Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Kampung Zombie (2015)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted March 18, 2015 by

 
Full Article
 
 

KampungZombie-Poster

Critics Review: ★3/4 (3 reviews)
Film Bloggers Review: ★★ (8 reviews)

SYNOPSIS

Lima sekawan baru saja melakukan perjalanan mendaki gunung. Di tengah perjalanan pulang, mobil yang mereka kendarai mengalami kecelakaan. Mereka bermaksud mencari bantuan di sebuah kampung. Ternyata yang mereka temui adalah sekawanan zombie. Bagaimana kisah seluruh penduduk kampung ini berubah menjadi zombie? Dan, bagaimana pula mereka dapat keluar dari kampung zombie ini?

 

Five friends have just finished their mountain hiking trip. On the way home, their car got into an accident. They intend to seek for help in the nearest village. Instead, what they found was a pack of zombies. How did the villagers turn into zombies? And how will they be able to get out of there?

General Information

Director: Billy Christian
Scriptwriter: Baskoro Adi
Cast: El Jalaludin Rumi, Axel Matthew Thomas, Luthya Sury, Kia Poetri, Ali Mensan
Running Time: NA
Release Date: 19 March 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Di sepanjang 81 menit durasi perjalanan film ini, Kampung Zombie terus menerus menawarkan konflik yang berulang. Kegagalan Billy Christian dan Helfi Kardit dalam menyajikan jalan cerita dalam ritme penceritaan yang tepat juga menjadi masalah tersendiri sehingga Kampung Zombie tidak pernah benar-benar mampu hadir dalam intensitas penceritaan yang mencekam – dan tata musik arahan Joseph S. Djafar yang seperti berusaha mengagetkan para penontonnya sepanjang waktu juga sama sekali tidak membantu. Kampung Zombie berakhir layaknya para zombi itu sendiri: begitu datar secara emosional. Rating: ★★

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

Tentu saja tidak perlu ada pesan moral dari film semacam ini. Nikmati saja ketololan, dan kekonyolan, karakternya yang muncul berulang-ulang. Akting pemainnya memang payah, dialognya pun konyol. Namun keberanian pembuat filmnya sendiri patut dikagumi. Dengan biaya yang tidak terlampau besar, sinematografi dan tata riasnya sudah cukup meyakinkan untuk menakut-nakuti penonton. Terlebih lagi editingnya mulus. Tak ada kesan bahwa film ini hasil kerja dua sutradara. (taken from print edition #64) Rating: ★★★

SHANDY GASELLA (Detik)

Singkat cerita, film ini gagal membuat saya terpaku untuk mau terus mengikuti kisah yang disajikan. Sepuluh menit pertama memang terlihat lumayan menjanjikan. Namun, selepas itu film ini tak menawarkan apa-apa lagi selain pertunjukan adegan demi adegan kejar-kejaran tiada henti yang amat melelahkan. Rating: 1/2

 

BLOGGERS REVIEW

ATIKAH HANIFATI (Anak Film)

Kampung Zombie merupakan film yang menyajikan adegan kejar-kejaran tanpa henti, tanpa arti dan tanpa intensitas ketegangan. Karakterisasi yang minim dan dangkal dari karakter utama sulit untuk dapat dinikmati dan malah cenderung menjengkelkan. Terlepas dari banyaknya kelemahan dan inkonsistensi yang Kampung Zombie tampilkan, paling tidak kita harus mengapresiasi film ini karena sudah mengangkat film bertemakan zombie yang belum terlalu umum di perfilman Indonesia. Rating: ★★

CANDRA ADITYA (That Candra Aditya Kid)

Sebuah film zombie yang zombienya insecure nggak tau mau ngapain dilengkapi dengan karakter yang nggak bisa disebut manusia karena mereka nggak punya otak. Tegang nggak ada. Annoying iya. Rating: 1/2

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Kampung Zombie wasn’t all bad. It has lack of perfect tension in scene building, yes, but for a start, genre zombie rasa Indonesia, bolehlah. Rating: ★★1/2

DJAY (So-Called Reviewer)

Formula film horror itu sebenarnya (menurut saya yang tidak mengerti apa-apa) hanyalah ketegangan yang konsisten dari awal sampai akhir. Film ini ingin membuat nuansa seperti itu namun gagal saat zombie yang muncul tidaklah believable. Sudah ditambah aktor yang bermain tidak meyakinkan dan ditambah lagi zombienya yang juga tidak meyakinkan. Rating: 1/2

KANIA KISMADI (Ngobrolin Film)

Sayangnya, konsep zombie yang menarik ini tidak benar-benar digarap serius. Kelakukan zombie-zombie yang tidak seperti zombie-zombie pada umumnya ini tidak diberi background story yang cukup, sehingga membuat Kampung Zombie terlihat payah dan tidak memiliki dasar cerita — let alone script — yang kuat. Rating: NA

RANGGA ADITHIA (Raditherapy)

Dengan zombie sebegitu banyak, gw sangat berharap ‘Kampung Zombie’ bakal banjir darah, lengkap dengan aksi potong-bacok pala. Harapan pupus. ‘Kampung Zombie’ setidaknya masih punya adegan-adegan yang seru, apalagi zombienya unik-unik. Tetap salut ada yang mau bikin film zombie di Indonesia. Rating: ★★★

REINO EZRA ANRETI (Ajirenji Mindstream Reviews)

Untuk sebuah film yang katanya film horor zombie pertama di Indonesia, dan juga punya konsep cerita dan visual yang sebenarnya punya potensi untuk jadi bagus, hasilnya ternyata nggak maksimal. Tapi, untuk menghadirkan sesuatu yang beda di tengah-tengah film-film horor kita yang cuma mentok di rumah hantu, dan juga karena dirancang nggak asal-asalan, gw kasih poin tambahan deh buat film ini. Rating: ★★

ROHMAN SULISTIONO (Ocehan Si Momo)

Dengan tempo yang cepat, Kampung Zombie lumayan mampu membuat penonton pengap-pengap seperti dikejar zombie sepanjang malam. Kampung Zombie memang rasanya buat “seru-seruan” aja, jadi dalam penceritaan gak terlalu dipikirkan, yang penting penonton ikut merasakan teror tiada henti dari zombie sekampung. Rating: ★★★

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Sebagai film zombie Indonesia pertama, ‘Kampung Zombie’ tergarap cukup baik. Setidaknya masih bisa ditemukan sedikit kesenangan disana sini. Rating: ★★1/2

 

Last Updated: 26 April 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)