Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Jejak Cinta (2018)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted September 9, 2018 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: ★★1/2 (1 review)
Film Bloggers Review: ★ (1 review)
Audience Review: (0 review)

SYNOPSIS

Maryana adalah seorang desainer batik yang sedang melakukan riset di Singkawang untuk mencari karakter batik asli dari tahan kelahirannya. Di sana ia bertemu dengan sahabat lamanya, Wina. Pertemuan dengan Wina menjadi pintu pembuka bertemunya Maryana dengan Hasan, seorang guru tampan yang akhirnya menjadi suaminya.

Namun, belum lama menikah, pernikahan mereka terguncang lewat hadirnya telpon dari Sarah yang meminta tolong ke Hasan. Hasan merasa tidak enak dengan keluarga Sarah yang dulu pernah membantunya. Hal ini kemudian membuat Maryana salah paham. Terlebih, ketika ada telpon dari rumah sakit yang mengatakan bahwa istri Hasan akan melahirkan.

Maryana yang pada saat itu sedang katakutan karena mengidap kanker pun marah dan memilih meninggalkan Hasan. Hasan berusaha mengejar Istrinya namun di tengah jalan ia di tabrak oleh Toni pacar Sarah, Hasan pun di larikan ke RS terdekat. Sampai di rumah sakit ayah Sarah Hendrawan meluruskan kesalahpahaman Maryana terhadap Hasan, Hendrawan menjelaskan bahwa Hasanlah penyelamat keluarganya, saat itulah Maryana merasa bersalah sudah karena menuduh suaminya macam-macam, ia pun menangis dan memeluk Hasan yang masih koma.

General Information

Director: Tarmizi Abka
Scriptwriter: Faozan Rizal
Cast: Prisia Nasution, Baim Wong, Zora Vidianata, Mathias Muchus, Della Perez
Running Time: 100 minutes
Release Date: 6 September 2018

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

RASYID HARRY (Movfreak)

Begitu membosankan, perhatian saya teralihkan ke subtitle yang luar biasa ngawur. Kekonyolannya tidak berhenti di urusan subtitle. Seiring waktu, dari romantika sederhana, masalah demi masalah pelik mulai hadir, menambah kompleksitas, di mana semakin rumit konflikya, semakin kacau dan menggelikan filmnya. Karakterisasi merupakan salah satu penyebab. Rating: ★

 

Last Updated: 9 September 2018


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)