Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Bangkit! (2016)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


3
Posted July 28, 2016 by

 
Full Article
 
 

Bangkit-Poster

Critics Review: ★★1/2 (1 review)
Film Bloggers Review: ★★★ (3 reviews)

SYNOPSIS

Addri (Vino G. Bastian) adalah seorang anggota BASARNAS. Hidupnya amat didedikasikan pada pekerjaannya. Istrinya, Indri (Putri Ayudia) amat paham akan pekerjaan suaminya. Keluarga mereka adalah keluarga yang sangat harmonis, terutama dengan kehadiran dua orang anaknya yaitu Eka dan Dwi.

Jakarta diguyur hujan terus menerus. Tanggul Katulampa ambrol, lalu ada badai Laluna yang mengarah dari Australia ke Jakarta. Addri dan rekannya harus mengadakan tindakan darurat secepatnya karena luapan air telah merendam basement sebuah gedung hingga malam hari. Padahal di malam itu, Eka sedang melakukan resital piano. Ketidak hadiran Addri membuat Eka beranggapan Addri selalu ada untuk orang lain. Tapi bukan keluarganya.

Dari peristiwa itu, Addri menyelamatkan satu orang korban yang hidup, Arifin (Deva Mahenra). Ia terperangkap sesaat setelah mengambil cincin pernikahannya 2 jam sebelum prosesi pemberkatan akan dilangsungkan bersama calon istrinya, Denanda (Acha Septriasa). Arifin sendiri ialah pegawai BMKG yang amat kritis. Ia merasa bahwa semua data yang mereka dapat soal cuaca harus selalu disebarluaskan. Seburuk apa pun itu. Karakternya berseberangan dengan atasannya Hadi, tipikal pemimpin yang amat berhati-hati dalam menyampaikan berbagai situasi ke media.

Intensitas hujan semakin parah, sebagian Jakarta mulai terendam banjir. Dan dalam situasi yang serba panik seperti itu, baik Addri maupn Arifin berupaya keras menyelamatkan kota Jakarta, beserta orang-orang yang mereka sayangi.

General Information

Director: Rako Prijanto
Scriptwriter: Anggoro Saronto
Cast: Vino G Bastian, Deva Mahenra, Acha Septriasa, Putri Ayudia, Yayu Unru
Running Time: 122 minutes
Release Date: 28 July 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

Sebagai film bencana pertama di Indonesia, Bangkit! tidak terlalu menonjolkan benar gegap gempita CGI yang mungkin masih lemah, tapi lebih kepada human drama yang menyenangkan dan emosional meski 30 menit awal film masih kebingungan menggali karakternya. Oleh karena itu, Bangkit! adalah film Indonesia penting tahun ini karena mereka mencoba keras menawarkan hal baru. Bagus! Rating: NA

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

NA. Rating: ★★★

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

Bangkit! adalah sebuah film disaster yang tahu benar letak titik kelemahan terbesarnya. Film ini berhasil memindahkan fokus utamanya ke perkembangan dan emosi para karakternya yang punya potensi sama hebatnya, baik dalam meninggalkan kesan mendalam maupun memompa adrenalin penontonnya. Segala pencapaian luar biasa yang terpampang jelas di sepanjang film Bangkit! ini telah menaikkan standar blockbuster filmmaking di Indonesia dan menandakan awal dari kebangkitan sinema tanah air Rating: ★★★1/2

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

Thrilling and heartwarming. More than just a decent presentation for a disaster-genre starter in Indonesian movie scene. Rating: ★★★

 

Last Updated: 28 July 2016


3 Comments


  1.  

    W baru tahu ada film yang hampir mendekati bagus kaya “Bangkit (2016)”. Jadi ke inget film San Andreas (2016). biarpun ada beberapa hal yang gak masuk akal kaya waktu di terowongan. Well, kalau untuk CGI, gak usah di bandingin sama film sekelas barat. Tapi biar gak terlalu nampak, tonton aja pake resolusi 360p. Yah, biarpun ada beberapa kekurangan di beberapa sisi, tapi yang menarik dari film ini juga ada. Overall, saya kasih rating 7 dari 10.
    Tapi untuk film sekelas ini, kenapa jarang ada orang yang bahas ya, padahal film ini cukup menarik..




  2.  
    Annisa

    Baru nonton film nya tadi, ditayangkan di salah satu tv swasta, sy langsung kaget, malah baru tahu ada film genre seperti ini, akting vino dan deva sangat bagus, saya langsung searching all about this movie, sayang sekali dengan budget produksi yg sangat besar tp sepertinya kurang booming di tahun pemutaran nya, film yg menawarkan genre baru di dunia film Indonesia, semoga bisa mengispirasi film/movie maker untuk membuat karya serupa.




  3.  

    sutradara itu harus tau 2 pondasi film.
    1. Alur Cerita
    2. Visual

    tapi sayang film bangkit ini, 2% untuk cerita, 98% untuk visual.
    visual nya bagus, tapi cerita nya nol besar,, bikin lucu, bikin marah, bikin kesel, bikin dengki.

    perlu kamu ketahui. AADC 1
    Adalah contoh, cerita kuat, visual lemah. tapi penonton masih banyak yg suka dan menuai pujian.

    mau tau karya yg cerita nya kuat, visual nya kuat??
    “si doel anak sekolahan”.
    tuh contoh yang imbang, drama yang realistic, dan minim celah.





Leave a Response


(required)