Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Romeo+Rinjani (2015)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted April 23, 2015 by

 
Full Article
 
 

RomeoRinjani-Poster

Critics Review: ★★1/2 (4 reviews)
Film Bloggers Review: ★3/4 (4 reviews)

SYNOPSIS

Romeo (Deva Mahenra), berprofesi sebagai fotografer freelance untuk majalah outdoor adventure. Romeo sering bergonta-ganti pacar, ketika pacar-pacarnya itu mulai meminta Romeo menikahi mereka, Romeo akan meninggalkannya. Romeo memiliki trauma pada pernikahan, setelah perceraian ayah (Gary Iskak) dan ibunya (Donna Harun) yang tragis saat dia berumur 7 tahun.

Suatu hari Raline (Kimberly Ryder) kekasih Romeo, mengatakan bahwa dia kini sedang hamil! Raline meminta Romeo menikahinya, dan Romeo akhirnya memutuskan untuk menikahi Raline. Tapi dia akan menyelesaikan kontrak dahulu untuk mengambil foto-foto di Gunung Rinjani.

Di perjalanan menuju Rinjani, Romeo bertemu dengan Sharon (Alexa Key). Perempuan yang memiliki kesamaan prinsip dengannya. Sharon tidak percaya pada pernikahan dan juga memiliki jiwa petualang. Romeo merasa sangat cocok dengan Sharon.

Tiba di Rinjani, Romeo berusaha menggoda Sharon, dan mengajaknya berenang di Danau. Tapi Romeo malah dikerjai Sharon. Sharon menghilang bersama pakaian dan tas milik Romeo, juga menjebak Romeo dengan jeratan perangkap binatang. Romeo tergantung di pohon semalaman.

Gedung pesta pernikahan Romeo akan melangsungkan pernikahan dengan Raline. Tapi Romeo malah mendapati Raline sedang bicara dengan Sharon. Romeo jadi tahu bahwa Sharon itu sahabat Raline. Romeo curiga Raline bersekongkol dengan Sharon untuk mengerjainya. Bagaimana kelanjutan pernikahan Romeo dan Raline? Apa tujuan Sharon mengerjai Romeo?

 

Romeo (Deva Mahenra) is a freelance photographer for an outdoor magazine. Romeo frequently changes girlfriend, especially when they started to demand marriage. Romeo is traumatized after the tragic divorce of his father (Gary Iskak) and his mother (Donna Harun) at the age of seven.

One day, Romeo’s girlfriend, Raline (Kimberly Ryder), asked him to marry her because she’s pregnant. He decides to marry her, but he asked to be given time to finish his job to take photos in Mount Rinjani first.

On the way to Rinjani, Romeo met Sharon (Alexa Key), a woman that shares a similar principles in life with him. She doesn’t believe in marriage and has an adventurous soul. He feels really clicked to Sharon.

When they arrived in Rinjani, Romeo tries to seduce Sharon, and asked her to swim with him at the lake. But Sharon tricked him instead, and went missing with his bags and belongings. She also made him hang in a tree all night after tricking him with an animal trap.

When he went home for the wedding, Romeo saw Raline and Sharon speaking to one another, and discovered they are friends. He is suspicious that they worked together to pull a prank on him.

General Information

Director: Fajar Bustomi
Scriptwriter: Angling Sagaran
Cast: Deva Mahenra, Kimberly Ryder, Alexa Key
Running Time: 80 minutes
Release Date: 23 April 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

NA. Rating: ★★

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Naskah film yang ditulis oleh Angling Sagaran jelas memegang peranan penting bagi kedangkalan penampilan penceritaan film ini. Romeo + Rinjani sebenarnya memulai kisahnya dengan baik, menyentuh beberapa ide cerita yang tergolong segar bagi sebuah film Indonesia – sebuah film yang anti pernikahan? – hingga karakter utama dengan karakteristik yang jelas akan sulit disukai oleh banyak penontonnya. Namun, secara perlahan, awal yang menjanjikan tersebut kemudian berubah menjadi sajian yang sukar dinikmati dengan baik akibat pengembangan konflik-konfliknya yang kurang matang. Rating: ★★1/2

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

Romeo Rinjani bukan sekadar kisah wisata gunung Rinjani, ini balada menarik seorang womanizer yang kena batunya. Rating: ★★★1/2

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Secara mendasar idenya cukup fresh buat film kita. Berdiri diatas konklusi yang menghadirkan ‘common fears of marriage’s bad aftermath’ dimana masing-masing pasangan berubah dari malaikat menjadi monster berikut ekses-ekses ke krisis kepercayaan dan hubungan anggota keluarga, kehadiran twist demi twist itu sebenarnya bisa digagas jauh lebih kuat dari apa yang kita saksikan sebagai hasilnya. ‘Romeo + Rinjani’ sayangnya lebih memilih selling factors-nya yang kemudian terlalu cepat pula disambung dengan benang merah komedi ngalor-ngidul serta drama keluarga dan love conlusion yang terus terang, tak punya fondasi yang kuat, sekaligus meluluhlantakkan bangunan karakter Romeo yang sudah dimulai cukup baik sejak awal. Rating: ★★1/2

DJAY (So-Called Reviewer)

Sepanjang film saya kesal, kesal karena apa yang saya harapkan tidak terjadi di film ini. Berfikir bahwa film ini adalah film drama survival yang menyentuh hati, namun semua itu tak terjadi. Saya kesal karena para pendaki gunung yang menonton bersama saya waktu itu mendadak cemberut ketika tahu ini bukan film tentang Rinjani dan petualangannya. Ini jelas penipuan bagi yang tak sempat menonton trailernya. Rating: ★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

NA. Rating: ★3/4

KANIA KISMADI (Ngobrolin Film)

Romeo+Rinjani adalah salah satu film ter-apose yang pernah gue tonton, hahahaha. Se-apose-aposenya Melancholy is a Movement, ini lebih apose. Rating: NA

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Premis bisa dibilang menarik, visual pun memanjakan mata, tapi penceritaan ‘Romeo + Rinjani’ ini membuat kening berkerut-kerut. Rating: ★★1/2

 

Last Updated: 5 May 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)