Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Turis Romantis (2015)

 

 
Overview
 

Genre: ,
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 


0
Posted April 20, 2015 by

 
Full Article
 
 

TurisRomantis-Poster

Critics Review: ★★3/4 (3 reviews)
Film Bloggers Review: ★★1/4 (6 reviews)

SYNOPSIS

Nabil (Kirana Larasati), perempuan 25 tahun berperangai keras dan banyak tindikan, baru saja lolos dari ancaman. Tuan Takur (Mike Lucock), rentenir keturunan India menyewa kawanan preman untuk menagih utang pada Nabil — utang ayahnya, tepatnya. Karena ayah Nabil kabur-kaburan, Rentenir jadi menagih ke ibu Nabil. Melihat ini, Nabil pasang badan dan bilang akan bayar semua utang ayahnya. Para preman yang sudah menghunus pisau itu melepaskan Nabil karena ia berjanji bisa mengembalikan utang 100 juta dalam waktu lima hari. Lewat dari itu, lewat juga nyawa Nabil.

Nabil kesal sama ayahnya yang pemabuk, suka judi, tidak punya tanggung jawab, jarang sekali pulang, dan ngutang terus kabur. Di rumah, Nabil dapat telepon yang mengabari kalau ayahnya masuk rumah sakit. Nabil bukan bersedih, tetapi marah-marah. Si penelepon memaksa dia datang. Dari tetangga yang mengantarkan, Nabil mengetahui bahwa ayahnya semalam judi dan menang. Saking senangnya, lalu kena serangan jantung. Tetangga bercerita bahwa ayah Nabil judi sambil bawa-bawa sertifikat rumah, buat jaga-jaga barangkali butuh jaminan taruhan. Lalu pas pihak rumah sakit bertanya siapa yang menjamin, dia keluarkan sertifikat rumah itu sebagai jaminan. Mendengar ini semua, Nabil menganga.

Nabil merasa pusing, harus bayar utang sekaligus membayar lunas biaya pengobatan ayahnya yang brengsek, atau rumahnya akan hilang. Total semuanya Rp 200 juta! Ia lalu minta kerjaan pada Sephia, temannya. Sephia lalu menawarkan Nabil menggantikan dia jadi tour guide. Nabil dengan berat hati menerima. Tugas pertamanya adalah menjemput 4 turis asing, yang pada akhirnya hanya datang 1 turis dari India.

Nabil menunggu di airport, dengan membawa papan nama tamunya. Dia merasa enggan, karena tamunya adalah orang India. Sama dengan Tuan Takur si Rentenir. Lalu muncullah Azan Khan (Shaheer Sheikh), yang ternyata sangat tampan, dan wangi.

Nabil malas-malasan menjelaskan ke Mr. Azan tentang program perjalanan di Jogja selama tiga hari ke depan. Tapi karena Mr. Azan tahu tidak ada turis lain dalam rombongan, ia minta pada Nabil untuk pergi ke tempat-tempat di Jogja yang tidak umum dikunjungi turis, tempat-tempat yang romantis. Mr Azan ternyata seorang fotografer kalendar yang mencari tempat-tempat romantis di Yogyakarta. Salah satu tempat romantis itu adalah tempat dimana kakeknya dimakamkan.

Bagaimana Nabil dapat menyelesaikan masalah hutang-hutang bapaknya? Dan bagaimana akhirnya kisah antara Nabil yang ketus dengan Mr Azan yang romantis dan penuh perhatian?

 

Nabil (Kirana Larasati), a temperamental 25-year old woman, has just escaped from threat. Mr. Takur (Mike Lucock), an Indian-descent moneylender has hired a group of thugs to collect her father’s debt. Unable to get the money directly from the father, they turned to his wife, and Nabil decides to take matters into her own hands and promised to pay them the 100 million debt within five days, or her own life will be on the line.

Nabil is angry at her drinking, gambling, and irresponsible father. But, at home, she received a call notifying that her father is hospitalized. After a night of gambling, he finally won. Unfortunately, due to extreme excitement, he suffered a heart attack. Hearing that her father used their house certificate as an insurance to the hospital, Nabil gets even angrier.

Now, not only she has to pay her father’s debts, she also has to pay his medical bills–a total sum of 200 million–or they will lose their house. Nabil asked for a job to her friend, Sephia, and offered a work as a tour guide.

Nabil waited at the airport, but only one of the four guests arrived. She feels reluctant because the guest is an Indian, and it reminds her of Mr. Takur. Much to her suprise, Azan Khan (Shaheer Sheikh) turns out to be a handsome, charming man.

Mr. Azan turns out to be a calendar photographer who is looking for romantic places in Yogyakarta. Knowing that Nabil has no other guests, for the next three days, he asked her to take him to romantic places that tourists rarely visited. One of the places she took him to, is the place where her grandfather was buried.

Will Nabil be able to pay her father’s debts? And how will the story between Nabil and the romantic Mr. Azan ended?

General Information

Director: Senoaji Julius
Scriptwriter: Rahabi Mandra
Cast: Shaheer Sheikh, Kirana Larasati, Mike Lucock, Alby Jufri, Retno Yunitawati
Running Time: 95 minutes
Release Date: 23 April 2015

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

AMIR SYARIF SIREGAR (Flick Magazine)

Tidak hanya film yang menjadi debut penyutradaraan film layar lebar bagi Senoaji Julius ini memberikan ruang yang lebih leluasa bagi Sheikh untuk memamerkan kemampuannya dalam berakting – dan berbahasa Indonesia dengan cukup lugas, Turis Romantis juga mampu digarap dengan cukup baik untuk menjadi sebuah film dengan penceritaan yang meskipun sederhana namun memiliki daya pikat hiburan yang cukup tinggi. Rating: ★★★

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

NA. Rating: ★★★

 

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

Retno Yunitawati, pemeran ibunya Ratu Nabila di Turis Romantis ini bikin gemes dan ngakak. Lempeng, datar, pola pikirnya simpel. She is good! Rating: ★★1/2

 

BLOGGERS REVIEW

DANIEL IRAWAN (Dan at the Movies)

Turis Romantis only left a few laughs over a weak chemistry, FTV concept and comedy that mostly depends on slapstick sound effects. Rating: ★★

DJAY (So-Called Reviewer)

Building character film ini cukup baik, ceritanya amburadul tapi ada beberapa moment yang asyik ditonton. Pada saat saya berusaha keras untuk tidak menyukai film ini kemudian tertolong oleh karakter-karakter yang memang fit in dengan ceritanya. Dan pada saat saya berusaha untuk menyukai film ini, cerita amburadulnya membuat saya pusing kepala. Rating: ★★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

NA. Rating: ★1/2

REINO EZRA ANRETI (Ajirenji Mindstream Reviews)

Penuturan film ini terbilang enak diikuti, urutan sebab akibatnya masih okelah, nggak out of thin air, dinamikanya juga asik, dan penyelesaiannya tidak terlalu gampangan. Karakterisasinya dan motivasinya juga terbilang bisa diterima, cewek yang nggak “cewek” dengan “pangeran” serba jago dari India yang bagaikan penyelamat. Norak sih tapi bisa diterimalah. Tapi yang jadi penghibur utama buat gw adalah humornya. Humornya memang bukan yang terpintar, misalnya ngajarin kata yang salah ke orang asing, beberapa slapstick sana-sini dengan bantuan sound effect, nempelin uang robek pake tensoplas, “ditampar uang segepok”, yang mungkin sebagian besar orang lihatnya goblok atau garing atau lawakan orang tua. Tapi humornya buat gw punya timing yang pas, dan seringkali self-conscious juga, ngeledek ke-norak-an diri sendiri. Rating: ★★★

TAUFIQUR RIZAL (CineTariz)

Penceritaan boleh saja klise, tapi ‘Turis Romantis’ masih memiliki sejumlah momen kocak yang membuatnya tetap mengasyikkan buat dinikmati. Rating: ★★★

VINCENT JOSE (The Jose Movie Review)

Turis Romantis was an FTV-esque premise, with bolder story concept, more logical solution, cinematic technical aspects, and very funny at some parts. Rating: ★★★

 

Last Updated: 5 May 2015


0 Comments



Be the first to comment!


Leave a Response


(required)