Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Labuan Hati (2017)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted March 17, 2017 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: ★★★ (1 review)
Film Bloggers Review: ★★1/4 (5 reviews)

SYNOPSIS

Bia, Indi dan Maria adalah tiga perempuan yang bertemu di Labuan Bajo, Flores, NTT. Hidup di atas kapal, menyelam, bertemu komodo hingga menginap di sebuah pulau yang sama… Tiga perempuan dengan latar belakang berbeda, alasan berbeda, dan tujuan berbeda dengan cepat bersahabat karena kecintaan yang sama: kepada laut, permukaan maupun kedalaman.

Dan ada Mahesa, instruktur diving yang terus mendampingi mereka, yang kemudian menjadi salah satu alasan mereka merasa ada yang salah dengan hidup masing-masing.

Padahal… tak ada yang salah. Setiap perempuan berhak bersedih atas masa lalu, berhak berbahagia untuk hari ini, dan berhak selalu punya harapan akan masa depan, tanpa perlu mengutuk hidup yang tak melulu baik-baik saja.

General Information

Director: Lola Amaria
Scriptwriter: Titien Wattimena
Cast: Kelly Tandiono, Nadine Chandrawinata, Ully Triani, Ramon Y. Tungka
Running Time: NA
Release Date: 6 April 2017

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Chandrawinata, Tandiono, Triani dan Tungka mampu memberikan penampilan yang apik. Keempatnya berhasil membuat karakter-karakter yang mereka perankan tampil hidup dan menarik untuk diikuti perkembangan kisahnya–meskipun dengan kisah yang seringkali terasa menjemukan untuk disaksikan. Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

DJAY (So-Called Reviewer)

Film ini mempunya konten yang berisi, sangat menarik, bahkan bisa menjadi film favorit gue tahun ini. Tapi sayang. Sayaang banget, tidak ada pertautan emosional yang baik, chemistry yang cihuy antar para pemainnya. Semuanya datar, flat, dan bikin gue gregetan. Padahal ada beberapa scene yang bisa memicu drama ini ke level yang diharapkan. Dari semua jajaran cast-nya sesekali tidak natural bahkan cenderung overdramatized. Mungkin yang agak mendingan adalah Ully Triani. Untuk tontonan menyegarkan mata: laut, Labuan Bajo, pantai, undersea, Labuan Hati udah sesuai. Tapi sebagai film drama gue rasa emang kurang. Rating: ★★

DWI RETNO WARDHANNY (Layar Tancep)

NA. Rating: ★★

ODAGOMA RHEINHARD (Kinerasya)

Obrolan perempuan seharusnya bisa lebih dari ini. Pun narasinya tak cukup kuat untuk merangkai persoalan-persoalan yang ada di dalamnya. Beruntung, masih ada Nadine, Kelly, Ully, dan visual cantik yang memberi warna dalam perjalanannya. Rating: ★★1/2

RASYID HARRY (Movfreak)

Ibarat konser, Labuan Hati adalah pertunjukkan akustik intim ketimbang orkestra megah atau konser pop di stadion pengundang nyanyian massal. Namun bak berkontradiksi, ketika seorang tokoh mengucap baris kalimat bermakna, dia seolah memasuki dramatic state, bagai coba terdengar puitis, berlawanan dengan usungan konsep realistisnya. Alhasil tercipta transformasi tak mulus, bagai ada jurang pemisah antara penuturan kalimat santai dengan yang menyimpan makna. Padahal keduanya tergabung dalam sebuah rangkaian pembicaraan di satu waktu. Akibatnya, usaha merangkai jalinan emosi subtil nan lembut daripada dramatisasi bergejolak pun gagal, menjadi seutuhnya datar. Rating: ★★★

TIMOTIUS PRASSANTO (Sobekan Tiket Bioskop)

Terlepas dari drama tipikal travel film, Labuan Hati memikat lewat pemandangan memukau Labuan Bajo dan pulau-pulau di sekitarnya. Rating: ★★

 

Last Updated: 10 April 2017


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)