Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Sunya (2016)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 


0
Posted October 7, 2016 by

 
Full Article
 
 

sunya-poster

Critics Review: NA (0 review)
Film Bloggers Review: ★★3/4 (4 reviews)

SYNOPSIS

Semenjak sang ibu meninggalkannya secara misterius, Bejo, 5 tahun, kerap mengalami kejadian-kejadian yang aneh, dari mulai gadis kecil yang muncul dan menghilang di pinggir hutan, peri-peri menari untuknya, Sahabat gaibnya Rohman selalu menemani, melindunginya, namun juga mengambil bagian miliknya, sampai Raksasa Buto yang selalu melamar untuk jadi sahabatnya. Kejadian itu mengisi kehampaan hati Bejo. Ia pun tumbuh didampingi masa kecilnya yang kekal bersamanya.

Pada saat dewasa, hasrat meminang wanita Idamannya, Raisya, tercapai, tapi itu malah membuatnya dituduh memelet Raisya oleh orang-orang sekitarnya.

Situasi semakin kompleks saat ia menerima kabar dari rumah sakit. Neneknya menderita sekarat, tapi dokter tidak melihat sebuah gejala sakit apapun. Sang Nenek tidak bisa sehat ataupun meninggal dunia, hal ini berlangsung berkepanjangan.

Kesembuhan neneknya adalah sebuah HAL MUTLAK yang harus dibayar Bejo dari sebuah tradisi pengabdian pada orang tua.

Bejo berupaya dengan cara nonmedis. Perklenikanlah yang ditempuhnya untuk penyembuhan sang Nenek. Belakangan baru ia ketahui, bahwa konsekwensi yang harus ia jalani tidaklah main-main, yang ternyata juga berhubungan dengan kemisteriusan hidupnya sejak masa kecil.

General Information

Director: Hari Suhariyadi
Scriptwriter: Hari Suhariyadi, Eka Kurniawan
Cast: Erlando Saputra, Eko Supriyanto, Satria Qolbun Salim, Astri Kusumawardhani
Running Time: 80 minutes
Release Date: 6 October 2016

Full Cast and Crew

Not available.

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

Sunya sempat memberikan sebuah film arthouse yang memberikan sebuah pesan yang lebih tersusun di menit-menit awal filmnya. Sayangnya, Sunya terjebak dalam sajian film dalam genre serupa dengan sajian yang generik dan tak memberikan pesan apapun, dan bisa jadi, Sunya akan dijadikan sebagai alat penunjuk identitas lainnya bagi penikmat film lain yang berusaha terlihat terliterasi. Rating: ★★

DANIEL IRAWAN (Daniel Dokter)

As a theatrical release-film, Sunya might be really segmented. But for those who are willing to read between the lines, Sunya stands out beyond Hari Suhariyadi’s ways of storytelling-absurdity. Rating: ★★★

DJAY (So-Called Reviewer)

Sunya punya daya tarik magis. Tak semagis Opera Jawa. Plot tumpang tindih meski kadang kurang begitu tertaut. Rating: ★★1/2

RASYID HARRY (Movfreak)

Sunya adalah surealisme yang memperhatikan substansi. Sederet metafora estetis pula pace lambat (namun cermat) esensial bagi cerita dan suasana, bukan bentuk kepongahan “sok artsy.” Rating: ★★★★

 

Last Updated: 10 October 2016


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)