Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Dimsum Martabak (2018)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted June 19, 2018 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: ★★1/2 (1 review)
Film Bloggers Review: ★3/4 (5 reviews)
Audience Review: ★★ (9 reviews)

SYNOPSIS

MONA (Ayu Ting Ting) bekerja sebagai tangan kanan Koh Ah Yong (Chew Kin Wah) di restoran Chinese, the KING’S, yang menyajikan Dimsum sebagai menu utamanya. Namun, istri kedua, Koh Ah Yong cemburu buta, curiga Mona menjadi pelakor rumah tangganya, akhirnya Mona dipecat. Terpaksa Mona harus mencari pekerjaan lain karena sejak ayahnya meninggal, Mona menjadi tulang punggung keluarga, Apalagi IBU MONA (Meriam Bellina) sakit dan adik perempuannya masih kuliah.

Mona bekerja serabutan hingga akhirnya bertemu dengan SOGA (Boy WIlliam) dan anak buahnya, DUDI (Acho Muhadkly) yang membuka bisnis foodtruck Martabak. Tertarik pada kesigapan dan pengalaman Mona, Soga mengajak Mona untuk membantu usahanya. Pada awalnya, mereka senantiasa bertengkar karena pola kerja yang berbeda. Mona menganggap Soga tidak serius mengelola bisnisnya, sementara Soga merasa Mona terlalu dominan dalam mengatur segalanya. Ketika akur, hubungan kerja telah berkembang menjadi hubungan suka.

Namun, Soga menahan diri untuk tidak begitu saja menerima Mona dalam hidupnya, dia memiliki rahasia besar mengenai identitas dirinya. Dia adalah SOGA GUNTARA, putra mahkota miliarder ERIC GUNTARA (Ferry Salim) dan SANDRA GUNTARA (Olga Lydia). Dia ragu apakah ketika Mona tahu, dia akan tulus mencintai Soga ataukah terkontaminasi status Soga yang kaya raya? Soga juga ragu apakah keluarganya nanti bisa menerima Mona, perempuan sederhana yang hapal menu dimsum dan beraroma martabak?

General Information

Director: Andreas Sullivan
Scriptwriter: Alim Sudio
Cast: Ayu Ting Ting, Boy William, Meriam Bellina, Acho Muhadkly, Denira Wiraguna, Tyas Mirasih, Ferry Salim, Olga Lydia, Chew Kin Wah
Running Time: 98 minutes
Release Date: 15 June 2018

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

Dimsum Martabak memiliki cita rasa manis di paruh awal filmnya. Tetapi, selanjutnya hal itu berbalik menjadi sesuatu yang usang dan terasa terlalu kebetulan sehingga tak bisa memaksimalkan segala potensinya yang bisa menjadi sebuah film komedi romantis yang solid. Rating: ★★

DJAY (So-Called Reviewer)

NA. Rating: 1/2

RASYID HARRY (Movfreak)

Ya, ini lebih pantas ditayangkan di televisi, tapi kalau anda tak mengharapkan tontonan bergizi, filmnya masih menjadi hiburan yang layak dengan segala keklisean dan elemen cheesy miliknya. Masalah terbesar bukan terletak di kedangkalan maupun kebodohan cerita, melainkan ketiadaan dinamika. Dimsum Martabak bukan bencana. Cuma santapan membosankan. Rating: ★★1/2

TEGUH SANTOSO (Reviewsiana)

NA. Rating: ★1/2

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

NA. Rating: ★★1/2

 

AUDIENCE REVIEW

ALVIN XI

Unexpectedly, Dimsum Martabak enggak sejelek yang dibicarakan. Buat saya personal, filmnya asik banget buat diikuti meski masih ada cacat sana sini dan agak FTV-ish. Ayu Ting Ting dan Boy William bermain lumayan baik disini. Chemistry mereka manis bak martabak! Rating: ★★★

ANDREAS PURWANTO

Seharusnya diberi judul: Dimsum Martabak Keju. Karena cheesy abis Semacam sinetron dengan bujet unlimited. Rating: ★1/2

BALDA ZAIN FAUZIYYAH

Suka banget paruh pertamanya. Namun, filmnya jadi aneh sejak Mona ke rumah Sooga. Bahkan, kisah Cinderella pun tak pernah sepamer ini. Andai tetap fokus pada kuliner dan romansa sederhana, film ini akan jauh lebih berkesan. Akting debut Ayu Ting Ting untungnya tidak mengecewakan. Rating: ★★★

DAFFA AKHMAD

Everything was practically perfect until the “Cinderella” kicks in. Chemistry Ayu dan Boy tidak berlebihan dan sungguh manis. Karakter Ferry Salim adalah contoh orang “old money” yang motifnya aneh. Rating: ★★★

MUTIA NILAMSARI

Saat diajak nonton saya tidak berekspektasi tinggi terhadap filmnya. Namun saat menonton, film ini menyajikan sinematografi yang membuat saya berkata, “Wow,” karena pengalaman saya dengan film lokal lain itu sinematografinya lumayan banyak yang membuat kecewa. Ceritanya menurut saya tidak terlalu istimewa, lebih ke martabaknya daripada dimsum, dan menurut saya pribadi seperti cerita FTV. Namun, film ini mampu menyajikan komedi yang segar dan adegan yang super “cringy“. Untuk aktor dan aktrisnya saya tidak bisa berkomentar banyak karena ini debutnya Ayu di layar lebar, jadi segala kekurangan maupun kesalahan merupakan hal yang maklum, sementara untuk cast pendukung oke-oke saja. Rating: ★★1/2

TALIN VANIA SALIM

Dimsum Martabak hampir berhasil menjadi film drama komedi yang seru dan lezat untuk dinikmati. Sayangnya, kenikmatan dan rasa seru yang ada di dalamnya terus berkurang, sehingga Dimsum Martabak hanya bisa menjadi sajian yang sangat biasa saja. Rating: ★★

TAUFAN SUGIYAT

Another Cinderella story mirip yang ada di FTV, tapi yang ini tanpa chemistry, akting leading actress-nya (punya potensi) masih harus banyak belajar lagi. Padahal ekspektasinya mau nonton film masak-memasak yang memang jarang ada di Indonesia, tapi ternyata bukan. Ini clickbait namanya. Jadi makin kecewa. Rating: ★

 

AUDIENCE RECOMMENDATION

33.3%

 

Last Updated: 26 June 2018


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)