Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Jaga Pocong (2018)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 


0
Posted October 27, 2018 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: (0 review)
Film Bloggers Review: (0 review)
Audience Review: ★★★ (13 reviews)

SYNOPSIS

Mila, seorang suster, tidak bisa menolak ketika ditugaskan untuk merawat Sulastri di rumahnya. Tapi ketika Mila sampai di rumah Sulastri, ternyata Sulastri sudah meninggal. Radit, anak Sulastri, meminta tolong supaya Mila mau memandikan dan membungkus jenazah Sulastri dengan kain kafan. Kemudian, karena harus mengurus persiapan pemakaman, Radit meminta Mila untuk menunggui jenazah ibunya di rumah bersama Novi, anak Radit yang masih kecil.

Dari sini kemudian muncul teror yang menakutkan. Mila mendapati banyak kejadian aneh. Novi pun tidak luput dari teror tersebut dan nyaris terbunuh. Meski demikian, Mila tidak bisa meninggalkan rumah ini begitu saja.

Kemudian terungkap ternyata yang meneror Mila dan Novi adalah pocong jenazah Sulastri. Mila dengan segala cara berusaha untuk lepas dari teror pocong. Tapi pocong itu ternyata menginginkan kematian Mila.

General Information

Director: Hadrah Daeng Ratu
Scriptwriter: Aviv Elham
Cast: Acha Septriasa, Zack Lee, Jajang C. Noer, Aqila Herby, Luthya Sury, Dewi Irawan
Running Time: 83 minutes
Release Date: 25 October 2018

Full Cast and Crew

Not available.

 

AUDIENCE REVIEW

BERAL LANDEKI

Dari awal filmnya udah bikin resah, suasana horrornya dapet banget, tiga kali kena jumpscare-nya padahal udah ada di trailer scene-nya. Aktingnya Acha kereeeennn! Rating: ★★★★

BERNARD

Filmnya serba nanggung. Ceritanya terkesan dipaksakan menuju plot twist-nya. Serem enggak, gregetan iya. Rating: ★★

GALIH PANUNTUN

Tema cerita bagus dan menarik. Sayang eksekusinya meneror pemirsa dengan gaya menakut-nakuti yang terlalu mainstream sejak era The Conjuring, sehingga konsep unik yang terkuak di akhir cerita kurang tergarap dengan sempurna. Rating: ★★★

MUHAMMAD RIDWAN

Sesungguhnya film ini apik, minim dialog, terlebih akting Acha Septriasa tidak perlu diragukan lagi terpujinya. Filmnya pun lumayan hidup, bahwa penonton seolah diajak benar-benar hadir di rumah TKP. Hanya saja, horornya kurang terasa, lebih ke arah drama. Pun meski lubang plot sangat diisi dan sangat logis (di saat film horor lain enggak jelas jluntrungannya), Jaga Pocong sayangnya gagal memberikan alasan, “Kenapa harus tokoh yang diperankan Acha Septriasa yang menjaga pocong?” Jawaban yang diberikan terlalu dangkal, kurang motivasi. Scoring meski agak tenang tetapi kadang lumayan kurang nyambung. Namun tetap saja, sebenarnya saya menikmati film ini, meski beberapa penonton lain terlihat kecewa. Rating: ★★★★

YOVAN NAINGGOLAN

Film berpremis sederhana dengan ide cerita yang mirip sebuah film horor Hollywood ini mengedepankan Acha sebagai ujung tombak yang dieksploitasi maksimal dalam berbagai adegan horor yang terlihat diusahakan kreatif dengan minimnya opsi set. Desain produksi, akting, atmosfer dan set up adegan horor cukup baik. Sayang set up-nya kelewat panjang dan dragging dan pay off-nya seringkali terasa tidak sepadan. Rating: ★★1/2

 

AUDIENCE RECOMMENDATION

53.8%

 

Last Updated: 27 October 2018


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)