Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Midnight Show (2016)

 

 
Overview
 

Genre: , ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted December 12, 2015 by

 
Full Article
 
 

MidnightShow-Poster2

Critics Review: ★★★1/4 (7 reviews)
Film Bloggers Review: ★★1/2 (13 reviews)

SYNOPSIS

Bioskop Podium yang diambang kebangkrutan mempertaruhkan masa depannya pada sebuah film Bocah yang diangkat dari kisah nyata, tentang anak berusia 12 tahun yang tega membunuh keluarganya sendiri. Naya (Acha Septriasa) dan Juna (Gandhi Fernando), tidak menyangka ketika pemutaran midnight di bioskop tersebut berubah menjadi bencana. Seorang penonton ditemukan tewas, meninggalkan misteri yang menghubungkan film yang tengah mereka tayangkan, dan mayat-mayat yang kini mulai berjatuhan di depan mereka.

General Information

Director: Ginanti Rona Tembang Asri
Scriptwriter: Husein Atmodjo
Cast: Acha Septriasa, Gandhi Fernando, Ratu Felisha, Ganindra Bimo, Gesata Stella
Running Time: 95 minutes
Release Date: 14 January 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

NA. Rating: ★★★1/4

ANDRI CAHYADI (Cinemags)

NA. Rating: ★★★1/2

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

Portfolio Ginanti Rona bikin penasaran. Debutnya ditandai dengan slasher yang mengesankan. Rating: ★★★1/2

RANGGA ADITHIA (Flick Magazine)

Kelebihan Midnight Show dalam urusan brutal-brutalan memang jempolan, saya menyukai cara Ginanti mengesekusi setiap adegan pembunuhan dan penyiksaan, semua kebiadaban terbungkus rapih dan tampak meyakinkan. Terlepas dari nilai plus-nya, sayangnya Midnight Show terlihat terbata-bata saat menjabarkan layer demi layer penceritaannya. Di tengah aksi berdarah-darah yang asyik, beberapa bagian ceritanya terasa dipaksakan menjadi rumit untuk menopang twist-nya di penghujung durasi nanti. Rating: ★★★1/2

REINO EZRA ANRETI (Muvila)

Memang tidak semua detail bisa tereksekusi dengan sempurna, misalnya gambar di layar bioskop Podium yang tampak “digital,” hingga pembawaan Naya sebagai pegawai bioskop yang terlalu ramah untuk zaman itu. Tetapi, hal tersebut masih bisa dikompensasi dengan rancangan visual yang bercitarasa dan serta deretan pemain yang rata-rata bisa memberi performa sesuai dengan yang dibutuhkan. Ini pun menguatkan impresi bahwa film ini dibuat tidak asal jadi, dan itu patut diapresiasi. Rating: ★★★

SHANDY GASELLA (Detik)

NA. Rating: ★★★★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Amir at the Movies)

Ginanti Rona Tembang Asri and Acha Septriasa deserve better than Midnight Show. Both women are the only good things out of the lame movie. Pengarahan Ginanti Rona Tembang Asri (whatta name!) itu bagus ngejaga alur Midnight Show. Gak pernah kerasa keburu atau lamban banget. Tapi naskah Midnight Show gak ngasih ruang lebih. Badly written, pretty much laughable screenplay dari karakter, dialog sampai konfliknya. Jadi yah, meski banyak potongan dan cairan tubuh yang tersaji di Midnight Show, tetap aja filmnya jadi kerasa hambar dan datar. Not fun. Rating: ★★1/2

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

With interesting premise and blood bath scenes, Midnight Show has flaws but gives much cinemas terror experience. Rating: ★★★★

CANDRA ADITYA (That Candra Aditya Kid)

Midnight Show akan bikin lo terhibur atas motivasi karakter dan dialog yang sumpah kocaknya gak masuk akal. Rating: ★

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Dare to explore the rare-yet fun blood-splatter fest over serious efforts in trivial atmosphere, Midnight Show rocks! Rating: ★★★1/2

DJAY (So-Called Reviewer)

Midnight Show itu another film “mentah.” Plot hole di mana-mana, impossibility with no logic script. Gue akui deh, 15 menit awal itu adalah hal yang bisa bikin lo mungkin suka sama Midnight Show. Tapi, kemudian buyar. No chemistry between each characters. Even Ratu Felisha dan Acha yang harusnya jadi “game changer” buat filmnya pun ga ngebantu. Sama sekali. Semuanya datar. Hambar. Bahkan yang harusnya twist itu bisa bikin “naek,” Midnight Show pun gagal. Total. Rating: 1/2

DWI RETNO WARDHANNY (Layar Tancep)

Film ini jelas bukan film yang cocok untuk Jelata yang berhati lemah atau tidak kuat darah. Pasalnya, Ginanti Rona atau yang akrab disapa Gita tidak main-main dalam mengumbar darah dan adegan pembunuhan. Mulai dari ditusuk, digorok, hingga dicekik bisa Jelata saksikan di sini. Untuk film debut, wanita yang pernah menjadi asisten sutradara untuk Killers, The Raid, dan The Raid: Berandal ini cukup berani juga mengambil genre yang berbeda. Sayangnya, “kebrutalan” Gita kurang didukung dari segi naskah. Rating: ★★

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

Meski naskahnya banyak kekurangan dan directing yang kurang matang, Midnight Show masih berhasil memberikan hiburan berdarah-darah yang seru. Rating: ★★1/2

HARIS FADLI PASARIBU (Tales from Motion Sickness)

NA. Rating: ★★★

INDANAVETTA PUTRI (Layar Tancep)

Midnight Show adalah bukti nyata bahwa tak selamanya rating blogger di poster film bisa dipercaya. Rating: ★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Midnight Show unggul di artistik yang niat dan secara film the best-nya Renee Pictures. Sayang banget dengan naskah yang lemah. Rating: ★★

RASYID HARRY (Movfreak)

Midnight Show is one of the closest thing to giallo ever made by our filmmakers, which is great. Ada flaw di intensitas adegan Midnight Show, tapi itu lebih karena gunting sensor yang menghilangkan banyak keasyikan brutal. Seperti biasa Acha Septriasa bukan cuma asyik dan natural berdialog, tapi juga kuat di adegan penuh luapan emosi. Rating: ★★★1/2

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Premis menarik yang dimiliki Midnight Show berhasil diterjemahkan Ginanti Rona ke bahasa gambar penuh darah yang seru dan menegangkan. Walau masih dijumpai beberapa permasalahan di Midnight Show, khususnya dari penceritaan, tapi film ini jelas produksi terbaik Renee Pictures. Rating: ★★★1/2

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

NA. Rating: ★★★1/2

 

Last Updated: 18 January 2016


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)