Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Milly & Mamet (2018)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 


0
Posted January 8, 2019 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: NA (0 review)
Film Bloggers Review: NA (0 review)
Audience Review: ★★★1/2 (30 reviews)

SYNOPSIS

Melanjutkan timeline dari kisah Ada Apa Dengan Cinta 2, kini Milly & Mamet sedang disibukkan dengan mengurus bayi mereka. Mamet yang punya passion memasak dan sempat bekerja sebagai chef kini bekerja di pabrik milik Papa Milly. Sebuah pilihan yang agak terpaksa, karena kini ia jadi tumpuan keluarga kecil mereka setelah Milly resign dari profesinya sebagai bankir untuk fokus membesarkan anak.

Sampai pada suatu hari, Mamet berjumpa Alexandra, teman dekatnya waktu kuliah dulu. Dengan antusias, Alexandra bercerita bahwa ia sudah mendapatkan investor untuk membiayai ide restoran yang dulu pernah mereka khayalkan bersama. Dengan hubungan Mamet dan Papa Milly yang memburuk, apakah Mamet akan menerima tawaran ini dan mengejar mimpinya? Dan bagaimana Milly beradaptasi dengan hidup barunya sebagai full-time mom?

General Information

Director: Ernest Prakasa
Scriptwriter: Ernest Prakasa, Meira Anastasia
Cast: Sissy Prescillia, Dennis Adhiswara, Ernest Prakasa, Julie Estelle, Dian Sastrowardoyo, Adinia Wirasti, Titi Kamal, Yoshi Sudarso, Surya Saputra, Isyana Sarasvati, Dinda Kanyadewi, Eva Celia
Running Time: 101 minutes
Release Date: 20 December 2018

Full Cast and Crew

Not available.

 

AUDIENCE REVIEW

BANU MUSTAFA
Berawal dari kisah yang manis, Milly & Mamet merupakan spin off AADC yang hangat, lucu & menyenangkan. Namun filmnya masih boros dalam menyampaikan komedi sehingga ada yang tidak tepat sasaran dan ada yang tak perlu. Begitu juga dengan konflik yang terselesaikan secara gantung. Duo Dennis – Sissy serta Isyana Sarasvati adalah pemain terbaik dari film ini. Rating: ★★★1/2
DWI PRIA NUGRAHA
Milly & Mamet ini memang “Bukan Cinta & Rangga”. Tak ada barisan puisi romansa, yang ada hanyalah gelak tawa dengan bumbu drama pasangan muda yang sedang berumah tangga. Sebagai spin-off dari AADC, Ernest & Meira berhasil membawa Milly & Mamet berdiri sebagai film komedi romantis yang fresh & menyenangkan! Rating: ★★★★
HELMI MAHA PUTRA
Apabila di Cek Toko Sebelah dan Susah Sinyal porsi keseriusannya masih lebih besar dan dapat menutupi sekuen-sekuen komedi yang hanya sebagai selingan, sayangnya di Milly & Mamet adalah kebalikannya. Hubungan dan latarbelakang Milly & Mamet yang sebenarnya menarik untuk diperdalam pun menjadi remeh-temeh terbiaskan porsi sekuen-sekuen komedi yang hampir selalu ingin menampilkan diri. Rating: ★★★1/2
NOVICCA VINESSIA
Spin off dari AADC yang diberi humor segar. Penonton dibuat tertawa terbahak-bahak namun saat-saat tertentu dibuat terdiam serius dengan konfliknya. Konflik dalam film ini jg relevan dengan yang sering dialami pasangan muda. Rating: ★★★★
NURUL HARDIYANTI
Milly & Mamet memiliki cerita yang sangat menarik, isu yang dibawa pun sangat relatable bagi sebagian besar pasangan baru sehingga setiap adegan dan dialog terasa begitu dekat oleh penonton. Humor film ini juga sangat baik. Pokoknya Milly & Mamet adalah film dengan paket lengkap! Rating: ★★★1/2
SENO NOVRIAWAN
Well, ”Milly & Mamet” ain’t no Cinta & Rangga, but their story & problem are as messy as the latter. Full of hilarity from start to finish thanks to certain cast (looking at you, Isyana Sarasvati!), sadly the movie suffered due to unnecessary side characters & easy conclusion. Rating: ★★★1/2
TALIN VANIA SALIM
Belum pernah nikah sih, tapi Milly dan Mamet berhasil memberi pelajaran yang mudah dicerna bahwa pernikahan itu bukan indah-indahnya saja. Akting para pemain yang mempesona semakin mendukung kenikmatan sajian sinematik yang berusaha dihidangkan dalan Milly dan Mamet. Rating: ★★★★
TAUFAN SUGIYAT
Film Ernest dengan komedi terbaik sampai saat ini, punchline tepat sasaran, walaupun selera komedi tiap orang berbeda, namun khalayak penonton rupanya sepakat dengan kompak tertawa di setiap adegannya. Sayangnya dramatisasinya harus rusak karena komedinya buru-buru masuk lagi. Cek Toko Sebelah still Ernest’s best. Rating: ★★★1/2
YOVAN NAINGGOLAN
Di saat integrasi bit-bit komedi ke dalam cerita membaik dari film-film sebelumnya, kali ini justru bagian dramanya yang jadi titik lemah.. Film terasa terburu-buru dalam membangun dan menyelesaikan konflik, ditambah konsistensi emosi karakter yang tidak terjaga, membuat film ini jadi sedikit bikin gemas.
Positifnya adalah konflik yang membumi, karakter-karakter kuat, komedinya segar dan Isyananya gila. Rating: ★★★1/2
WENING HAPSARI
Film komedi romantis yang mampu keluar dari bayang-bayang rangga dan cinta. Konflik pasangan berumah tangga dikemas dengan segar dengan bumbu komedi yang tidak berlebihan. Rating: ★★★1/2

 

AUDIENCE RECOMMENDATION

100%

 

Last Updated: 8 January 2019


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)