Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Cahaya Cinta Pesantren (2017)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


1
Posted January 5, 2017 by

 
Full Article
 
 

cahayacintapesantren-poster

Critics Review: ★★3/4 (2 reviews)
Film Bloggers Review: ★★1/4 (4 reviews)

SYNOPSIS

SHILA (Yuki Kato) adalah seorang anak nelayan yang tinggal di sekitar Danau Toba. Sebagai bungsu dari tiga bersaudara, tak heran kalau ia jadi anak kesayangan Bapaknya. Tapi tak lantas ia tumbuh jadi anak yang manja. Ia penuh ide dan ambisi untuk mencapai impiannya. Cita-citanya adalah melanjutkan sekolah ke sebuah SMA swasta favorit di Medan. Namun apa daya, mamak malah ingin memasukkanya ke pesantren. Shila yang patah hati lantas mengadu kepada Bapak. Tapi ternyata kali ini Bapak sependapat dengan Mamak. Akhirnya untuk pertama kali, Shila merasa kecewa dan sakit hati kepada Bapak. Hubungan mereka jadi merenggang.

Kehidupan pesantren yang sangat padat kegiatan dan disiplin, membuat Shila sulit beradaptasi. Ia menjadi tidak betah. Walau begitu Shila masih memendam sebuah impian lainnya untuk menjadi seorang penulis novel. Bersama teman-teman satu asramanya yaitu MANDA (Febby Blink), AISYAH (Sivia Blink) dan ICUT (Vebby Palwinta), ia menemukan makna persahabatan yang sesungguhnya. Mereka bahkan punya “belanga air mata”, tempat mereka menyimpan semua air mata sedih dan bahagia. Berbeda dengan santriwati lainnya, mereka cenderung melakukan banyak hal yang nyeleneh, kocak dan iseng bersama selama mondok. Ditambah lagi dengan hadirnya duo santri ABU (Rizky Febian) dan RIFQY (Fachri Muhammad) yang menambah serunya kehidupan mereka di pesantren.

Tidak hanya persahabatan, pesantren juga telah menjadi saksi kebimbangan Shila sebagai seorang remaja yang sedang mencari jati diri. Layaknya seorang anak menjelang dewasa yang sering diliputi kegalauan, kehidupan Shila di pesantren pun dihiasi warna warni problematika khas remaja.

Apakah Shila berhasil mengalahkan kegalauannya dan menjadi seseorang yang lebih dewasa? Bisakah ia mempertahankan impiannya sebagai seorang novelis?

Inilah sebuah film drama Pop religi komedi tentang cinta, persahabatan dan suka-duka di sebuah tempat yang memungkinkan segalanya terjadi: pesantren.

General Information

Director: Raymond Handaya
Scriptwriter: Anggoro Saronto
Cast: Yuki Kato, Febby Blink, Vebby Palwinta, Rizky Febian, Elma Theana, Tabah Penemuan, Zeezee Shahab, Fachri Muhammad, Wirda Mansur, Sivia Blink
Running Time: 144 minutes
Release Date: 12 January 2017

Full Cast and Crew

Not available.

 

 

CRITICS REVIEW

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

DJAY (So-Called Reviewer)

Karena setting-nya pesantren maka overpreaching tentang aqidah dan agama memang sudah pas takarannya. Tidak berlebihan. Secara tampilan dan naskah juga lumayan, meski 144 menit bukan ide bagus untuk menonton film dengan genre seperti ini. Yuki Kato jelas bintangnya dan aura positif dia di film ini yang bikin hampir semua pemainnya bermain sesuai karakter–walaupun kadang agak off. Rating: ★★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Cahaya Cinta Pesantren berdurasi 144 menit karena menceritakan anak taat orang tua yang bercahaya di pesantren sehingga menemukan cinta sejatinya. Rizky Febian penerus Ringgo atau Dennis Adhiswara nih. Rating: ★★

ODAGOMA RHEINHARD (Kinerasya)

Cahaya Cinta Pesantren lemah dalam konsistensi karakter dan ceritanya–kelemahan yang menjadikannya kurang utuh sebagai sebuah tutur cerita. Aspek komedi dan keakraban antarukhti di dalamnya terasa terlalu berlebihan. Chaos dan saling menutupi. Beruntung, aspek dramanya berjalan cukup efektif. Yuki Kato dan Vebby Palwinta layak diapresiasi. Rating: ★★1/2

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Seandainya saja konflik diperfokus dan durasi amat panjangnya dipangkas hingga 30 menit, bisa jadi Cahaya Cinta Pesantren akan lebih cihuy. Bahkan dengan kelemahannya, film ini masih enak buat disimak. Enerjik, jenaka, dan menghibur. Yuki Kato bermain bagus. Rating: ★★★

 

Last Updated: 13 January 2017


One Comment


  1.  
    Titik anjar

    Filmnya bagus ,lengkap juga ttg persahabatan,keluarga,cita cita,percintaan.. Yang real dengan kehidupan nyata ,sehingga mudajh di serap dan di hayati. Tidak hanya itu background yang menunjukkan kekayaan alam indonesia membuat film ini memberikan pengetahuan dan bagaimana orang pesantren yang pada dasar backgroundnya pesantren .. Akting nya juga mendalami , dan membuat penonton merasakan baper,, banyak komen positif ttg film ini ,,





Leave a Response

(required)