak kecil. Selain itu, keinginan lama Ramadhan untuk menjadi artis pun bangkit kembali. Tanpa menghiraukan perasaan Ustad Athar dan kedua orang-tuanya, Ramadhan mencoba merantau ke Jakarta.

 

Since he was little, Ramadhan is forced to separate with his parents when Abuya (Budi Khairul) and Umi (Elma Theana) sent him to a boarding school led by Ustadz Athar (Ustadz Ahmad Alhabsyi). Living far away from his parents did not reduce Ramadhan’s naughtiness. Consequently, Ustadz Athar often punished him by, among others, sending him to preach in cemeteries and crowded places. He had no choice but to do it in spite of the ridicule, insult, and sometimes, threats that he received.

When he’s grown up, Ramadhan’s (Husein Alatas) life took a drastic turn when Ustadz Athar came to him with a sad news. It turns out, his school tuition has been paid all this time by Abuya–he donated his kidney to the sick Ustadz Athar. This fact struck him and made Ramadhan promise that he will always use his knowledge for the greater good.

But, tempation came and put Ramadhan on a crossroads. He met Kirana (Zeezee Shahab) and grew close to her. But his acquaintance to Kirana made Nayla (Nina Septiani), his childhood friend, jealous. Furthermore, Ramadhan’s ambition to be an artist resurfaced. Without considering Ustadz Athar and his parents’ feelings, Ramadhan went to Jakarta to try his luck.

General Information

Director: Aditya Gumay
Scriptwriter: Oka Aurora, Ahmad Al-Habsyi
Cast: Husein Al Atas, Zee Zee Shahab, Nina Septiani, Elma Theana, Khairul Budi
Running Time: 106 minutes
Release Date: 2 April 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

NA. Rating: ★★

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Ada Surga di Rumahmu sama sekali tidak pernah terasa memaksakan jalan ceritanya untuk membuat penontonnya tersentuh maupun mengajari para penontonnya. Tidak ada tangis maupun dakwah maupun emosi meluap-luap yang tersaji secara berlebihan dalam film ini. Dengan bantuan pengarahan Aditya Gumay yang efektif — yang memang telah berpengalaman dalam mengarahkan film-film sejenis seperti Emak Ingin Naik Haji (2009) dan Ummi Aminah (2012), Ada Surga di Rumahmu terasa begitu sederhana namun mengalir pasti dalam penceritaannya yang berhasil menjadikan kisah mengenai penghormatan terhadap kedua orangtua ini memiliki daya tarik yang sulit untuk ditolak. Rating: ★★★

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

Formula ceritanya sedikit klise: ada pertobatan dan ada kisah cinta. Namun Aditya bisa mengemas kisah sederhana ini menjadi lebih bertenaga. Tengok saja ketika ia mengarahkan pemain cilik–justru di sini letak kekuatan pendiri Lenong Bocah ini. Berkali-kali ia mampu menyuguhkan adegan yang mengundang air mata, meskipun di luar itu, semuanya biasa-biasa saja. (taken from print edition #65) Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Like most Aditya Gumay’s works, Ada Surga di Rumahmu has loads of good intention. Well acted, too. Sayang penyampaiannya kelewat verbal. Rating: ★★1/2

DJAY (So-Called Reviewer)

Kelemahan film ini adalah inkonsistensi dalam bercerita dan plot yang bleber kemana-mana. Ada Surga di Rumahmu adalah film yang sangat segmented, tidak semua orang mahfum dengan maksud film ini. Ada bagian yang bagus dalam film ini namun ada bagian yang sebenarnya kurang perlu bahkan tidak perlu sama sekali ada. Rating: ★★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

NA. Rating: ★★1/2

REINO EZRA ANRETI (Ajirenji Mindstream Reviews)

Gw sih merasa materi ini bisa dikemas dengan lebih menarik dan lebih nendang lagi. Hasil akhir film ini terlalu naif, dan bikin gw mempertanyakan kenapa gw harus nonton ini di bioskop dengan bayar tiket–well kecuali beberapa shot dari kameranya yang lumayan. Okelah kalau memang secara production value dan pengadeganannya memang nggak fancy, tapi setidaknya benang merah ceritanya diperjelaslah, apa sebenarnya yang mau ditekankan dari cerita ini, instead of menjejali adegan-adegan yang kesinambungannya diragukan dan berbagai-bagai petuah yang juga nggak diterapkan oleh tokoh-tokohnya dalam cerita. Rating: ★★1/2

ROHMAN SULISTIONO (Ocehan Si Momo)

Film religi “from nothing to something” penuh drama antara anak dan orangtua yang punya potensi bagus di menit-menit awal. Namun, mulai pertengahan jadi biasa aja. Beberapa adegan bisa dieksplor lagi, tapi treatmentnya malah seperti FTV religi. Kisah cinta di film niatnya mau dibuat “diam-diam suka” tapi kurang greget, hasilnya malah hanya jadi tempelan. Rating: ★★

 

Last Updated: 3 June 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)