Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Koala Kumal (2016)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted July 5, 2016 by

 
Full Article
 
 

KoalaKumal-Poster

Critics Review: ★★★1/2 (1 review)
Film Bloggers Review: ★★3/4 (13 reviews)

SYNOPSIS

Dika (Raditya Dika) adalah seorang cowok yang baru saja batal menikah karena pacarnya, Andrea (Acha Septriasa) selingkuh darinya dengan cowok bernama James (Nino Fernandez). Patah hatinya membuat Dika kesulitan menulis bab terakhir dari bukunya. Suatu hari, Dika bertemu dengan cewek bernama Trisna (Sheryl Sheinafia), cewek yang unik yang membuat sudut pandang Dika terhadap dunia menjadi berbeda.

Dika pun pergi bersama Trisna, mereka menjadi semakin akrab. Trisna yang tadinya berniat membantu Dika menyelesaikan bab terakhir bukunya, menemukan sebab kenapa Dika kesulitan menulis bab terakhirnya: karena dia masih patah hati kepada Andrea. Trisna pun mencoba membuat Dika berhenti patah hati.

Trisna menyuruh Dika melakukan balas dendam kepada Andrea. Akankah Dika mengikuti saran Trisna? Kenapa Trisna sangat berniat agar Dika lepas dari patah hati yang dialaminya?

General Information

Director: Raditya Dika
Scriptwriter: Raditya Dika
Cast: Raditya Dika, Sheryl Sheinafia, Acha Septriasa
Running Time: 96 minutes
Release Date: 5 July 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Amir at the Movies)

Koala Kumal menawarkan pengarahan cerita yang lebih dewasa dari Raditya Dika. Tidak selalu lancar–khususnya pada paruh penceritaan pertama yang kadang terasa terbata-bata. Namun, dengan alur yang lebih padat dengan porsi komedi dan drama yang pas, Koala Kumal mampu tampil begitu menarik. Menghibur dengan tepat di bagian komedi dan seringkali tampil menyentuh di pengisahan dramanya. Koala Kumal juga didukung penampilan apik dari jajaran pemerannya, khususnya Sheryl Sheinafia yang hadir dengan akting yang memikat. Rating: ★★★1/2

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

Koala Kumal masih memiliki signature khas milik Raditya Dika dari template cerita, penuturan, dan komedi yang beberapa masih miss. Hanya saja, Koala Kumal punya sesuatu yang menyenangkan dan kedewasaan di dalam ceritanya sehingga penonton melupakan kekurangannya. Dan tak salah jika Koala Kumal menjadi salah satu karya terbaik Raditya Dika yang bisa disandingkan dengan Single. Manis! Rating: ★★★★

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Wild yet heartfelt, Koala Kumal can deliver the fun beyond serious material. Never as smooth as Marmut Merah Jambu, but shaped Raditya Dika’s stronger signature. Though it’s basically a comedy, the multitalented newcomer Sheryl Sheinafia bermain kuat mengimbangi Acha Septriasa di Koala Kumal. Rating: ★★★1/2

DJAY (So-Called Reviewer)

Second best Raditya Dika’s work after Single. He’s on the way to be a good storyteller and maybe director. Metamorfosis dari penulis komedi remaja ke komedi dewasa.  Sheryl jelas bintangnya. Acha bahkan kurang nendang kali ini. Rating: ★★★1/2

DWI RETNO WARDHANNY (Layar Tancep)

Film ini mungkin akan memuaskan bagi penggemar seorang Raditya Dika, tapi tidak penonton secara keseluruhan. Jika Single masih termaafkan dengan treatment-nya yang mewah, kali ini film hanya bergantung pada naskah Dika dan itu tidak bisa dibilang berhasil. Rating: ★

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

Penuh dengan subplot aneh dan joke yang lebih banyak miss-nya, Koala Kumal mengalir begitu tak terarah dan tak berenergi di sepanjang durasinya. Koala Kumal mungkin adalah film Raditya Dika yang paling lemah. Timing komedi yang maksa dan plot dangkal membuat film ini terasa menjenuhkan. Rating: ★★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Secara keseluruhan mata ini gak bisa bohong ga fokus sama Sheryl Sheinafia. Sebagai pendatang baru sungguh mencuri perhatian! Di film Koala Kumal, Sheryl terlihat tidak canggung ketika harus berhadapan dengan Raditya Dika. Semoga ke depannya lebih baik. Berawal mengira Acha Septriasa hanya sebagai bayang-bayang masa lalu Raditya Dika saja, akan tetapi porsi tiga pemain di Koala Kumal terlihat seimbang. Celutukan di Koala Kumal terlihat segar dan pas, beruntunglah memiliki para pemain pendukung yang lucu. Rating: NA

ODAGOMA RHEINHARD (Layar Tancep)

Seperti pada bukunya, Raditya Dika juga terus beranjak dewasa dalam filmnya. Koala Kumal setidaknya telah menampilkan hal itu. Lebih banyak perenungan yang hadir di dalamnya. Walau guyonannya semakin sering gagal, ada sesuatu yang dapat dibawa pulang. Koala Kumal bukanlah karya terbaik Raditya Dika, tetapi juga bukan yang terburuk. Di dalamnya kita dapat menjumpai pribadi yang jauh lebih dewasa. Rating: ★★1/2

RANGGA ADITHIA (Raditherapy)

Kehadiran Sheryl Sheinafia menambah dosis keabsurdan dalam Koala Kumal, sekaligus membuat komedi racikan Raditya Dika terasa lebih segar. Masalahnya, Koala Kumal juga terasa menjemukan, beberapa bagian gw akuin (masih) lucu tapi kebanyakan sulit untuk bisa ditertawakan. Rating: ★★1/2

ROHMAN SULISTIONO (Ocehan Si Momo)

Raditya Dika terlena sehingga jadinya ya gitu-gitu aja. Salah satu filmnya yang terlemah. Rating:★1/2

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Koala Kumal adalah upaya Raditya Dika dalam membicarakan tentang merelakan dan memaafkan secara lebih dewasa. Hasilnya, kocak nan menyentil. Jadi penasaran dengan karir Sheryl Sheinafia di dunia perfilman ke depannya setelah nonton Koala Kumal. She’s so damn good. Rating: ★★★1/2

TEGUH RASPATI (UlasanPilem)

Koala Kumal adalah contoh film yang terselamatkan hanya berkat satu penampilan yang brilian, bukan dari tokoh utama melainkan dari tokoh pendukung. Film ini dijual sebagai film komedi, tapi saya merasa ia tak selucu itu. Filmnya lucu saat tak berusaha terlalu keras melucu. Dalam konteks ini, datanglah Sheryl sebagai Trisna, cewek unik yang mempersepsikan semuanya serius, saat dunia di sekitarnya dikondisikan komikal oleh skrip. Hasilnya? Trisna adalah karakter terlucu disini meski tak terlihat mencoba melucu. Setiap adegan yang memunculkan Sheryl, selalu menggembirakan. Rating: ★★1/2

TEGUH SANTOSO (Reviewsiana)

Koala Kumal bisa dikatakan another Raditya Dika’s komedi patah hati. Semua orang tahu ini, hingga tak perlu ditegaskan di sub judul. Dibanding film-film sebelumnya, Koala Kumal hadir dengan formula yang sama, tetapi dengan alur yang lebih rapi, komedi yang lebih matang, dan cast yang pas. Dibuka dengan solid, alur Koala Kumal lalu agak melambat dan lemah di tengah film. Hal ini karena Raditya Dika belum bisa move on. Move on dalam memainkan komedi jomblo. Untung penampilan Sheryl Sheinafia berhasil menyelamatkannya. Scene stealer lainnya adalah cut Mini yang sayangnya porsinya sangat kecil. Rating: ★★★

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

Not completely bold, but Koala Kumal was definitely Raditya Dika’s most mature and best directional effort to date. Rating: ★★★1/2

 

Last Updated: 14 July 2016


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)