Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

DOA: Cari Jodoh (2018)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 


0
Posted August 20, 2018 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: (0 review)
Film Bloggers Review: ★★1/4 (5 reviews)
Audience Review: (0 review)

SYNOPSIS

Doyok (Fedi Nuril), Otoy (Pandji Pragiwaksono), Ali Oncom (Dwi Sasono) adalah tiga sosok manusia yang berbeda latar belakang namun punya kesamaan nasib di kerasnya kehidupan Ibukota, yakni nasib sial.

Doyok adalah pria lugu, naif, serta jujur yang penampilannya identik dengan surjan dan blangkon. Perjaka tua, lugu yang jujur dan bokek ini punya cita-cita selangit.

Otoy adalah seorang suami, pengangguran, dan takut istri.

Ali Oncom adalah playboy kampung ,bertampang jeblok. Profesinya adalah tukang ojek part time dan pemburu janda.

Nah, persamaan nasiblah yang membuat mereka bersahabat dan tak terpisahkan…

Kali ini, Otoy dan Ali-Oncom mengingatkan Doyok untuk segera mencari jodoh karena sudah lama melajang, Doyok awal nya tidak perduli. Namun pada malam hari nya dia bermimpi bertemu almarhum ibunya yang mengingatkan Doyok untuk menikah dan jangan jadi perjaka tua terus. Doyok tertegun dan akhirnya menyambut baik tawaran Otoy dan Ali Oncom mencarikan jodoh untuk nya.

Mulai kencan buta melalui media sosial dengan Ayu (Laura Basuki), hingga pencomblangan dengan Suci (Titi Kamal) pegawai kelurahan pun terjadi.

Merekapun terbawa ke berbagai petualangan yang awal nya lucu, kemudian jadi meneganggkan sampai mereka harus terjebak dalam situasi sulit yang tidak pernah mereka alami.

General Information

Director: Anggy Umbara
Scriptwriter: Anggy Umbara, Fico Fachriza
Cast: Fedi Nuril, Pandji Pragiwaksono, Dwi Sasono, Nirina Zubir, Titi Kamal, Laura Basuki, Jihane Almira, Brianna Simorangkir, Opie Kumis
Running Time: 85 minutes
Release Date: 16 August 2018

Full Cast and Crew

Not available.

 

BLOGGERS REVIEW

DANIEL IRAWAN (Daniel Dokter)

Having good comic look with sketches that start off quite fun but lost it in too many disturbing toilet jokes and Anggy’s way of zany, overblown third act that didn’t fit in, DOA: Cari Jodoh might be not what you expect from its original source. Rating: ★★

DJAY (So-Called Reviewer)

DOA: Cari Jodoh adalah film receh yang beneran receh dari cerita sampai eksekusi. Dan gue enjoy sih. Trailer-nya begitu tapi filmnya menurut gue lumayan. Mungkin jadi alternatif tontonan buat orang-orang yang butuh humor ala Warkop DKI jaman dulu. Rating: ★★1/2

RASYID HARRY (Movfreak)

Anggy memang liar. Saat keliaran itu tersalurkan secara tepat dan terkontrol, ia mampu melahirkan kreativitas tinggi. Sayangnya tidak di sini. Biar seorang sutradara aksi yang bagus, Anggy bukan sutradara komedi mumpuni. DOA (Doyok-Otoy-Ali Oncom): Cari Jodoh adalah bukti nyata. Rating: ★1/2

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

DOA: Cari Jodoh tak bisa melepaskan diri dari ciri khas sang sutradara yang melibatkan kata bombastis yang untuk sekali ini terasa salah tempat. Memasuki babak kedua yang semakin menjauh dari semangat merakyat yang diperkenalkan di belasan menit awal, kelucuan beserta daya cengkramnya perlahan mulai mengendur. Saya akhirnya benar-benar kesulitan untuk mengikuti film ini terhitung sejak munculnya adegan mengenai lomba debat tingkat kecamatan yang menghadirkan cameo dari Anggy sebagai Manoj Punjabi (sang produser) dan adu argumen digantikan oleh adu rap. Level absurditasnya semakin tak terkontrol dan DOA: Cari Jodoh secara resmi telah keluar dari jalurnya begitu menapaki klimaks yang seolah berasal dari film berbeda. Pada akhirnya, saya pun mendeteksi adanya kekecewaan besar yang menggelayuti diri saat melihat momen puncak dari film karena potensi DOA: Cari Jodoh sudah disia-siakan begitu saja. Rating: ★★1/2

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

Surprisingly gw enjoy dan ngakak nonton DOA: Cari Jodoh. Rating: ★★★

 

Last Updated: 20 August 2018


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)