Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Pinky Promise (2016)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted October 7, 2016 by

 
Full Article
 
 

pinkypromise-poster

Critics Review: ★★★1/4 (2 reviews)
Film Bloggers Review: ★★1/2 (4 reviews)

SYNOPSIS

Bagi Tika (30 tahun) yang abadi saat ini adalah luka dan kesedihan. Hidupnya hancur ketika tunangannya membatalkan pernikahan mereka. Selama ini dia pikir dia adalah perempuan yang kuat. Hanya Anind (55 tahun), tante Tika satu-satunya yang akhirnya bisa memaksa Tika keluar dari kesedihan. Bukan hanya itu. Anind bahkan berhasil menyuruh Tika untuk pindah ke rumahnya agar bisa move on.

Tika dan Anind kemudian bertemu orang-orang baru dalam kehidupan mereka. Ken (21tahun), seorang penari dan juga seorang blogger yang masih kuliah, dan Baby (30 tahun) seorang model majalah pria dewasa yang menjadi simpanan pria berkantong tebal. Tika dan Anind juga bertemu Farid (40 tahun) dan Vina (35 tahun) sepasang suami istri yang harus menghadapi kesulitan ekonomi rumah tangganya. Kisah persahabatan pun terjalin, persahabatan perempuan yang mampu menumbuhkan kekuatan bagi mereka. Namun rentang usia dan latar belakang yang berbeda sempat menimbulkan cara pandang yang bertolak belakang.

Lalu bagaimana persahabatan yang terjalin diantara mereka dan bagaimana Tika dapat menemukan jawaban dari masalah kehidupan pribadinya.

General Information

Director: Guntur Soeharjanto
Scriptwriter: Gina S. Noer
Cast: Agni Pratistha, Alexandra Gottardo, Chelsea Islan, Dhea Seto, Dea Ananda, Ira Maya Sopha
Running Time: 114 minutes
Release Date: 13 October 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★★1/2

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★★

 

BLOGGERS REVIEW

DJAY (So-Called Reviewer)

Gue sih suka cara penulis skrip bercerita di Pinky Promise. Eksekusinya juga ga jelek. Tapi ending-nya yang ya gitu deh doangan. Alexandra Gottardo maen bagus banget di Pinky Promise. Rating: ★★1/2

ROHMAN SULISTIONO (Ocehan Si Momo)

NA. Rating: ★★

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Masalah utama dari Pinky Promise adalah paruh akhir yang bertele-tele. Seandainya dipadatkan hingga 20 menit, bisa jadi akan lebih mengena. Omong-omong, satu paling berkesan dari Pinky Promise adalah barisan pemainnya berlakon bagus, terutama Alexandra Gottardo dan Dea Ananda. Rating: ★★★

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

Pinky Promise was informative, moving, and has more depth than I thought at first … for the first one and a half hour. The rest has ruined it all. Too bad. Rating: ★★★

 

Last Updated: 18 October 2016


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)