Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Hangout (2016)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted November 24, 2016 by

 
Full Article
 
 

hangout-poster

Critics Review: ★★★1/2 (4 reviews)
Film Bloggers Review: ★★1/2 (15 reviews)
Audience Review: ★★1/2 (19 reviews)

SYNOPSIS

Raditya Dika, seorang aktor, mendapatkan undangan untuk HANGOUT, dari seorang pengirim misterius. Undangan tersebut menjanjikan sejumlah uang yang akan mengatasi kesulitan keuanganya. Syaratnya, dia harus pergi ke sebuah rumah ditengah pulau terpencil. Raditya memenuhi undangan tersebut.

Ketika sampai di pulau, Raditya baru sadar bahwa ada public figure lain yang diundang ke pulau tersebut: Prilly Latuconsina, Surya Saputra, Titi kamal, Gading Marten, Soleh Solihun, Dinda Kanya Dewi, Bayu Skak dan Mathias Muchus. Sembilan orang public figure yang memenuhi undangan HANGOUT.

Ketika makan malam, Mathias Muchus mati diracun. Mereka semua terkejut, lalu sadar jangan jangan mereka dijebak. Perlahan mereka mati satu per satu, dibunuh dengan cara masing-masing. Kejadian yang seharusnya menyeramkan menjadi penuh dengan komedi karena sifat-sifat public figure ini yang membuat suasana menjadi hancur berantakan: mulai dari Surya yang penakut hingga ke Dinda Kanya Dewi yang joroknya diluar akal sehat.

Pertanyaannya : Bisakah mereka selamat? Siapa yang tersisa di pulau itu? Mungkinkah pembunuhnya salah satu dari mereka?

General Information

Director: Raditya Dika
Scriptwriter: Raditya Dika
Cast: Raditya Dika, Prilly Latuconsina, Titi Kamal, Surya Saputra, Mathias Muchus, Dinda Kanya Dewi, Gading Marten, Bayu Skak, Soleh Solihun
Running Time: NA
Release Date: 22 December 2016

Title of tab 2

Not available.

 

CRITICS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Hangout tidak hanya sekedar menjadi ajang eksperimen bagi Dika untuk mencoba sebuah sentuhan baru bagi warna komedi yang telah begitu melekat dalam dirinya. Film ini jelas menunjukkan bahwa pengarahan Dika telah lebih mendewasa, baik dari caranya dalam menuturkan kisah yang ingin ia sampaikan atau pengaturan ritme cerita yang mampu membuat kisah tersebut tampil dengan emosi yang kuat. Sebagai sebuah thriller, Hangout bekerja dengan sangat, sangat baik. Dika mampu membentuk dan membangun atmosfer pengisahan Hangout layaknya misteri whodunit yang berjalan dalam buku-buku Agatha Christie. Rating: ★★★★

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

Film Raditya Dika rasa semi dokumenter, dengan bonus full trivia parody. Rating: ★★★1/2

SHANDY GASELLA (Detik)

Hangout menghibur! Jokes-nya masih hit and miss, tapi lebih banyak hit-nya sih.
Yang pasti filmnya dibikin dengan bener. Rating: ★★★1/2

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★★1/2

 

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

Setelah berkutat dengan komedi patah hati, Raditya Dika berusaha membuat sesuatu yang baru lewat Hangout yang akan menimbulkan ekspektasi. Tetapi, hal itu tak membuat Hangout menjadi karya terbaik dari Raditya Dika. Apalagi jika dibandingkan dari dua film sebelumnya sebagai film thriller, Hangout masih berhasil memberikan momen menegangkan. Hanya saja, motif karakter-karakter di dalamnya masih kurang kuat, beberapa bagian harusnya lebih rapat. Apalagi, saat menjawab misteri, Hangout hanya mempedulikan menjawab tanpa berusaha menjelaskan. Tetapi, harus diakui, Hangout adalah batu loncatan yang beresiko dari Raditya Dika yang harusnya bisa lebih baik lagi. Rating: ★★1/2

CANDRA ADITYA (That Candra Aditya Kid)

Hangout lumayan menghibur, tapi twist-nya menghancurkan mood film yang udah dibangun dengan baik sampai babak kedua. Rating: NA

DANIEL IRAWAN (Daniel Dokter)

Not thoroughly smooth mashing-up Agatha Christie-esque into his comedy, Hangout still offers a fresh blend in Raditya Dika’s films. Rating: ★★★1/2

DIAKSA ADHISTRA (Mokino)

Yang butuh hiburan puas ketawa  nonton deh Hangout absurd yang fun, bikin ngakak. Rating: ★★★1/2

DJAY (So-Called Reviewer)

I expect too much from Hangout. Raditya Dika is going back to square one, with raw jokes and plot holes. Yang gue salut dari Hangout adalah totalitas Dinda, Surya, dan Prilly. They’re just too good for this movie. As I said before, Prilly adalah harapan aktris Indonesia masa depan. She knows how to handle the character, even when sometimes she loose it. On the other hand, Radit kembali stuck di area itu-itu saja. Statis dan membosankan, baik akting maupun skripnya. Yang paling membantu Hangout ini selain aktor-aktor A-list ini adalah production value yang baik. Thriller-nya dapet. But I hate the ending tho. Logically failed menurut gue. So, kalau saja film ini tidak memakai aktor-aktor A-list ini sebagai bahan jualannya, gue rasa Hangout akan menjadi genre baru dari Radit yang gagal. Untungnya Hangout tidak buruk-buruk amat. Tapi tetap saja di bawah ekspektasi. Rating: ★★

ELBERT REYNER (Daily Cinephile)

Raditya Dika ini sebaiknya tetap bikin film komedi patah hati aja. Hangout ini astaga. Rating: ★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Nyawa segar dari segi cerita di perfilman Indonesia tahun ini. Ketegangan dan lucunya karakter mampu menyelamatkan film ini walaupun bermain aman di akhir filmnya. Well done Raditya Dika! Rating: ★★★1/2

PASKALIS DAMAR (Sinekdoks)

Hangout is an Agatha Christie (or Scooby Doo) kind of oddball that actually works without being too funny or too thrilling. It’s absurdly fun. Rating: ★★★

RANGGA ADITHIA (Raditherapy)

Berhasil atau tidak, Dika hanya bisa usaha, hasilnya tentu saja dikembalikan tanpa paksaan ke selera humor masing-masing penonton. Buat saya, Hangout jelas sebuah eksperimen yang tanggung, tapi juga sekaligus memperlihatkan bahwa seorang Raditya Dika ternyata mampu keluar dari zona nyamannya membuat komedi-komedi galau, dan kemudian dengan gilanya bikin thriller yang cukup “amburadul.” Rating: ★★1/2

RASYID HARRY (Movfreak)

Hangout adalah usaha Raditya Dika untuk berkembang, yang meski inkonsisten dan twist-nya predictable, cukup mampu memproduksi tawa. Rating: ★★★

REINO EZRA ANRETI (Ajirenji Mindstream Reviews)

Hangout, departure dari gaya biasa Raditya Dika, jokes-nya gak seberapa kena timing-nya, tapi ceritanya fokus dan menghibur lah. Rating: ★★1/2

ROHMAN SULISTIONO (Ocehan Si Momo)

Dengan ceritanya yang gak konsisten, alur yang gampang ketebak plus gak memikat, serta atmosfer thriller yang “tenggelam” dengan komedinya yang terasa lebay di beberapa part, eksplorasi baru Raditya Dika melalui Hangout pun jatuhnya biasa aja. Film ini ketolong sama performa gokil dari cast-nya, terutama duet Dika-Soleh Solihun yang memang keren sejak Cinta Brontosaurus. Alasan gue nonton juga karena adanya duet Raditya Dika-Soleh Solihun yang gue suka banget di Cinta Brontosaurus, duet terbaik Radit sepanjang filmnya. Gue tau radit gampang dulang penonton, tapi terlalu maen aman dan terkesan yang penting fans gue seneng. Ya intinya kita masih bisa ketawa sih nonton Hangout, cuma yaa biasa-biasa aja. Rating: ★★

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Meski paduan elemen komedi dengan thriller seringkali janggal, pun lawakan timbul tenggelam, Hangout tetap tampil menghibur. Hangout sangat terbantu oleh jajaran pemain yang memberi performa bagus, terutama Dinda Kanya Dewi, Surya Saputra, dan Prilly Latuconsina. Bukan termasuk jajaran karya terbaik Raditya Dika, tapi bolehlah upayanya menjajal sesuatu yang agak berbeda dalam Hangout. Rating: ★★★

TEGUH RASPATI (UlasanPilem)

Kalo bukan karena meta-jokes yang lumayan ngena, Hangout-nya Raditya Dika akan berakhir jadi produk coba-coba yang meh total. Rating: ★★

TEGUH SANTOSO (Reviewsiana)

Saya punya rasa yang aneh saat tertawa melihat orang mati terbunuh … walaupun itu cuma film. Tapi, Hangout membuatku melakukannya. Membuat film dengan genre absurd thriller-comedy itu memang sulit. Seperti halnya seorang chef membuat mie goreng dengan topping ice cream. Ujungnya hanya jatuh untuk fun saja. Untungnya Raditya Dika bukanlah “chef” pemalas, dia berupaya menutup semua celah yang membuat film ini terasa aneh. Dia juga berhasil memanfaatkan karakter-karakter unik untuk mempertajam konflik dan mengocok perut. Walau tak sempurna, tapi ini hasil terbaik dari seseorang yang mencoba menawarkan menu berbeda. Rating: ★★★

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

Hangout was a smart satire-meta built in good sense of suspense and thriller, beside Dika’s usual absurd joke. Rating: ★★★1/2

 

 

AUDIENCE REVIEW

AGGI DILIMANTO

Hangout ini konsepnya cukup unik sih sebenarnya. Cuma komedinya garing, thrill-nya kurang jadi bikin bosan. Yang bagus dari Hangout ini selain akting Surya Saputra, ya reveal tentang siapa pembunuhnya. Prilly Latuconsina ini bagus juga ya. Dikira kelamaan di sinetron gitu, aktingnya juga biasa aja. Rating: ★★

ALVIN XI

Hangout masih memiliki ciri khas seperti film Raditya Dika sebelumnya, hanya saja kali ini dibubuhi sedikit bumbu thriller yang menurut gw kurang efektif dan twist-nya luar biasa absurd. Untung saja filmnya menghibur dan mengundang tawa. Rating: ★★★1/2

AMMYTA PRADITA

Hangout terlihat menarik dari premis ceritanya, namun eksekusi kurang rapi. Terkesan kaku, tapi untuk pemilihan aktor-aktrisnya bagus, kontribusi pemainnya sama kuat. Rating: ★★★

EKO NUGROHO

Sebenarnya film ini biasa saja, terasa absurd di setiap komedinya. Dika memang keluar dari zona nyamannya dari cerita soal percintaan atau yang lainnya. Dari awal memang sudah ketebak kalau pembunuhnya siapa kalau kalian merasa peka. Hangout sendiri harus berterimakasih kepada jajaran artisnya. Kalau gak ada mereka barangkali film ini akan terasa garing. Rating: ★★★

TAUFAN SUGIYAT

Humornya sangat mengena, gimmick artisnya juga keren. Dengan plot whodunnit, endingnya cukup unpredictable, sayangnya penjelasan atas motivasinya sangat lemah. Rating: ★★★★

YOVAN NAINGGOLAN

Hangout berhasil sebagai film yang menyenangkan dan menghibur. Dengan konsep thriller comedy yang terbilang langka pada film Indonesia, Raditya Dika menawarkan film yang berisi lontaran-lontaran komedi nyaris tanpa jeda dan hampir semuanya sukses memancing tawa. Meski beberapa set up menuju ke arah komedi masih kadang absurd, tapi tidak mengurangi kesan lucu dan betapa menyenangkannya film ini. Rating: ★★★★

 

Last Updated: 27 December 2016

 

(*Sampel ulasan diambil dari survei tertutup yang dilakukan oleh ID Film Critics dari tanggal 22-28 December 2016. Untuk mengikuti survei kepuasan penonton kami, bergabunglah di grup Telegram ID Film Critics.)


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)