Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Kacaunya Dunia Persilatan (2015)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted January 22, 2015 by

 
Full Article
 
 

KacaunyaDuniaPersilatan-Poster

Critics Rating: ★★1/4 (3 reviews)
Film Bloggers Rating: ★★ (4 reviews)

SYNOPSIS

Dunia persilatan dihebohkan dengan hilangnya sebuah Pedang Pusaka Dewa yang tersimpan aman di Perguruan Silat Kera Emas. Pedang Pusaka Dewa adalah lambang kedamaian. Bila jatuh ke tangan yang tak bertanggungjawab, maka kacaulah dunia persilatan.Maha Guru Perguruan Silat Kera Emas. Beruk Sepuh memerintahkan murid-muridnya untuk mencari pedang itu.

Beruk Sepuh juga meminta bantuan teman-teman dari Golongan Putih, seperti Si Buta Dari Gua Buat Elu, Broma Membara, Mantiloh, dan Wira Sobling. Golongan Putih mencurigai Golongan Hitam yang berada di balik kasus ini. Mereka adalah Panci Tengkorak, Datuk Berdahak, Siluman Antik, dan Pendekar Mabuk Asmara. Pertarungan antara Golongan Putih melawan Golongan Hitam pun dimenangkan oleh Golongan Putih, tapi Pedang Pusaka Dewa tetap tidak ditemukan.

Film ini memarodikan pendekar persilatan yang dulu dikenal lewat Saur Sepuh , Tutur Tinular, Si Buta dari Gua Hantu dll. Beberapa pendekar dari film tahun 70an dan 80an ditampilkan, antara lain Brama Kumbara, Mantili, Si Buta dari Gua Hantu, Panji Tengkorak, Wiro Sableng dan lain-lain. Bahkan Fendy Pradana dan Eli Ernawati, pemeran asli Brama Kumbara serta Mantili muncul juga.

 

The martial arts world is shocked by the loss of God Heirloom Sword stored safely in Golden Monkey School of Martial Arts. God Heirloom Sword is the symbol of peace. If fallen into the hands of irresponsible warrior, then the martial world would be chaotic. Gold Monkey’s Supreme Master, Old Monkey, commands his disciples to find that sword.

Old Monkey also requests the help from the White Group, like Si Buta Dari Gua Buat Elu, Broma Membara, Mantiloh, and Wira Sobling. White Group suspect Black Group is behind this case. They are Panci Tengkorak, Datuk Berdahak, Siluman Antik, and Pendekar Mabuk Asmara. The fight is won by the White Group, but God Heirloom Sword is still not found.

This film is a parody of formerly known warriors through Saur Sepuh , Tutur Tinular, Si Buta dari Gua Hantu etc. Some of the 70s and 80s film warriors are shown: Kumbara Brama, Mantili, Si Buta dari Gua Hantu, Panji Tengkorak, Wiro Sableng and others. Even Fendy Pradana and Eli Ernawati, the original cast of Brama Kumbara and Mantili appear also.

 

General Information

Director: Hilman Mutasi
Scriptwriter: Hilman Mutasi
Cast: Tora Sudiro, Darius Sinathrya, Amink, Joe P Project, Agung Saga, Vicky Monica, Ery Makmur, Guntur Nugraha, Iang Darmawan, Zahra Jasmine
Running Time: 98 minutes
Release Date: 22 January 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Naskah cerita film yang ditulis Hilman Mutasi sepertinya telah selesai dikerjakan bertahun-tahun lalu dengan kandungan guyonan semacam parodi Arya Wiguna atau Klinik Tong Fang atau Gangnam Style atau Harlem Shake yang jelas tidak akan dapat bekerja (terlalu) efektif ketika ditampilkan saat ini. Guyonan Hilman lainnya juga tidak lebih baik. Begitu mudah ditebak dan seringkali gagal untuk menggarisbawahi unsur komedi dalam film ini. Dari departemen akting, Kacaunya Dunia Persilatan didukung dengan penampilan yang cukup memuaskan dari setiap aktor dan aktrisnya. Chemistry yang erat antar setiap pemeran jelas memberikan keunggulan tersendiri bagi kualitas film secara keseluruhan. Rating: ★★1/2

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

Hilman Mutasi mengajak penonton untuk menikmati kemasan yang pernah populer di layar kaca. Muncullah sejumlah legenda persilatan yang dia parodikan habis-habisan. Di sini ia memanfaatkan semua potensi yang dimiliki untuk meledakkan tawa. (taken from print edition #62) Rating: ★★★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

CANDRA ADITYA (That Candra Aditya Kid)

NA. Rating: ★1/2

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Biar telat, ide parodi genre silat klasik Indonesia sbnrnya bagus. Sygnya, joke2 di #KacaunyaDuniaPersilatan ini banyakan miss drpd hit-nya. Rating: ★1/2

DJAY (So-Called Reviewer)

Jika digabungkan dengan cerita seriusnya maka film ini sungguh mengecewakan. Maka, saya memutuskan untuk menyukai film ini pada bagian becandaannya saja, toh film ini memang dibuat untuk becanda dan fun saja. Tidak lebih. Ada punch line yang menarik ada pula “krik” moment. Rating: ★★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Wah #KACAUNYADUNIAPERSILATAN ternyata lucu walaupun kemasannya memang kacau dengan oloka2an trend saat ini. Ciyus miapah masbuloh bro! Rating: ★★1/2

KANIA KISMADI (Ngobrolin Film)

Komedi yang ditampilkan masih nanggung banget buat gue. Beberapa bisa bikin ketawa, tapi kebanyakkan bikin gregetan doang. Rating: NA

 

Last Updated: 7 February 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)