Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Air & Api (2015)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


1
Posted March 24, 2015 by

 
Full Article
 
 

AirDanApi-Poster

Critics Review: ★★★ (4 reviews)
Film Bloggers Review: ★★★ (4 reviews)

SYNOPSIS

Setelah menyelamatkan panti jompo dari ancaman bom, Gito (Deddy Mahendra Desta) dan Rojak (Judika Sihotang) berkenalan dengan Abdur (Abdur Arsyad). Mereka kembali bertemu saat mendapat tugas untuk membina calon petugas Damkar, dibawah pimpinan Komandan Dicky (Bucek).

Di antara anak baru, ada Radit (Tarra Budiman) yang dipaksa oleh ayahnya jadi petugas Damkar. Sisi (Enzy Storia) dari kecil bercita-cita jadi petugas Damkar seperti profesi almarhum ayahnya. Dipo (Dion Wiyoko) anak pengusaha (Ferry Salim) yang memiliki jiwa sosial tinggi, dan terobesi untuk menolong orang banyak. Radit berusaha merebut perhatian Sisi tapi Sisi malah tertarik sama Dipo. Padahal Dipo punya pacar bernama Tisha (DJ Una).

Permasalahan Sisi, Radit dan Dipo membuat Gito dan Rojak ingin berbuat sesuatu. Mereka mengatur strategi agar ketiganya bisa berdamai dan membantu mengatasi banjir besar yang melanda Jakarta, dengan melibatkan Komandan JOE (Joe P Project) juga mobil Si Jago Merah. Apakah strategi mereka berhasil.

 

After saving a nursing home from a bomb threat, Gito (Deddy Mahendra Desta) and Rojak (Judika Sihotang) are acquainted with Abdur (Abdur Arsyad). They are reunited when the three of them are assigned to train new firefighters, under Komandan Dicky’s (Bucek) leadership.

Among the new recruits, there are Radit (Tarra Budiman), who was forced by his father to be a firefighter. Sisi (Enzy Storia) who wants to follow his late father’s footsteps and work as a firefighter. There’s also Dipo (Dion Wiyoko), the son of a businessman (Ferry Salim) that has a deep sense of social responsibility, and wants to help people. Radit tries to seek Sisi’s attention. On the other hand, it was Dipo that she feels attracted to. Unfortunately, Dipo already have a girlfriend named Tisha (DJ Una).

The problem between Sisi, Radit, and Dipo makes Gito and Rojak want to do something about it. They set up a strategy so that all three of them can make peace and help to overcome the big flood that’s currently happening in Jakarta, with the help of Komandan Joe (Joe P Project) and Si Jago Merah car. Will their plan succeed?

General Information

Director: Raymond Handaya
Scriptwriter: Raymond Handaya, Hilman Mutasi, Away Martianto
Cast: Judika Sihotang, Deddy Mahendra Desta, Dion Wiyoko, Tarra Budiman, Enzy Storia, Abdur Arsyad
Running Time: 99 minutes
Release Date: 26 March 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

NA. Rating: ★★★

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

Di sini lebih banyak pemain baru dipasang (yang tersisa adalah Desta, Judika, dan Joe P Project) dan, ahem, perempuan–meskipun profesi ini banyak menuntut kekuatan fisik yang biasanya lebih terlihat pada para pria. Porsi dramanya jauh lebih kental meskipun tidak cukup kuat untuk menggugah emosi. (taken from print edition #65) Rating: ★★★

TAUFIQUR RIZAL (Flick Magazine)

Air & Api memberikan contoh bahwa film dengan jalan cerita mudah dikunyah yang jauh dari kesan serius – bahkan cenderung mudah ditebak – pun bisa menjadi gelaran yang bagus apabila memiliki penggarapan yang sangat serius. Rating: ★★★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

Dipayungi tema yang langka di industri kita (tentang petugas pemadam kebakaran), alur AA menjelma jadi pohon dengan cabang dan ranting yang rindang. Tiap-tiap karakter mempunyai kisah sendiri tanpa mengganggu batang utama. Menariknya, tidak semua karakter di film ini memiliki selera humor. Dipo, Radit, dan Sisi misalnya, seperti diciptakan untuk menguatkan drama. Ketiganya seumpama dahan dan rating yang membuat AA terasa sejuk dan teduh. Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Amir at the Movies)

Sayangnya, kisah cinta segitiga yang tergambar antara karakter Radit, Sisi dan Dipo terasa begitu mengganggu akibat penggalian materi cerita yang dangkal sehingga terasa bertele-tele dalam penyampaiannya. Materi kisah cinta segitiga tersebut juga mengambil porsi yang (terlalu) luas sehingga seringkali menghalangi plot-plot kisah lain yang coba ditonjolkan oleh film ini. Hasilnya, meskipun Si Jago Merah 2: Air & Api berkisah mengenai kehidupan para petugas pemadam kebakaran, film ini sama sekali tidak pernah mampu menjadi sebuah film yang benar-benar dapat bercerita panjang kali lebar mengenai kehidupan para petugas pemadam kebakaran. Rating: ★★1/2

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

With some of those misfires, ‘Air dan Api’ is not a really big fire, but still a decent sequel to its predecessor. In our cinema’s rare sequel case, ini adalah salah satu yang masih sangat layak buat disimak. Rating: ★★★

DJAY (So-Called Reviewer)

Terlepas dari beberapa aktor yang membawakan peran mereka dengan sangat berlebihan, Air & Api membawa level film komedi masa kini dengan kemasan lebih baik, meskipun sebenarnya film ini tidak murni komedi. 60% drama dan sisanya komedi plus aksi. Secara keseluruhan, Air & Api sangat nyaman untuk disaksikan, cerita yang konsisten dari awal sampai akhir dan pamungkasnya, scene jelang ending itu adalah scene terbaik dari film ini. Rating: ★★★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Masih dalam kadar menghibur dan enak ditonton dengan balutan para pemain yang tidak buruk-buruk amat, akan tetapi jauh lebih suka sebelumnya. Rating: ★★★

KANIA KISMADI (Ngobrolin Film)

Ceritanya mengalir dan disampaikan dengan pace yang pas. Drama keluarganya berhasil tersampaikan dengan singkat, padat, dan jelas. Konflik cinta segitiganya pun pas dan ngga malah memakan porsi cerita utama. Dan cerita utamanya sendiri, yaitu bagaimana para petugas memadamkan bencana alam yang bukan cuma kebakaran, disajikan dengan sangat baik sekali. Rating: NA

 

Last Updated: 3 June 2015


One Comment


  1.  

    Awalnya, aku berpikir ini akan menjadi salah satu film Indonesia yang memiliki tema “Out of the Box” dari kebanyakan tema belakangan yang semakin lama semakin menjenuhkan. Namun saat dilihat sendiri, Air & Api gagal membuatku untuk ikut masuk di dalamnya dikarenakan tema awal yang mulai bergeser menjadi tema yang aku kira sudah lapuk di ranah perfilman Indonesia. Overall, meski para pemain tampil dengan cemerlang, Air & Api sendiri tak membuatku peduli dengan apa yang dialami oleh para pemadam kebakaran ini. Mungkin jika elemen “cinta segitiga” dikurangi, Air & Api bisa mendapatkan simpati dari para penontonnya.





Leave a Reply to Riki Shahrial Cancel reply


(required)