Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Ketika Mas Gagah Pergi (2016)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted January 18, 2016 by

 
Full Article
 
 

KetikaMasGagahPergi-Poster

Critics Review: ★★ (3 reviews)
Film Bloggers Review: 1/2 (1 review)

SYNOPSIS

Gita gadis periang yang tomboy, selalu bangga pada Mas Gagah, abang yang menurutnya nyaris sempurna. Gagah baik, tampan, cerdas dan modern. Sejak Papa meninggal, Gagah sembari kuliah, membantu Mama jadi tulang punggung keluarga.

Untuk penelitian skripsinya, Gagah pergi ke Ternate, tetapi setelah Gagah pulang dari Ternate, Gita terkejut karena abangnya itu berubah sama sekali!

Gagah sangat bersemangat menjalankan ajaran Islam, dan kerap menasihati Gita untuk menjalankan perintah-perintah agama. Gita sebal. Menurutnya Gagah fanatik dan norak. Ia mulai “memusuhi” Gagah, juga Kyai Ghufron, yang menurut Gagah telah menginspirasinya saat di Ternate.

Meski dimusuhi Gita, Gagah pantang menyerah. Ia terus berusaha mendekati Gita dan Mama, mengajak dua orang yang ia cintai itu untuk lebih mengenal Islam. “Islam itu indah. Islam itu cinta,” adalah hal yang selalu disampaikan Gagah pada Gita.

Sementara itu, Gita beberapa kali bertemu sosok misterius di jalan, tepatnya di bus, kereta api dan tempat-tempat lainnya. Sosok ini (Yudi) masih muda dan mengingatkannya pada Mas Gagah. Tanpa pamrih, sosok itu mengajak orang-orang pada kebaikan, mencerahkan dan menguatkan setiap orang yang ia temui, termasuk di area pemukiman warga yang terkena musibah dan selalu menjadi orang yang paling dulu membantu mereka yang membutuhkan.

Waktu berlalu, banyak hal terjadi. Gita terus memusuhi Gagah. Namun perlahan, ceramah-ceramah sederhana Yudi kian mengena. Keberadaan Tika sahabat Gita, serta Nadia (sepupu Tika) yang justru mengenakan jilbab saat kuliah di Amerika, kian menyadarkan Gita untuk berbaikan kembali dengan Gagah. Gita mulai mau mendengarkan Gagah dan jalan bareng lagi. Gita juga senang diajak Gagah ke “Rumah Cinta”, rumah singgah penuh buku yang pelan-pelan dibangun Gagah bersama teman-temannya untuk anak-anak dhuafa di pinggiran Jakarta. Di sana Gita menikmati persahabatan Gagah dengan Urip, Asep dan Maxi, mantan preman yang insyaf dan mengelola tempat tersebut.

Saat kembali dekat dengan Gagah, Gita memutuskan akan memberi kejutan manis pada abangnya tersebut di hari ulangtahun Gita yang ke 18. Namun sesuatu terjadi.

Terlambatkah Gita?

General Information

Director: Firman Syah
Scriptwriter: Fredy Aryanto, Helvy Tiana Rosa
Cast: Hamas Syahid Izzuddin, Masaji Wijayanto, Aquino Umar, Izzah Ajrina
Running Time: 99 minutes
Release Date: 21 January 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ANDRI CAHYADI (Cinemags)

NA. Rating: ★★

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★1/2

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

RASYID HARRY (Movfreak)

Ketika Mas Gagah Pergi sudah mengangkat suatu isu sosial penting, lalu mengambil sudut pandang “berbahaya” terhadapnya. Kenapa ormas pemuja kekerasan berkedok agama atau para fanatik ignorant tak pernah berkurang jumlahnya? Jawabannya karena perspektif minim toleransi seperti milik film ini. Tidak ada rasa cinta kasih, hanya kesombongan lantang berbunyi, “Kepercayaanku paling benar!” Rating: 1/2

 

Last Updated: 27 January 2016


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)