Indonesian Film Critics

 
Random Article


 
Don't Miss
 

 

Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (2014)

 

 
Overview
 

Genre:
 
Release Date:
 
Critics Rating
 
 
 
 
 


 
Bloggers Rating
 
 
 
 
 


 
Total Score
 
 
 
 
 


 

Positives


Supporting actress.

Negatives


Historical inaccuracies.


2
Posted December 27, 2014 by

 
Full Article
 
 

MerryRiana-Poster

Critics Rating: ★★1/4 (3 reviews)
Film Bloggers Rating: ★3/4 (3 reviews)

SYNOPSIS

Merry Riana (Chelsea Islan) yang baru lulus SMA terpaksa mengungsi ke Singapura karena kerusuhan sosial. Perjalanan menuju bandara juga tidak aman. Mereka dihadang kawanan penjarah dan terpaksa melepas harta benda demi keselamatan. Di bandara, orangtua Merry (Ferry Salim & Cyntia Lamusu) menjual apa yang menempel di badan dan hanya mampu membeli satu tiket.

Merry tiba di Singapura sendirian. Dengan bekal uang yang untuk beli makan lima kali saja akan habis, ia harus mencari tempat tinggal dan bertahan hidup. Dari media sosial ia temukan sahabatnya Irene (Kimberly Ryder) yang hendak kuliah di sana juga. Dengan bantuan Irene, Merry mencari celah di antara aturan Singapura yang begitu ketat. Bukan hanya diperbolehkan tinggal di asrama, ia lolos ujian seleksi dan diterima di salah satu perguruan tinggi terbaik di sana. Tapi, itu semua baru bisa didapat bila Merry membayar $40,000.

Satu-satunya harapan adalah mengambil pinjaman mahasiswa, yang hanya bisa didapat jika Merry memiliki seorang penjamin. Karena tidak ada kerabat, dan Irene tidak bisa menjadi penjamin, Merry harus mencari seorang mahasiswa senior yang mau jadi penjamin. Merry bertemu Alva (Dion Wiyoko). Ternyata Alva cuek dan sangat perhitungan. Ia memberi segala macam syarat sebelum akhirnya mau menolong Merry, termasuk menyuruhnya mencari kerja sambilan.

Merry sadar bahwa ia harus kuliah dengan betul, tapi sadar juga bahwa ia harus sukses secepatnya. Maka ia berpikir keras untuk melipatgandakan uang yang ia miliki, mulai dari bekerja menyebar brosur online business, sampai main saham beresiko tinggi. Kondisi ekonominya pun naik turun. Kemelut cinta pun terjadi ketika Alva menyatakan perasaan padanya, sementara Merry sadar betul Irene tengah jatuh cinta pada Alva.

 

Merry Riana (Chelsea Islan) who just graduated from high school is forced to flee to Singapore because of social riots. The trip to the airport is not safe. They are confronted by swarms of looters and forced off their belongings for safety. At the airport, Merry’s parent (Ferry Salim & Cyntia Lamusu) sell what is attached to their body, but only able to buy one ticket for Merry.

Merry arrives in Singapore alone. With the sum of money to buy food that will run out five times, she has to find somewhere to stay and survive. From social media she finds her friend Irene (Kimberly Ryder) who is also going to college. With the help of Irene, Merry find a gap in the rules which are so strict and Singapore. She is not only allowed to stay in the dorm, she passes the selection examination and is received at one of the best universities. But, it can only be obtained if Merry pay $ 40,000.

The only hope is to take out a student loan, which can only be obtained if Merry has a guarantor. Because there are no relatives, and Irene can not be a guarantor, Merry must find a senior student who wants to be a guarantor. Merry meets Alva (Dion Wiyoko). Apparently Alva is cool and very calculating. He gave all sorts of conditions before finally willing to help Merry, including forcing her to find a part-time job.

Merry aware that she had to study well, and must succeed immediately. So she thinks hard to double the money she has, ranging from distributing the brochure of online business, to play the high-risk stocks. Her economy onditions is up and down. Love confusions ensue when Alva expresses her feelings, while Merry aware that Irene is falling in love with Alva.

 

General Information

Director: Hestu Saputra
Scriptwriter: Titien Wattimena, Rahabi Mandra, Alberthiene Endah
Cast: Chelsea Islan, Dion Wiyoko, Kimberly Ryder
Running Time: 106 minutes
Release Date: 24 December 2014

Full Cast and Crew

Not available.

 

CRITICS REVIEW

ABBAS ADITYA (KapanLagi)

NA. Rating: ★1/2

BOBBY BATARA (All Film Magazine)

Karakter Merry Riana dimainkan Chelsea Islan dengan maksimal. Arahan Hestu Saputra membuat orang nyaris percaya Chelsea itu motivator juga. Tapi masalah utamanya adalah anakronisme akut dalam gambar. Salah satunya, ponsel pintar yang tak sesuai zaman — sungguh membodohi otak penonton. (taken from print edition #62) Rating: ★★★

WAYAN DIANANTO (Tabloid Bintang)

Sama seperti kisah hidup Merry merupakan urat nadi film ini, maka akting Chelsea adalah nyawa. Ekspresi bahagia, tangis, patah semangat, dan untuk kesekian kali mencoba bangkit menyihir penonton untuk tetap duduk hingga pertunjukan inspiratif ini berakhir indah. Chemistry Chelsea dan Dion begitu kuat. Rating: ★★1/4

 

BLOGGERS REVIEW

CANDRA ADITYA (That Candra Aditya Kid)

Merry Riana emang nggak jelek-jelek amat. Dan ngeliatin Chelsea Islan, bahkan kalo dia jadi kayak kesurupan Claire Danes di Homeland, tetep menyenangkan. Tapi dibutuhkan banyak hal untuk bikin kisah sukses jadi keliatan nggak kacangan. Rating: ★★

ELBERT REYNER (A Cinephile’s Diary)

Historically inaccurate and poorly written, #MerryRianaMovie fails to inspire. Rating: ★

JOSEP ALEXANDER (Postingan Biasa)

Problematika bintang model Garnier mnjd sukses di Singapore yg jg hrs menghadapi kk seniornya yg melempem dgn gadis cantik. Pergantian scene 1 jam pertama harus mengulang-ulang ost film ini. Banci promo di film ga begini juga caranya ya. Rating: ★★

KANIA KISMADI (Ngobrolin Film)

Buat gue, Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar tidak memberikan apa yang gue harapkan sebagai penonton. Gue berharap bisa terinspirasi dari kisah hidup Merry yang berjuang hingga ia bisa meraih satu juta dolar. Tapi bukannya menunjukkan proses itu, film ini malah fokus pada kisah cinta Merry dan Alva. Bukannya melihat sosok yang optimis dan tidak mudah menyerah serta inspiratif, gue malah melihat Merry Riana sebagai sosok yang gigih sih, tapi lebay. Dan… dia cukup tega untuk ngerebut gebetan temennya yang udah nolongin dia. Jadi salah persepsi, kan? So ya.. kalo tujuan dari dibuatnya film Merry Riana adalah untuk menginspirasi, maka buat gue film Merry Riana gagal menginspirasi. Rating: NA

RANGGA ADITHIA (Raditherapy)

Sulit benar untuk menyukai “Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar”, walaupun saya disodorkan gambar-gambar bagus sepanjang film, rasanya sia-sia jika cerita tak mampu menjembatani chemistry antara penonton dengan filmnya. Balik lagi ke lagu Sarah Saputri, “entah apa yang salah, apa yang jadi masalah… aku tak tahu”, tapi sekarang saya tahu salahnya memang pada filmnya, bagaimana film ini tidak peduli dengan penontonnya. Rating: ★★1/2

 

Last Updated: 5 February 2015


2 Comments


  1.  

    Diawal cerita film ini lumayan seru namun setelah beberapa adegan menurut saya akting sang artis overrated itu terasa berlebihan.

    Kemudian apa tujuan film ini ? untuk motivasi ? saya rasa tidak. Hanya kegigihan yang terlihat dipaksakan di dalamnya.

    Lalu banyak hal ganjil juga di film ini, Marina Bay ? iPhone ? ini setting nya pas kerusuhan 98 atau tahun 11/12 ?

    Promosi iklannya juga terasa menyebalkan, tak adakah cara lain untuk mempromosikannya ?

    Overall film ini terbantu oleh cover cantik dari sang artis utama, namun banyaknya hal ganjil dan keanehan ini membuat rating 2,5 dari 5 tampak cukup untuk nya.




  2.  

    Film nya emang bagus… Hanya saja sebagian orang akan bertanya,ini setingan tahun berapa??? Kok samsung s2 udah muncul… Kok hapenya irene iphone. Dan yang paling terlihat bagian dari promosi adalah adanya produk kosmetik g*rnierdan itu lumayanlah menggangu





Leave a Response


(required)