Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Lily: Bunga Terakhirku (2015)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted August 31, 2015 by

 
Full Article
 
 

LilyBungaTerakhirku-Poster

Critics Review: ★★3/4 (4 reviews)
Film Bloggers Review: ★★3/4 (3 reviews)

SYNOPSIS

Ketika Tura kecil, ia menyaksikan perampok mendatangi rumahnya dan memperkosa sang ibu dan membunuhnya. Tura menguburkan ibunya dikebun belakang rumahnya karena Ibunya sangat menyukai bunga. Dan Tura mengurus diri sendiri hingga dewasa. Rasa bersalah karena tak bisa menolong Ibunya, membuat hidupnya hanya memiliki satu tujuan yaitu berdedikasi terhadap sang ibu dengan
memburu para pemerkosa dan menjadikannya pupuk agar kebun sang Ibu bisa tetap terjaga indah.

Ketika Tura (Baim Wong) besar, ia tetap bekerja sebagai tukang bunga. Suatu hari Tura membawa bunga-bunga ke villa pelacuran. Tura bertemu dengan Lily (Salvita Decorte), seorang pekerja seksual. Pada usia 10 tahun, Lily dijual oleh ayahnya yang brengsek dan pemabuk kemudian bertemu dengan seorang mucikari yang dipanggil Bunda (Wulan Guritno) dan Lily dilatih untuk menjadi high-class hooker.

Lily tertarik dengan bunga-bunga yang dibawa Tura dan mendatangi kebun bunga Tura. Ia bersikeras ingin memiliki bunga sendiri yang kemudian membawanya mengenal lebih dekat dengan Tura. Tura yang jatuh cinta dengan Lily, berusaha melindungi Lily dengan membunuh klien-klien Lily dengan diam-diam, termasuk seorang anak pejabat tinggi. Mengetahui hal tersebut Lily mengalami dilema, ragu apakah Tura masih bisa diselamatkan? Dan Bunda pun mulai mencurigai apakah Tura berada dibalik kejadian hilangnya klien-kliennya?

General Information

Director: Indra Birowo
Scriptwriter: Ilya Sigma, Priesnanda Dwisatria
Cast: Baim Wong, Salvita Decorte, Wulan Guritno
Running Time: 83 minutes
Release Date: 3 September 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

NA. Rating: ★★1/2

ANDRI CAHYADI (Cinemags)

NA. Rating: ★★★

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

DJAY (So-Called Reviewer)

Lily: Bunga Terakhirku was a good movie. Terlepas dari kurangnya chemistry yang diberikan oleh semua cast, Lily: Bunga Terakhirku digarap dengan baik oleh Indra Birowo as a director. Baim Wong maen bagus di sini. Semuanya bagus sih, cuma chemistry-nya kurang. Rating: ★★★1/2

REINO EZRA ANRETI (Ajirenji Mindstream Reviews)

Kisahnya dark dan dituturkan dengan dark pula, tapi dari cara film ini memilih warna sampai perabotan (yang luar biasa vintage-nya) kurang bisa membuat gw masuk dalam atmosfer dark itu. Kontrasnya menarik, tapi kurang nyaman buat gw, ditambah pacing yang cukup slow juga bikin gw lebih agak nggak nyaman mengikuti film ini. Gw baru merasa engaged ketika film ini sampai pada titik paling suspense-nya, which is di menjelang akhir, dan itulah yang menurut gw cukup mencegah rasa tidak nyaman terus-terusan. Rating: ★★1/2

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Tak semenarik premis yg ditawarkan, Lily: Bunga Terakhirku cenderung tampil agak menjemukan. Performa Wulan dan Salvita menyelamatkan filmnya. Rating: ★★1/2

 

Last Updated: 22 September 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)