Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Preman Pensiun (2019)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 


0
Posted January 18, 2019 by

 
Full Article
 
 

Critics Review: (0 review)
Film Bloggers Review: ★★3/4 (4 reviews)
Audience Review: ★★★ (4 reviews)

SYNOPSIS

Setelah tiga tahun, bisnis kecimpring Muslihat yang sudah pensiun sebagai preman, mengalami masalah. Penjualannya mulai menurun. Muslihat juga menghadapi masalah baru saat Safira, anak perempuan satu-satunya, sudah tumbuh remaja dan mulai didatangi lelaki. Masalah lebih besar kemudian muncul, ketika ada masalah di antara mantan anak buahnya.

General Information

Director: Aris Nugraha
Scriptwriter: Aris Nugraha
Cast: Epy Kusnandar, Tya Arifin, Soraya Rasyid, Andra Manihot, Dedi Moch Jamasari, Deny Firdaus, Ica Naga, Abenk Marco, M Fajar Hidayatullah, Kriss Tatto
Running Time: 94 minutes
Release Date: 17 January 2019

Full Cast and Crew

Not available.

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Reviews)

Punya sosok yang menarik, sayangnya Preman Pensiun terlalu tumpang tindih. Film ini terasa hanya sebagai companion dari serialnya. Editingnya punya style, tetapi menganggu plotnya jadi tak utuh. Tak cocok bagi yang tak tahu serialnya. Rating: ★★

DJAY (So-Called Reviewer)

Editing film ini bagus banget. Sambungan antar scene yang menarik, cerita yang kuat dan eksekusi yang bagus adalah faktor yang membuat Preman Pensiun layak ditonton. Rating: ★★★

PASKALIS DAMAR (Sinekdoks)

Taking a darker turn from its original source, Preman Pensiun can still deliver good laughs—especially with the odd editing—even though the movie cannot overcome the uneven narrative and lack of substance. Rating: ★★★

RASYID HARRY (Movfreak)

Preman Pensiun definitely will satisfy the fans of the serial. It’s fun, has heart, though a bit rough on its narrative style. Rating: ★★★

 

AUDIENCE REVIEW

BANU MUSTAFA

Adaptasi dari serialnya, Preman Pensiun masih bisa kita nikmati kisah anak buah kang Mus. Sayang, perpindahan dialog ke adegan yang terlalu sering tak seperti serialnya serta kasar sehingga terkadang membuat bingung. Rating: ★★★

TAUFAN SUGIYAT

Teknik editingnya memang tidak biasa, terkesan unik, namun setelah terbiasa akan terasa mengasyikkan. Bagi penonton awam seperti saya (non penggemar serialnya) mungkin akan dibuat bingung dengan ansambel pemerannya, jumlahnya cukup banyak, tapi dapat diperkenalkan satu per satu dengan baik lewat ciri khas masing-masing. Pada akhirnya Preman Pensiun memang layak jadi tontonan komedi yang cukup bermutu, namun perlu adanya adaptasi untuk benar-benar menikmatinya. Rating: ★★★1/2

 

AUDIENCE RECOMMENDATION

75%

 

Last Updated: 23 January 2019


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)