Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

The Chocolate Chance (2017)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted December 10, 2016 by

 
Full Article
 
 

thechocolatechance-poster

Critics Review: ★★1/2 (1 review)
Film Bloggers Review: ★3/4 (4 reviews)

SYNOPSIS

Menceritakan Orvala Theobroma (Pamela Bowie), perempuan pecinta cokelat. Bahkan namanya pun beraroma cokelat. Salah satu impian Orvala adalah bekerja dalam hal yang berhubungan dengan coklat Impiannya terwujud ketika bertemu Aruna Handrian (Miqdad Addausy), kekasihnya yang mengajak Orvala untuk bergabung mengelola sebuah kafe coklat, Fedde Velten Cafe, yang berkonsep Eropa.

Di Fedde Velten Cafe Orvala bertemu kembali dengan Juno Aswanda (Ricky Harun) kekasihnya di masa lalu yang menghilang tanpa kabar berita. Juno menginginkan Orvala kembali, meminta kesempatan kepada Orvala untuk kembali kepadanya. Cinta segi tiga pun mulai muncul antara Orvala, Aruna dan Juno. Kehadiran Fidela (Sheila Dara Aisya) di Fedde Velten Cafe sebagai sosok cinta Aruna di masa lalu menambah rumit permasalahan.

Orvala harus bisa memutuskan kepada siapakah hati akan diletakan, Aruna atau Juno?

General Information

Director: Jay Sukmo
Scriptwriter: Johansyah Jumberan
Cast: Pamela Bowie, Ricky Harun, Miqdad Addausy, Sheila Dara Aisha, Ferry Salim, Karina Suwandi, Donna Harun
Running Time: NA
Release Date: 2 February 2017

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

NA. Rating: ★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

ARUL FITTRON (Arul’s Movie Review)

The Chocolate Chance penuh akan segala formula film-film cinta remaja yang berusaha keras terlihat mendayu-dayu dan menguras air mata. Makanan sebagai medium bercerita di dalam film ini pun tak dimaksimalkan dengan baik dan naskahnya begitu dangkal. Durasi 97 menit dalam The Chocolate Chance terkesan buru-buru. Chemistry pemainnya juga canggung dan penuh akan penyelesaian yang ajaib. Ibarat olahan coklat, The Chocolate Chance ini terlalu manis, tak bisa dirasakan hingga habis. Beruntung masih ada Pamela Bowie. Rating: ★★

DJAY (So-Called Reviewer)

The Chocolate Chance adalah film drama yang BUKAN tentang cokelat, tapi drama tentang mantan yang gak ada manis-manisnya kayak cokelat. Plot yang nanggung sana sini. Ending yang meh dengan jajaran cast yang seharusnya bisa lebih baik. Chemistry Pamela-Ricky udah pas. Somehow, akhir-akhir ini Ricky Harun can manage his act dari film ke film. Progress yang bagus buat karir akting dia. Pun Pamela Bowie yang emang udah manis. She deserves more spotlight this year. Rating: ★

ERLITA PUTRANTI (It Caught My Eyes)

Knowing there’s no real mystery and/or urgency in the story, Jay Sukmo and Johansyah Jumberan tried to create semblance of one by chopping off the story and leaving a small hole of details here and there. The flashback is supposed to fill those holes and acts as grand revelation, to surprised me and made me gasp as I at last understand everything. But it was so badly executed and instead, it wound up as a nuisance. Rating: ★1/2

ODAGOMA RHEINHARD (Kinerasya)

The Chocolate Chance semula terasa pas manis-pahitnya. Sayang, sentuhan terakhirnya lemah sehingga aftertaste-nya pun tak begitu wah. Sebagai sebuah film tentang orang-orang yang mencintai cokelat, The Chocolate Chance kurang mampu menampilkan kecintaan itu. Yang menyenangkan, Ricky Harun dan Pamela Bowie tampil cukup baik di sepanjang perjamuan ini. Rating: ★★1/2

 

Last Updated: 4 February 2017


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)