Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Takut: Tujuh Hari Bersama Setan (2015)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted February 19, 2015 by

 
Full Article
 
 

Takut-Poster

Critics Review: 0 (1 review)
Film Bloggers Review: ★1/2 (1 review)

SYNOPSIS

Yudha yang punya masalah paru-paru, pindah ke Vila Andaru di lereng Gunung Wilis. Elisa dan Dewa sengaja mendatangi lereng Gunung Wilis untuk mencari, Erlita, kakak Elisa yang telah lama hilang. Elisa dan Dewa bermalam di Hotel Cempaka yang bersebelahan dengan Vila Andaru.

Ketiganya dipertemukan di sana. Yudha mengetahui bahwa Elisa dan Dewa mempunyai kemampuan melihat makhluk halus. Karena banyak keanehan dan kengerian yang dialaminya di Vila Andaru, Yudha ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Elisa yang telah biasa melihat makhluk halus, nampaknya masih takut saat melihat arwah gantung diri di balkon kamarnya. Arwah gantung diri yang bernama Rasti itu, tak hentinya meminta tolong pada Elisa. Tak hanya itu, mayat Erlita juga sering datang menyanyikan tembang Jawa dengan wajahn mengerikan.

Rasti tak dapat berbuat apa-apa, selama Dewa masih berada di sisi Elisa, karena para makhluk halus itu takut dengan Dewa. Di sisi lain, Nia, resepsionis Hotel Cempaka, selalu ingin tahu dengan urusan Elisa. Nia selalu memperhatikan gerak-gerik aneh Elisa. Karna Nia yang selalu ingin tahu, Rasti malah menghantui Nia.

 

Yudha who has lung problems, moves to Vila Andaru on the slopes of Mount Wilis. Elisa and Dewa accidentally go to Mount Wilis to seek the long lost Erlita, Elisa’s sister. Elisa and Dewa stay at the hotel Cempaka, adjacent to the Villa Andaru.

The three meet there. Yudha knows that Elisa and Dewa has the ability to see spirits. Because many oddities and horrors that happen in Vila Andaru, Yudha want to know what really happens.

Elisa who has been used to see spirits, apparently is still scared when she sees the ghost hanging herself in the room balcony. The hanged soul called Rasti is constantly asking for help from Elisa. Not only that, Erlita’s bodies also often come to sing Javanese song with a terrible face. Rasti can not do anything, as long as Dewa is still with her. The spirits are afraid of Dewa.

On the other hand, Nia, receptionist at Hotel Cempaka, is always curious with Elisa affairs. Nia always pays attention to the strange behaviors of Elisha. Because of her curiousity, Rasti haunts Nia.

General Information

Director: Nayato Fio Nuala
Scriptwriter: Fatimah Fahim, Cerberus Plouton
Cast: Andrew Andika, Yudittia Mayang, Aditya Rino, Demmy Febriana
Running Time: 82 minutes
Release Date: 18 February 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

RANGGA ADITHIA (Flick Magazine)

Masterpiece! Inilah love letter dari Nayato untuk dirinya sendiri, sebuah homage ke film-film Nayato sebelumnya. Begitu “menyenangkan” hingga saya pingin bunuh diri. Rating: 0

 

BLOGGERS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Amir at the Movies)

Selain tata penceritaan yang dihadirkan dengan ritme yang berantakan, Nayato masih menganggap bahwa jump scares adalah hal terpenting dalam sebuah film horor. Memang benar, namun Nayato menghadirkan deretan momen-momen mengejutkan tersebut dalam setiap lima menit film ini berjalan. Hasilnya, tentu saja, bukannya menakutkan, Takut: Tujuh Hari Bersama Setan hadir begitu menjengkelkan. Rating: ★1/2

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Ga setakut judul filmnya ternyata. Yang ada stress dan tersiksa selama 88 menit menonton filmnya. Rating: NA

 

Last Updated: 23 February 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)