Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Insya Allah Sah 2 (2018)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted June 19, 2018 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: ★★3/4 (3 reviews)
Film Bloggers Review: ★★1/4 (6 reviews)
Audience Review: ★★3/4 (13 reviews)

SYNOPSIS

Raka (Pandji Pragiwaksono) yang jenaka terjebak dalam sebuah taksi online bersama Gani (Donny Alamsyah) seorang buronan polisi yang baru kabur dari penjara dan sedang dikejar oleh sekelompok orang bersenjata anak buah Freddy Coughar (Ray Sahetapy).

Gani meminta bantuan Raka untuk bisa lolos dari baku tembak. Rakapun setuju akan membantu dengan mengajukan syarat Gani harus bernazar akan bertaubat. Dalam keadaan terpaksa Gani menyetujui syarat Raka dan berkat bantuan Raka, Ganipun lolos dari bahaya. Namun keadaan berbalik, niat baik Raka malah menjadikan dirinya masuk dalam ancaman Gani.

Gani mewajibkan Raka untuk selalu mengikutinya kemanapun pergi. Rakapun menjadi teman seiring Gani. Walaupun dalam tekanan Gani, Raka terus mengingatkan Gani akan nazarnya dan dengan berbagai alasan Gani tak menurutinya, ia berjanji bertaubat setelah urusannya selesai.

Urusan utama bagi Gani adalah mencari bekas sahabatnya,Yoga (Miller Khan) yang telah mengkhianatinya hingga Gani dipenjara. Soal lainnya, adalah tentang Mutia (Luna Maya) yang sedang hamil anak nya.

Perjalanan Raka bersama Gani penuh aksi komedi, action dan situasi yang tak terduga yang kadang belum pernah dialami oleh Raka dalam hidupnya.

General Information

Director: Anggy Umbara, Bounty Umbara
Scriptwriter: Anggy Umbara, Herry B. Arissa
Cast: Pandji Pragiwaksono, Donny Alamsyah, Luna Maya, Nirina Zubir, Miller Khan, Ray Sahetapy, Tanta Ginting, Meriam Belina, Dewi Yull
Running Time: 91 minutes
Release Date: 15 June 2018

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Berbeda dari kebanyakan film-film arahan Anggy Umbara lainnya, pengarahan Anggy Umbara dalam film ini juga terasa lebih tenang dan tidak meledak-ledak. Berbagai gimmick visual yang sering menjadi identitas filmnya juga tampil tidak terlalu menonjol dalam film ini. Kesederhanaan pengisahan yang menjadikan Insya Allah Sah 2 mungkin menjadi film terbaik arahan Anggy Umbara hingga saat ini. Rating: ★★★1/2

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★3/4

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

NA. Rating: ★★

DANIEL IRAWAN (Daniel Dokter)

While the added chasing actions and less preachy dialogues make Insya Allah Sah 2 merrier and slightly better, those who can’t stand the first might still can’t stand this one. Rating: ★★

DJAY (So-Called Reviewer)

NA. Rating: ★1/2

RASYID HARRY (Movfreak)

Insya Allah Sah 2 jelas tampil lebih baik ketimbang pendahulunya karena kesediaan memandang tokoh-tokohnya sebagai manusia biasa yang jauh dari kesempurnaan. Raka lebih toleran pada dua protagonis yang punya pandangan hidup berbeda dengannya, untuk itu saya mesti bersikap sama terhadapnya dan film ini. Rating: ★★★

TEGUH SANTOSO (Reviewsiana)

NA. Rating: ★★★

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

NA. Rating: ★★★

 

AUDIENCE REVIEW

BALDA ZAIN FAUZIYYAH

Menonjolkan sisi drama ketimbang komedinya yang sering meleset adalah pilihan yang tepat. Dengan range emosi yang lebih lebar dibanding film-filmnya yang lain, Donny Alamsyah membuktikan kemampuan akting terbaiknya di sini. Didukung pula oleh Tanta Ginting dengan lelucon dan tingkahnya yang membuat film ini hampa tanpa adanya polisi Sabar. Rating: ★★★1/2

JUANDA KESUMA PANJAITAN

Surprisingly funny and heartwarming at the same time. Rating: ★★1/2

NOBI ASSHOFA ZEN

Akhirnya ada film Pandji yang bagus. Filmnya memberi pesan dengan tidak berlebihan. Aksi, komedi, dan momen harunya pas. Yang paling diinget adegan mamanya Yoga dan mamanya Gani. Rating: ★★★1/2

TAUFAN SUGIYAT

Sedikit merubah genrenya menjadi action-comedy, surprisingly Insya Allah Sah 2 lebih bagus dari pendahulunya. Dramatisasinya berhasil menyentuh bagian yang tidak pernah disentuh jilid pertamanya. Menghibur sekaligus ada sedikit moral story yang dapat tersampaikan. Rating: ★★★

 

AUDIENCE RECOMMENDATION

61.5%

 

Last Updated: 26 June 2018


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)