Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

LDR (2015)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted May 11, 2015 by

 
Full Article
 
 

LDR-Poster

Critics Review: ★★3/4 (4 reviews)
Film Bloggers Review: ★★1/4 (7 review)

SYNOPSIS

Impian CARRIE (Mentari De Marelle) pergi ke Verona, tempat kediaman Juliet, akhirnya terkabul! Dari kecil, Carrie sudah jatuh cinta dengan kisah Shakespeare Romeo and Juliet. Carrie percaya, pasti ada seorang Romeo untuknya di luar sana.

Tidak disangka-sangka, di sana nasib mempertemukannya dengan DEMAS (Verrell Bramasta), seorang pemuda yang baru saja diputuskan oleh kekasihnya ALEXA (Aurelie Moremans), setelah 6 tahun mereka LDR.

Carrie yang mulanya memutuskan untuk membantu Demas mendapatkan Alexa kembali, malah akhirnya jatuh cinta dengan Demas. Carrie lantas berpikir, Apakah dia adalah Romeo untukku?

Sampai suatu ketika, Carrie bertemu PAUL (Al Ghazali), seorang novelis muda sukses. Gaya Paul yang menyebalkan dan sombong, malah membuat Carrie jatuh hati padanya. Apakah Paul justru Romeo untuk Carrie?

Sebuah drama komedi tentang gadis yang mencari Romeo, dan ketika harus memilih, mana yang harus diikuti: hatinya atau takdirnya?

General Information

Director: Guntur Soeharjanto
Scriptwriter: Cassandra Massardi
Cast: Al Ghazali, Verrell Bramasta, Aurellie Moeremans, Mentari De Marelle
Running Time: NA
Release Date: 13 May 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

LDR memiliki materi yang manis. Cukup disayangkan latar belakang karakter tidak pernah digali dan logika yang diabaikan. Rating: ★★★

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

Alur kisah asmara itu menjadi benang kusut, namun tetap terasa menghibur. Panorama negeri pizza memang suguhan menarik di tengah kendala buruknya akting para pelakon pria. (taken from print edition #66) Rating: ★★★

RANGGA ADITHIA (Flick Magazine)

Jika di paruh pertama saya masih bisa terhibur melihat kehebohan dan kelucuan Mentari saat berusaha membantu Verrell balikan lagi dengan kekasihnya, paruh keduanya justru membuat saya setengah tertidur. Rasa menyenangkan tiba-tiba hilang dari “LDR” begitu cerita mulai bergerak memasuki babak berikutnya, saat konflik sudah bersiap menghadang kisah Carrie yang tadinya adem-ayem-hura-hura-suka-ria. Sayangnya konflik tersebut dihadirkan setengah-setengah, karena tampaknya semua disimpan untuk film kedua, jadi mau tak mau film pertama ini akan tampak seperti sebuah pemanasan yang serba tanggung. Rating: ★★1/2

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

Kisah cinta seperti ini sebenarnya tidak harus berlatar Italia. Sejumlah adegan LDR dieksekusi sebatas untuk mengejar nuansa romantis. Adegan melihat sunset di halaman berkalang salju misalnya. Gambar cantik. Sinematografi ciamik. Kisah dramatis. Jelas menjadi tiga pisau ampuh untuk menarik penonton. Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Amir at the Movies)

Bagian pertama dari LDR seringkali diisi dengan adegan maupun konflik yang sebenarnya terasa tidak memiliki kekuatan penceritaan yang mendalam dan dapat dihilangkan begitu saja. Keputusan untuk memanjang-manjangkan beberapa konflik yang tersaji dalam film ini juga tidak membuat penampilan LDR secara keseluruhan menjadi lebih baik. Seperti halnya Perahu Kertas (2012) arahan Hanung Bramantyo, adalah mudah untuk merasakan bahwa Naskah penceritaan LDR tidak memiliki materi pengisahan yang cukup untuk menjadikan dua film menjadi dua penceritaan yang sama-sama kuat dan tetap saling berhubungan satu sama lain. Rating: ★★1/2

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Unless you feel too old for teen-melodramas, LDR offers the right use of sets–pretty faces to build atmospheres and hit their target audience. Chemistry-nya masih naik turun dengan skrip yang juga penuh inkonsistensi. But handle her potential as a female lead, Mentari bermain bagus. Rating: ★★1/2

DIAKSA ADHISTRA (Mokino)

“LDR” actually awal-awal lumayan lucu. Tengah film ke akhir … biasa aja. Rating: ★★1/2

DJAY (So-Called Reviewer)

60 menit pertama LDR ini adalah fase dari yang, ‘Apaan sih ini?’ ke fase, ‘Wah oke juga nih film.’ But unfortunately, the rest of it was terrible. Sayang banget kan? Kalau di department akting LDR diselamatkan sama Mentari, karena cast lainnya aktingnya memble. Film ini pun diselamatkan oleh dua hal. Italia dan musiknya. Kosong versinya Al ini bagus. Bunga Terakhir versinya Ahmad Dhani juga bagus. Rating: ★★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

NA. Rating: ★★

REINO EZRA ANRETI (Ajirenji Mindstream Reviews)

Gw nggak bisa komentarin ceritanya, mau bilang sweet atau apa ya belum bisa juga, karena the whole movie ternyata cuma pendahuluan, tanpa akhiran, semi-akhiran, ataupun tanda-tanda mau ke mana arahnya, dan sebenarnya bisa aja selesai dalam setengah jam. Pemandangan? Well, dengan adanya INTERNET dan video demo yang ditayangin di display LED TV di toko-toko elektronik, pemandangan udah bukan lagi hal yang istimewa. Malah gw perhatikan editornya kayak sempet keblinger antara mana Roma mana Milan ketika harus selip-selipin the obligatory gambar-gambar pemandangannya. Tapi paling nggak, Mentari De Marelle bermain dengan menarik dan fresh, demikian juga Aurellie Moeremans. Mereka bermain lebih baik dari cowok-cowoknya karena mungkin lebih berpengalaman, atau simply karena punya actual talent sementara yang lainnya….err…. Rating: ★

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Kunci kenikmatan terletak pada kenyalnya adonan berisi humor-humor ringan khas anak muda, pemanfaatan tepat guna berbagai sudut Italia dalam menunjang kisah yang digelindingkan, beserta (tanpa dinyana-nyana!) performa lepas tanpa beban dari Mentari De Marelle yang menginjeksikan nyawa pada film. Saat ketiganya dikombinasikan, maka yang tersaji adalah produk hiburan untuk anak muda yang menyenangkan… paling tidak ini berlangsung di babak pertama hingga peralihan menuju babak ketiga. Tapi saat disusupkan sedikit twist yang mendesak tone film berubah sepenuhnya, cecapan rasa gurih yang semula masih terasa mendadak lenyap. Rating: ★★★

 

Last Updated: 15 July 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)