Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Jailangkung 2 (2018)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted June 19, 2018 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: ★1/2 (2 reviews)
Film Bloggers Review: ★★ (4 reviews)
Audience Review: ★3/4 (10 reviews)

SYNOPSIS

Sekali lagi, Bella (Amanda Rawles) ditemani Rama (Jefri Nichol) harus tunggang langgang melawan setan-setan yang hendak mencelakakan keluarganya.

Sebagai anak paling kecil yang tidak pernah mengenal ibunya, Tasya (Gabriella Quinlynn) merasa kesepian. Tanpa disengaja ia menonton rekaman video lama milik ayahnya, Ferdi (Lukman Sardi), yang pernah berkomunikasi dengan arwah almarhumah istrinya menggunakan Jailangkung. Tasya pun merakit jailangkung sendiri dan memainkannya dengan harapan bisa berkomunikasi dengan almarhumah ibunya.

Kejadian ini rupanya membangkitkan berbagai masalah, termasuk arwah pembawa petaka. Bella dan Rama bergabung dengan rekan baru mereka, Bram (Naufal Samudra), dalam petualangan sampai ke dasar laut untuk mengalahkan titisan setan yang menguasai Angel (Hannah Al Rasyid) dan membawa pergi Tasya ke tempat gaib.

General Information

Director: Jose Poernomo, Rizal Mantovani
Scriptwriter: Ve Handojo, Baskoro Adi Wuryanto
Cast: Jefri Nichol, Amanda Rawles, Hannah Al Rashid, Lukman Sardi, Gabriella Quinlyn, Naufal Samudra, Dania Michell, Deddy Soetomo
Running Time: 83 minutes
Release Date: 15 June 2018

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Poernomo dan Mantovani sendiri mencoba mengemas Jailangkung 2 dengan kemasan yang sedikit lebih mewah dari film sebelumnya. Lebih banyak tata sinematografi yang memanjakan mata, tata suara yang lebih menggelegar, adegan kejutan yang mewarnai lebih banyak adegan, hingga tampilan efek khusus yang terlihat lebih meyakinkan. Tetap saja, berbagai capaian tersebut tidak akan berarti banyak ketika Poernomo dan Mantovani hanya terasa bekerja dalam sistem autopilot tanpa pernah sekalipun berniat untuk setidaknya menghadirkan energi penceritaan yang cukup bagi film ini. Both Poernomo and Mantovani should be ashamed of this. Rating: ★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★

 

BLOGGERS REVIEW

DANIEL IRAWAN (Daniel Dokter)

A good prod values and opening prologue went downhill with Rizal – Jose’s typical scream fest and bad storytelling, Jailangkung 2 has potential expansions but mostly killed with poor executions. Ain’t worse, just not good enough. Rating: ★★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Sesungguhnya saya masih penasaran dengan titik koordinat dan dikurungnya setan. Kok bisa walaupun pakai jimat ya. Ya, terlepas itu semua tetap saja filmnya jelek minta ampun. Syukurlah fans Jefri Nichol dan Amanda Rawles masih mau beli tiket film ini di bioskop. Rating: NA

RANGGA ADITHIA (Raditherapy)

Tidak disangka Jailangkung 2 ternyata lebih amburadul dari predesesornya. Rizal Mantovani semakin handal membuat horor buruk berefek migrain dan mengarahkan para pemainnya jadi terlihat bodoh di depan kamera, sia-siakan bakat mereka. Rating: NA

RASYID HARRY (Movfreak)

Jailangkung 2 bagai anak kurang gizi yang dipaksa berlari. Begitu pula jajaran pemainnya. Menyaksikan Amanda Rawles-Jefri Nichol bersama di layar lebar tak pernah sedatar dan semembosankan ini. Rating: ★★

TEGUH SANTOSO (Reviewsiana)

NA. Rating: ★1/2

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

NA. Rating: ★★1/2

 

AUDIENCE REVIEW

ARIA GARDHADIPURA

Rizal Mantovani sama Jose Poernomo makin lama makin keenakan bikin horor kayak gini, dan itu gak baik buat perfilman horor Indonesia. Jailangkung 2 adalah salah satu contoh film horor yang udah gak horor lagi, karakter sama ceritanya udah gak make believe lagi, jadi bingung bedain maunya ini jadi film horor apa film fantasi. Rating: ★★

DAFFA AKHMAD

Setelah build up yang sangat meyakinkan, tiba-tiba jomplang di babak ketiga. Setidaknya ada tiga kali adegan pintu tertutup dan terkunci sendiri. Plot twist-nya aneh, ending-nya konyol. Perasaan selama nonton ending-nya cuma bisa ketawa manggut-manggut. Rating: ★1/2

DIMAS RAMADHAN WICAKSANA

Semakin tidak jelas arah dari sekuel yang satu ini. Jelas lebih buruk dari yang pertama, terlalu banyak cacat logika. Rating: ★

 

AUDIENCE RECOMMENDATION

0%

 

Last Updated: 26 June 2018


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)